Showing posts with label Modifikasi Mobil. Show all posts
Showing posts with label Modifikasi Mobil. Show all posts

Thursday, January 23, 2014

Vios '07 : Road Scrapper Elegant

Vios '07 : Road Scrapper Elegant
Melakukan modifikasi terlebih dahulu menentukan tema yang dianutnya. Selain nantinya akan memperoleh hasil yang maksimal juga sosok modifikasi akan terlihat matching. Hal inilah yang dilakukan Farhat Wakid,  pemilik mobil yang bernopol L1810LT, yang mana mengidamkan sebuah besutan yang elegan.” Kalo mobil dikonsep Vios '07 : Road Scrapper Elegant nampak lebih matching dan kian elegan aja,” celetuk Farhat Wakid si empunya.

Tips Merawat Rem

Tips Merawat Rem
Rem merupakan merupakan komponen yang sangat vital. Jika tidak diperhatikan Tips Merawat Rem dan salah-salah dalam merawatnya bisa fatal akibatnya. Nyawa taruhannya. Nah untuk itu, rem juga butuh perhatian khusus agar dapat berfungsi dengan baik.
Berikut adalah langkah-langkah dalam Tips Merawat Rem sehingga Anda dapat dengan aman dan nyaman dalam berkendara.

Saturday, February 25, 2012

Honda Jazz '04 : Symbol Customized

Konsistensi otomania Customized di jalur modifikasi tidak dapat disangsikan lagi. Mereka eksis diberbagai daerah, termasuk aktif dalam berbagai gelaran kontes modifikasi. So, menjadi simbol ataupun image tersendiri.
Tidak ketinggalan juga, Dika yang mengupgrade Honda Jazz kesayangan yang diharapkan terlihat elegan. Alhasil, siap dan tidak malu-maluin saat diajak kongkow bareng ataupun ambil bagian di kompetisi.

Honda Jazz '04 : Symbol Customized
Menyangkut sisi luar, maka pengerjaan bodykit custom dipercaya pada bengkel Jam Speed yang berbasecamp di Jl. Perumnas Seturan Jogjakarta yang dipunggawai builder Mada Ferdian.

Secara umum, tampilan bumper, sideskirt dan grill dibarengi dengan foglamp Universal memberi kesan sporty. “Di samping pula dukungan ducktail dan muffler custom,“ timpal Dika yang juga mengadopsi HID Provision sebanyak 3 set.

Sebagai penyangga tubuh, kuartet ban Achilles 215/35-17 membalut velg BBS, masing-masing tapak velg depan selebar 8,5 inch dan belakang 10,5 inch. Interior cenderung minimalis, kombinasi kelir hitan dan garis putih menjadi ide segar saat akan melapis ulang dengan bahan MB Tech termasuk menyentuh area doortrim.


Sampai di sini memang dibuat simpel namun terasa elegan seperti ditegaskan sebelumnya. Pedal-set dan shitknob beraroma custom, sedang setir kemudi bawaan orsi.
Perangkat audio terlihat menonjol. Pemilik tidak hanya memanfaatkan ruang bagasi belakang, juga kabin atas.

“Bagi saya sangat penting agar tidak jenuh di kemacetan jalanan Jogjakarta yang semakin parah,“ tukas Dika yang berterimakasih pada Rajawali Audio, juga Customized Indonesia dan keluarga yang sangat mendukung.

Sebagai otak suara mengandalkan headunit Alpine 9887 yang disupport dua buah Power Braxton. Penyembur suara di nada rendah dipercaya pada subwoofer Vox berdiameter 12 inch dua buah. Untuk speaker pede dengan 3 way Cubig dan 2 way Vox.

Wednesday, February 22, 2012

Aki Cepat Tekor, Kenapa?

Aki tekor memang kerap kali bikin nggak nyaman untuk berkendara, panik dan konsentrasi berkendara selalu terpecah. Penyebabnya pun bermacam-macam. Benarkah terlalu sering memakai dobel starter, klakson dan sein bisa menjadi penyebabnya ?

Selama, switch normal pasti tidak ada masalah. Sebab, aktifitas pemakaian fitur tersebut, sifatnya cuman sementara.

Ada problem lain, yang jarang disadari oleh pemilik motor, tapi pengaruhnya fatal. “Yakni permasalahan, kesalahan dalam penggantian bohlam stop lamp,” terang Yono, chief mekanik Kawasaki PT. Surapitha Unitrans di kawasan Jemursari, Surabaya.


Contohnya seperti di motor Kawasaki Blitz, standarnya bohlam stop lamp memakai 18/5W-12V, artinya 18 watt buat keperluan lampu rem dan 5 watt saat difungsikan untuk lampu kota. Kesalahan yang terjadi, biasanya dilakukan penggantian bohlam dengan spek 18/6W-12V.

Maka, dalam pemakaian stand by, yang dikonsumsi buat lampu kota akan menguras arus listrik dari aki. Sehingga fitur kelistrikan yang lain ikut mengalami problem, seperti switch double starter susah dioperasikan dan klakson jadi brebet.

Dan hal ini bukan disebabkan oleh kyprox, sebagai pengatur isi ulang arus listrik dari magnet ke aki. “Sebab problem ini sering terjadi pada Blitz yang berumur 5 tahun. Maka, setiap penggantian bola lampu stop lamp, lebih baik ikuti spek bohlam bawaan pabrik. Dan hal ini juga berlaku buat bebek lainnya,” yakin Yono.


Sumbernya...

Jenis Busi dan Kelemahannya


Bertugas membantu proses pembakaran, sesuai data timing pengapian yang dihasilkan dari putaran rotor magnet yang disampaikan fulser dan diolah oleh CDI, serta dibangkitkan oleh koil dan diteruskan ke busi. Api dan suhu busi harus dapat mencegah pembakaran dini dan suhu busi juga dituntut tinggi, untuk mencegah timbulnya endapan kerak. Dan untuk melayani kebutuhan mesin dan kenyamanan berkendara, beberapa produsen busi meluncurkan beberapa tipe busi, seiring pesatnya perkembangan teknologi mesin.
Dan bagaimana kita mengenal daya tahan busi, kemampuan percikan bunga api, serta menyetarakan dengan gaya berkendara kita dan kebutuhan ?. Dan jenis busi apa yang cocok dikonsumsi untuk motor kita ?. Untuk itu kenali lebih dulu jenis busi, dari hasil investigasi mekanik dan tuner, berikut ini ;    

Jenis Busi dan Kelemahannya
Busi standar : Bawaan motor setiap diluncurkan dari pabrikan. Bahan ujung elektroda dari nikel dan diameter center electrode rata-rata 2,5 mm. Jarak pemakaian busi standar bisa sampai 20 ribu Km, ketika kondisi pembakaran normal dan tak dipengaruhi oleh faktor lain macam oli mesin dan konsumsi BBM yang berlebihan efek peningkatan spek karbu .

Busi Platinum : Disuka kaum bikers penyuka touring, lantaran kemampuannya. Ujung elektroda terbuat dari nikel dan center electrode dari platinum, sehingga pengaruh panas ke metal platinum lebih kecil. Diameter center electrode 0,6 mm – 0,8 mm dan jangan heran, ketika umur busi umur busi berkisar 30 ribu km.

Busi Iridium : Bisa dikatakan semi kompetisi, ramai diaplikasi tuner buat mesin non standar. Ciri khasnya ujung elektroda terbuat dari nikel dan center electroda dari iridium alloy warna platinum buram. Diameter center electroda 0,6 mm – 0,8 mm mm. Dan umur busi berkisar 50 ribu hingga 70 ribu km. Keuntungannya, berumur lama cocok buat mesin motor besar diatas 150 cc.

Busi Racing : Busi yang didesain dan dipersiapkan dengan bahan yang tahan terhadap kompresi tinggi, serta temperatur mesin yang tinggi pula. Dan dipersiapkan untuk mampu mengimbangi pemakaian full throttle dan deceleration.
Busi racing tidak sama dengan busi Iridium. Diameter center electroda pun relatif kecil meruncing macam jarum. Umur busi juga relatif pendek di 20 ribu – 30 ribu Km, itu ketika mesin dominan bergasing di rpm tinggi diatas rpm 6000 pada temperatur mesin yang tinggi.

Busi Resistor : Ini dia busi yang sering mengecoh konsumen, logo R latin dengan font miring banyak yang mengira artinya racing. Dan sebenarnya R itu artinya resistor. Busi ini dipakai untuk melindungi perangkat elektronik digital, berupa speedometer, indikator pada kendaraan yang memakainya, terhadap pengaruh gelombang radio dan sejenis nya. Maka, busi ber-kode R pada busi mesti diingat, sebagai perlindungan perangkat elektronik digital motor. 

Jenis Busi dan Kelemahannya
GUNAKAN BUSI PANAS ATAU BUSI DINGIN ?
Di pasaran tersedia juga dua macam busi yakni panas dan dingin. Nah, banyak informasi yang simpang siur masalah kegunaan kedua tipe busi ini. ototrend ingin memberikan penjelasan ciri dan kapan menggunakan busi ini.

Daerah tempat tinggal Khusus daerah bersuhu dingin, seperti daerah pegunungan dan dataran tinggi, paling pas memakai busi panas. Sebab, pemakaian busi dingin akan mempercepat penumpukan kerak. Sedang, daerah panas macam tepi laut atau metropolis, lebih baik memakai busi dingin. Untuk mencegah terjadinya pre ignition atau pembakaran dini.

Kapasitas mesin & perbandingan kompresi Perbandingan kompresi tinggi dan kapasitas mesin yang besar, sama-sama menimbulkan panas. Logikanya mudah, makin besar nilai kapasitas mesin, panas yang dikandung juga makin tinggi.
Di sini busi juga menentukan kualitas pembakaran, dengan batasan diatas 150 cc, sebaiknya menggunakan busi tipe dingin. Dan mengingat, motor harian dirancang pabrikan menganut perbandingan kompresi rendah, maka suhu relatif rendah ke panas. Dan faktor kapasitas mesin yang sebaiknya dijadikan pedoman. 

Kesimpulan Maka, pemakaian busi yang sesuai dengan mesin motor bisa, berdasar dari faktor ;
- Campuran bahan bakar dan udara
- Perbandingan kompresi
- Timing pengapian
- Oktan BBM
- Gaya pemakaian standar atau balap
- Suhu daerah sekitar

KENALI PROBLEM MESIN DARI KONDISI BUSINYA

Selain disebabkan kesalahan pemakaian jenis busi, ada problem lain yang biasa terjadi. Apa saja problemnya ?

Kerak berlebihan di ujung busi
- Part pengapian ada yang rusak, diantara CDI, koil dan cop busi
- Terlalu lama mengendarai motor di RPM rendah
- Kode busi terlalu dingin
- Bahan bakar dan udara campurannya terlalu gemuk

Panas berlebihan
- Kode busi terlalu panas
- Setingan udara /bahan-bakar terlalu kering
- Penumpukan kerak di ruang bakar mulai banyak
- Terlalu sering full throtle

EFEK GAP BUSI RAPAT ATAU RENGGANG

Sering dialami oleh semua pengendara, kadang celah center elektroda busi mengalami perubahan, cenderung merapat atau kadang merenggang. Sesuai dengan tradisi, celah center elektroda busi kadang dibenahi sendiri oleh pengendara. Apa pengaruh nya terhadap mesin ketika terlalu renggang dan rapat ?

Gap rapat Pengapian akan melemah atau kecil dan tak sesuai dengan pembakaran, itu sisi negatifnya. Tapi keuntungannya, busi selalu  memercikan api di setiap peningkatan rpm mesin dengan kurva yang rapat.

Gap renggang Kelemahannya, pengapian pada rpm dan kecepatan tinggi akan kacau, tapi pengapian kuat dan pembakaran lebih sempurna itu terjadi pada rpm rendah dan menengah

MUDAH BACA KODE BUSI

W24ES-U (Denso)
W    : Diameter ulir busi (W-14 mm)
24    : Tingkat panas busi, kalau nilainya semakin besar berarti bertipe lebih dingin
E    : Panjang ulir 19 mm
S    : Tipe penggunaan busi S-standar
U    : Konfigurasi gap busi

CPR 7HSP-9 (NGK)
C     : Diameter ulir busi (B : 14 mm, C : 1 0mm, D : 12mm)
P     : Type rancangan busi (hanya pabrikan yg tahu kode ini)
R     : Busi dengan resistor di dalamnya (untuk mesin dengan teknology digital menggunakan busi type ini untuk menghindari terjadinya frekuensi yg dapat mengganggu pembacaan sensor digital)
“7″  : Tingkat panas busi. Kalau tambah kecil angkanya 6, 5, 4 disebut busi panas dan sebaliknya tambah besar 8, 9 diklaim sebagai busi dingin
H    : Panjang ulir busi, ada tiga jenis kode huruf yang dipakai. Kalau H = 12,7 mm , E = 19 mm dan L = 11,2 mm
S     : Type elektroda tengah. Kode lain, ada IX artinya bahan iridium dan G menunjukkan tipe busi racing. Kalau P platinum dan S standar.
“9″  : Celah inti elektroda busi, angka 9 artinya celah busi 0,9mm dan kalau 10 celah busi 1 mm

KODE ELEKTRODA BUSI

C    : Copper Core Center Elektroda
D    : 2 ground Electroda
P    : Platinum Elektroda
R    : Burn off Resistor
S    : Silver electroda
T    : 3 Ground Elektroda
V    : Wide Gap 1,3 mm
W    : Wide Gap 0,9 mm
X    : Wide Gap 1,1 mm
Y    : Wide Gap 1,5 mm
Z    : Wide Gap 2,0 mm

MENGENAL BAGIAN BUSI

Terminal Bagian atas busi yang dihubungkan dengan sistem pengapian

Insulator (pembungkus center elektroda)
Bagian utama dari insulator terbuat dari porselen atau keramik, untuk memberikan dudukan mekanis terhadap center elektroda, agar listrik tegangan tinggi dapat terinsulasi. Panas keramik juga membantu membakar deposit kerak.

Ribs (keramik atas yang membungkus terminal yang berhubungan dengan cop busi )
Dengan memperpanjang permukaan antara terminal tegangann tinggi dan metal case dengan ground dari busi, maka bentuk fisik dari rib memberikan fungsi untuk meningkatkan insulasi listrik dan mencegah kebocoran energi listrik sepanjang permukaan insulator dari teminal metal case.

Insulator tip Bagian ujung insulator yang masuk ke dalam ruang bakar mesin, dituntut mampu menahan temperatur tinggi dan menjaga insulasi elektrik. Untuk mencegah elektroda kepanasan, maka bagian ini harus memiliki konduktifitas panas yang baik.

SealsMencegah kebocoran dari ruang bakar mesin

Metal case Mengikat panas dari insulator dan menyalurkan ke silinder cop, juga berfungsi sebagai ground bagi spark melalui center elektroda ke side elektroda.

Center elektroda Terhubung ke terminal melalui kabel initernal dan tahanan keramik untuk mengurangi emisi gangguan radio yang dihasilkan dari pengapian. Ujung nya dapat terbuat dari kombinasi copper, nickel-iron chromium atau metal bernilai tinggi. Dan side elektroda atau ground elektroda terbuat dari nickel steel dan dipatrikann di sisi meral case.


Saturday, February 18, 2012

Daihatsu Xenia '07 : Ladies Night

Wulan Maulani cewek asal Sudagaran Jogjakarta ini mempunya keinginan terpendam tentang tunggangannya. Dia ingin menyulap mobilnya menjadi bernuansa hiburan malam. Cewek yang bekerja sebagai pengusaha ini mempercayakan Daihatsu Xenia-nya kepada JAM Speed Jogja untuk di modifikasi. 
Mada Ferdian, Punggawa JAM Speed Jogja adalah juara di berbagai kontes modifikasi mobil, jadi gak salah kalo Wulan mempercayakan mobilnya kepada Mada. 

Daihatsu Xenia '07 : Ladies Night
Kombinasi antara tubuh seksi Ladies Night dengan perfoma ceper menjadi pakem yang berlaku dominan ketika sesorang akan membangun tampilan elegan ataupun sejenisnya. Sentuhan penggantian sok depan dan per custom yang telah disunat 4 ulir serta kuartet ban Achilles 215/35-18 menciptakan tubuh yang lebih dekat ke bumi. Belum lagi overfender yang membuat tubuh lebih gambot. Cerita berlanjut. Menyangkut bodi depan dengan grill ala Bentley dibarengi foglamp HID milik Innova menciptakan warna tersendiri. “Disini yang terlihat spesial, “tutur Wulan, alumni Universitas Siliwangi Tasikmalaya.

Area jok tengah dilepas Daihatsu Xenia '07 : Ladies Night. Jadi tersisa yang belakang saja. Inipun dimodifikasi lagi hingga hanya untuk dua penumpang. So, misi utamanya agar kabin lebih luas. Maklum saja, image hiburan menjadi karakter yang ingin ditonjolkan.

Kelir centil dan memang identik dengan kaum hawa tersebut berlaku dominan pada area interior. Silahkan cermati jok, setir, shiftknob, doortrim dan dashboard. “Hanya saja memang saya kombo dengan loreng harimau agar imagenya tidak monoton,“ tutur Wulan yang mengaplikasi seat-cover by Garson.

Sesuai dengan konsep entertainmen yang ditegaskan pemilik, tentu saja perangkat musik atau audio mendapat atensi serius. “Memang tidak terlalu ekstrim, namun begitu memuaskan saat keliling kota bareng pacar,“ bangga Wulan yang gemar dengan lagu-lagu aliran techno-progress.

Lebih detailnya, headunit mengandalkan Navix NXD-650 MUC dengan support duabuah power Virus US 4900B. Sebagai penyembur suara dikawal duet subwoofer Virus berdiameter 12 inch, juga dua speaker dan tweeter label yang sama.

Tidak ketinggalan juga, dukungan dua LCD untuk area depan dan tengah, masing-masing AVA AV-780 IM dan Sync Master. “Itu penting agar bersifat audio-visual,“ tambah Wulan yang always berpenampilan feminim. Sebagai penstabil arus listrik mengandalkan dua kapasitor Virus dengan total kekuatan 3 farad.

Daihtasu Taft '83 : Fresh Adventure

Pada zaman seperti ini ternyata Mobil Jeep masih di gemari oleh penggilanya, bahkan tak jarang pecinta Jeep memburu mobil yang di sebut badak ini.  Salah satunya Ferry, penggila Jeep asal kawasan urip sumoharjo ini memburu dan memodifikasi tunggangannya Daihatsu Taft rakitan tahun 1983.

Daihtasu Taft '83 : Fresh Adventure
Nuansa eksterior Daihatsu Taft yang berkode F50 ini nampak kinclong setlah si empunya mempermak dan mengecat ulang bagian yang keropos. Untuk bagian yang masih layak, Ferry tidak mempermaknya agar kesan original masih tetap terjaga.
Dia memilih cat yang berkarakter hampir sama dengan karakter cat asli Daihatsu Taft dimana dia memilih karakter cat nitro cellouse yang cepat kering dan mengkilap.

Kesan Daihtasu Taft '83 : Fresh Adventure nampak kental setelah di sisi kiri dipasang hi lift jack dan bumper depan ditopang winch Warn HS9500i. 
Menengok pada bagian dalam, Ferry memasang dashboard khas Taft F50 dengan Jok kemudi Wrangler dan lingkar kemudi shiftknob dan handabrake by momo.

Gelegar audio buatan teman Ferry menggema di dalam kabin mobilnya. Meskipun dandanan ala offroader, tapi sejatinya Ferry mendaulat mobil ini sebagai city slicker.
Untuk itu head unit merujuk Kenwood yang terhubung melalui kabel Monster Audio ke subwoofer Kicker Solobaric. Dentuman musik kian jernih setelah seetinga treble dan bass dipisahkan melalui power Rockford Fosgate.

Konsep on road yang diusung pria bertubuh subur membuat pencinta jip retro kesengsem berat. Nampak jangkung, anting per daun ditinggikan sekitar 10 cm berikut ditopang sokbeker Rancho. Hasilnya velg bawaan taft F50 langsung diubah L Star Canada dibalut ban Simex Extreme Traker 31.

Sunday, February 12, 2012

Suzuki Escudo '00 : SUV Abadi

Gerry sang pemilik Suzuki Escudo keluaran tahun 2000 ini, tak pernah bosan jika melihat mobil dengan berbagai jenis modifikasi. Dia pun terinspirasi untuk memodifikasi tunggangannya itu menjadi Suzuki Escudo '00 : SUV Abadi.
Bagaimana rinciannya?? 

Suzuki Escudo '00 : SUV Abadi
Eksterior Suzuki Escudo '00 : SUV Abadi
Raut eksterior nampak memikat setelah gril depan didesain bergaya hot rod Amrik untuk itu dudukan grill depan dimajukan sekitar 10 cm agar lebih mancung sekaligus untuk dudukan batangan stainless hot rod stylenya.

Berikut bumper depan dan sidekirtnya dipasang model custom berbahan serat fiber. Kian terang dikala perjalanan maka headlamp dan lampu belakang merujuk produk variasi model kristal.

Kaki-kaki senada dengan tema modifikasi. Hasilnya velg yang merujuk VIP Estatus R20 yang dibalut kuartet karet ban Kumho Ultra Sport 225/35-20 nampak pas berada di bibir spatbor setelah per sok dicustom.

Interior Suzuki Escudo '00 : SUV Abadi
Melongok ke dalam kabin, gaya elegan kian terasa. Kemudi bawaan Escudo Nomade dilapisi pernak-pernik kristal swarovski berikut sisi kiri dashboard dilengkapi dengan mini bar. Nampak memikat bagian jok dibalut vinyl MB Tech hitam berikut doortrim, dashboard, pilar dan lantai. ”Aku ingin sesuatu yang berbeda lebih nyaman dan elegan sekaligus keren di interior Escudo,” ungkap Gerry.

Audio Suzuki Escudo '00 : SUV Abadi
Pemanis indera pendengaran maka Gerry menyulap bagasi belakang dengan konsep mini home theater. Hasilnya headunit yang merujuk AVT double din touch screen terhubung ke subwoofer sebelum melalui subwoofer Code Audio 10 inch dan LA Audio 12 inch. Nampak dentuman musik RnB kian jernih setelah power merujuk 4 ch by LM Cooper dan monoblock LM3200D. :.

Friday, February 10, 2012

Honda All New CRV '07 : Dad Freak

All New CRV keluaran Honda ini beraura elegan tapi sang pemilik yang bernama Abraham, "kalau hanya elegan aja kurang" kata Abraham. akhirnya Abraham pilih satu brand yakni DAD. Hasilnya Mobil Honda All New CRV '07 : Dad Freak berhasil masuk dalam nominasi King Of Elegant di even Accelera Auto Contest yang digelar di Surabaya awal bulan ini. 

Honda All New CRV '07 : Dad Freak
Eksterior Honda All New CRV '07 : Dad FreakTampilan Honda All New CRV '07 : Dad Freak benar" sangat menggiurkan dengan bumper depan belakang custom terbuat dari bahan fiber sekaligus headlamp diberi eyelid bergaya japanese style

Kaki-kaki Honda All New CRV '07 : Dad Freak
Velg DVS 22 inchi menghiasi ban Nexen 225/35-22. Sehingga pada kaki-kaki tampak bersinar silau menambah kesan elegant Honda All New CRV '07 : Dad Freak.

Interior Honda All New CRV '07 : Dad Freak
Pada bagian interior, dashboard dihiasi oleh kain dengan pernak pernik. Mulai dari tempat ponsel, penyejuk udara, tak luput dari hiasan yang menambah kesan elegant Honda All New CRV '07 : Dad Freak. Khusus untuk dudukan, doortrim dan platfon diselimuti oleh kulit buaya dipadu suede.

Audio Honda All New CRV '07 : Dad Freak 
Dentuman musik nampak menggelegar dengan sepasang woofer Xtreme 12 inch yang dibantu power sepasang Xtreme 4 channel. Tak lupa perangkat head unit menunjuk Caska type K133 berikut TV Samsung 32 inch dan monitor headrest Skeleto dan Liliput.

“Speaker pake merk Cello 3 way ukuran 6,5 inchi untuk depan dan dan xtreme 6,5 inchi untuk belakang,” tutupnya.

Wednesday, February 8, 2012

Honda Accord '04 : Bengawan Elegant

Sebuah impian positif seharusnya memang wajib diwujudkan jika sanggup melakoninya. Fakta inilah yang dijalani oleh Adit yang tergabung dalam OTW Community Solo ini dalam merehab ulang Honda Accord Honda Accord '04 : Bengawan Elegant miliknya.
Setelah sebelumnya 'hanya' setengah ber-arwah elegan, kini mobil Honda Accord '04 : Bengawan Elegant ini nyata-nyata telah bernyawa dan berjiwa full elegan. Detail body kit lebih dibikin nyata aura elegan dengan adopsi facelift grill dan headlamp All New Accord. Khusus grill aksen kawat kasa dan list krom lebih mendekatkan lagi pada nuansa luxury.

Honda Accord '04 : Bengawan Elegant
Tak mubazir jika under carriage ber-air suspension 4 titik Air Runner di-aplikasinya. Pasalnya keempat rongga fender makin mantap dengan dijejali velg Iforged Marquis lingkar 20" dengan tapak depan 10" dan belakang 12".

Ciri khas elegan style makin berkarakter saat dua roda belakang aplikasi extreme negative chamber. Karakter elegan pada sektor eksterior ini di-finishing dengan Super Deep White Xiralic Diamond yang dipermanis oleh paint striping elegant style.

Merambah ke dalam sektor interior, jahitan semi kulit MB Tech tak cukup puas mengandalkan motif originalnya yang berwarna putih dan ungu. Tak ayal pada plafon pun diberikan sentuhan airbrush bermotif langit kala senja.

Gurat-gurat elegant yang unik hadir pula pada sisi dashboard dan doortrim yang juga di-airbrush dengan motif marble dan woodstin alias rona kayu. Keseluruhan mahakarya airbrush ini diserahkan pada Mbah Wito Airbrush Solo.

Sebagai penyempurna proyek modif dilanjut pada sektor audio dan mesin. Head unit Alpine 9887 yang di-support oleh dua unit power amplifier Venom 2000D. Racikan nada rendah hingga tinggi dikeluarkan dari dua biji subwoofer JBL DVC 12" dan seperangkat tweeter serta middle speaker D2 Reference 6".

Untuk mesin cukup dengan produk HKS pada oil cash tank, air filter, tutup oli dan tutup radiator. Tak lupa pada cover mesin ikutan disapu oleh airbrush marble.

SPEK MODIF Honda Accord '04 : Bengawan Elegant
BODY KIT: , CAT: Super Deep White Xiralix Diamond, HEADLAMP/GRILL: All New Accord, VELG: Iforged Marquis 20" / 10&12, AIR SUSPENSION: Air Runner 4 Titik, INTERIOR: Semi Kulit MB Tech & Full Brush Marble & Woodstin, OIL CASH TANK/AIR FILTER/OIL COVER/RADIATOR COVER: HKS, HEAD UNIT: Alpine 9887, LCD TV: AVT indash 7’, TWEETER/MIDDLE SPEAKER: D2 Reference 6", POWER AMPLIFIER: Venom 2000D, SUBWOOFER: JBL DVC 12"

Tuesday, February 7, 2012

Toyota Kijang '88 : Awas Ketipu

Kalo meliat wujudnya MPV yang satu ini jelas orang mengucap type Grand Extra yang merupakan kasta tertinggi jenis Kijang tahun 1996. Namun saat diklarifikasi Otre, jelas tertegun sejenak.
” Ini basisnya Kijang 1988 sebab mesinnya aja masih 1486 cc,” tutur Moch Kasim. Ini baru restorasi total. Hasilnya rona Kijang lansiran 1988 bikin mata orang awam ketipu. 

Toyota Kijang '88 : Awas Ketipu
Eksterior Toyota Kijang '88 : Awas Ketipu
Raut wajah eksterior bikin pangling setelah lampu depan berikut grillnya diubah milik Kijang lansiran tahun 1994. Tak lupa fender berikut footstep merujuk Kijang Grand Extra yang ditebusnya di gerai variasi mobil.
Bodi nampak memikat setelah diguyur warna hijau dari cat Sikens. Agar tak nampak polos maka diimbuhi cutting sticker motif produk rokok.” Buat menyemarakan ajang kontes modifikasi mobil beberapa waktu lalu,” tukas Moch Kasim. Sentuhan elegan juga datang melalui kaki-kaki. Hasilnya kaki-kaki matching setelah velg merujuk WSS Racing R17 yang dibalut kuartet ban Accelera 215/45-17.

Interior Toyota Kijang '88 : Awas Ketipu
Masuk dalam kabin, sentuhan interior nampak Kijang lansiran lama. Supaya nuansa elegannya muncul maka si empunya yang bermukim dikawasan Bonito Bila I Makassar ini melapisi dengan vinyl krem dan coklat. Lingkar kemudi originalnya ditanggalkan diubah kemudi varian variasi berikut jok dudukan didesain senada dengan raut interior.” Untuk jok dudukan depan dan belakang kudesain model sofa dengan balutan kulit MB Tech,” ujar Moch Kasim.

Audio Toyota Kijang '88 : Awas Ketipu
Dentuman musik nampak memberikan kesan nyaman pada penumpang. Akhirnya anggota team Gapura Audio ini mengubah bagian belakang dengan sentuhan mini home theater. Hasilnya head unit yang menunjuk Skiltoon terhubung ke power Tempor. Deru musik yang keluar melalui speaker Jon Monitor 16 in 2 biji ini kian memikat setelah terhubung ke subwoofer Jonmonitor berikut stabilizer kelistrikannya.

Suzuki Katana '97 : Funkiest Katana

Jenuh mendalami dunia modif motor yang sempat sukses mengantarkannya di puncak popularitas sebagai jawara funky, Hengky Bintang pengen nuansa anyar. Kali ini modif roda empatpun mulai dijelajahinya bareng maskot modif perdana, Suzuki Katana '97 : Funkiest Katana.
“Pengen kembangkan hobby positif daripada ngelantur jadi alcoholic freaks,” senyum member Mea-X Malang.

Suzuki Katana '97 : Funkiest Katana
eksterior Suzuki Katana '97 : Funkiest Katana
Pengen beda dengan para SUV mania yang doyan tampil macho, Hengky malah cinta sama style elegan layaknya daily street car. “Emang mobil ini aku pakai harian ngampus ke Unibraw,” timpal penyaku KTM Perum Istana Gajahyana A9-B9 Malang.

Nggak heran jika kesan fancy dirilis pas bareng pewarnaan violet berbahan Spies Hecker gawean Putra mendit 2 by Syamsul Wendit Malang. Makin indah kala sisi sampingnya diimbuhi pemanis stripping cutting stcker emas. Dukung penampakan atraktif, ke-empat lengkung lengkung fendernya diimbuhi fender tambahan serat fiber yang akrab diaplikasi jip off road.

Kaki-kaki Suzuki Katana '97 : Funkiest Katana
Menoleh penampilan kaki-kaki, kesan imut terpancar kala Hengky memasang lingkar ban profil tipis menggunakan karet ban Champiro 205/55-15 berwhite wall Wegu yang mencekik velg kaleng genuine.

“Khusus untuk velg belakang, aku setting celong dan agak nongol keluar dengan cara membalik posisi velg, jadi dinding palang velg aku jebol lantas aku pasang lagi membelakangi posisi awal,” papar Hengky yang memancang set per keong Panther yang lebih pendek 4 cm.

Interior Suzuki Katana '97 : Funkiest Katana
Kabin cool abis kala Hengky mengusung konsep Garson style dengan full interior dibalut MB-Tech putih karya Ebes Jok by Dian kalisari Pakis Malang. Makin istimewa berkat kedua sisi kabin buritannya dipasangi dua minibar dengan bola kristal tergantung di atap. “Biar up to date, setir maupun shift knopnya aku pasangi produk Momo dengan pedal set serta tacho usungan Type R.

Nggak seru jika interior ala mini diskotiknya nggak didukung unit audio mantab. Karenanya doi langsung menginstal unit audio dengan head unit Pioneer digagahi LCD Sentru. Sepasang tweeter Cleo dipasang bareng 3 pasang midd speaker berlabel MC Miller, Logic Vifa dan Oxygen Audio yang makin mantab bareng dentuman sepasang sub woofer Visonik 10” berpower Venom dan capasitor bank  Sound Stream 1,5 mikro farad

Honda New Civic -07 : Just Street Racing

Karakter lugas yang cocok dijejali berbagai aliran baik elegant maupun sporty look seakan sebuah jalan pintas modifikasi bagi Honda New Civic -07 : Just Street Racing.
Maka tak salah dan tak ragu lagi jika Iyon Arista yang tergabung dalam kominutas Tanda Tanya Pekanbaru memilih konsep street racing look pada Honda New Civic -07 : Just Street Racing.

Honda New Civic -07 : Just Street Racing
"Jika yang lainnya mantap dengan extreme look, elegant look kalo aku demen dengan street racing kayak gini," bilang doi. Mengawali pengerjaan sektor luar kabin alias eksterior, satu set body kit Type-R seakan selaras dengan tema modif yang dipilihnya. Pelek Volk Rays 16" yang dililit dengan ban Accelera 225/35 sempurna mendukung konsep modif ini. Terlebih lagi dengan pernik sarat sporty khas street racing seperti kap mesin, kap bagasi door handle karbon hingga spoiler dan GT wing Mugen.

Merangsek ke dalam kabin, pewarnaan interior ini menantang atau kontras dengan eksteriornya. Balutan warna merah mendominasi pada suede jok Bridge dan juga doortrim. Seatbelt, pedal set serta shiftknob mengambil produk Momo yang sama-sama beraura sporty. Pernik tachometer Pivot ataupun gaugemeter Autogauge tak percuma karena sektor mesin ikutan digarap secara ciamik.

Turbocharger TD 05 dengan blow off HKS cukup membawa raungan mesin unik ala turbo engine. Tak sia-sia bangunan eksterior dan interior yang sempurna, pasalnya pada sektor mesin juga tak kalah sempurna dengan instalatur turbo dengan didukung air filter dan intercooler HKS. Hingga knalpot brand HKS tak mau lepas untuk diadopsi.

SPEK MODIF Honda New Civic -07 : Just Street Racing
BODY KIT: Type R, VELG: Volk Rays 16", BAN: Accelera 225/35/16, KNALPOT: HKS, KAP MESIN/BAGASI/DOOR HANDLE: Carbon, SPOILER: Mugen, JOK: Bridge, SEATBELT: Momo, TACHOMETER: Pivot, GAUGEMETER: Autogauge, PEDAL SET/SHIFTKNOB: Momo, TURBO: TD 05, TIMER: Blitz, BLOW OFF/AIR FILTER/INTER COOLER: HKS, POWER AMPLIFIER/SUBWOOFER/TWEETER: Venom

Wednesday, February 1, 2012

Honda All New CRV '07 : Ladies Angel

Sosok elegan SUV keluaran Honda bernama All New CRV ternyata membawa selera tersendiri bagi Cecilia. Ladies modilover asal kota Pempek ini memang sangat demen dengan berbagai roda empat bergenre SUV.
Selain mobil rakitan tahun 2007 ini, di garasi rumahnya pun hadir sebuah Pajero Sport. Namun untuk urusan modifikasi bergaya elegant, cewek oriental kelahiran 12 Oktober 1991 ini justru sepakat dengan Honda All New CRV '07 : Ladies Angel-nya.
All New CRV '07 : Ladies Angel

EKSTERIOR All New CRV '07 : Ladies Angel
Body kit custom elegant menjadi pernik modifikasi yang pertama kali dipinang untuk mengangkat gengsi elegant. Tak kalah bergengsi lagi saat velg DVS chrome berlingkar 22" semakin menawan mempercantik kaki-kaki All New CRV '07 : Ladies Angel. Untuk lingkar karet hitam dibalut oleh Falken 265/35/22. Dengan imbuhan cutting sticker Ladies Angel pada buritan semakin memperjelas jika mobil berkelir Mocca ini pemilikinya seorang cewek. "Motif cutting sticker aku bikin mirip dengan tatto di betis kakiku," tutur cewek bersapaan EC ini.

INTERIOR All New CRV '07 : Ladies Angel
Kesan berani ditunjukan pada aksen bangunan modif pada sektor interior. Selain karena didominasi oleh warna merah MB Tech, pada kabin interior ini baik di bagian depan ataupun belakang cukup adopsi satu jok saja. Pasalnya pada kabin depan All New CRV '07 : Ladies Angel disesaki oleh LCD TV LG 32" yang dihadapkan ke belakang tepat pada single jok yang tepat terletak di tengah-tengah kabin tengah. Selain itu arsitektur interior penuh dengan nuansa mini bar dengan aksen blink-blink termasuk pada plafon yang juga dilapis dengan MB Tech.

AUDIO All New CRV '07 : Ladies Angel
Meski bertema elegant, dengan bangunan interior All New CRV '07 : Ladies Angel yang cenderung bergaya dugem car, tak heran instalasi In Car Entertainment berkiblat pada konsep Sound Presure Level alias SPL. Bagian subwoofer, tweeter, hingga middle speaker keluaran satu produk JBL. Sedangkan pada headunit cukup puas dengan Symbion.

Friday, January 27, 2012

Yamaha V-Ixion '09 : Bartender Style

Wah gawat, pemiliknya suka mabuk ! tuh tengok logo yang terpampang pada sekujur bodi, semua merk minuman keras berkelas. Eit sory, salah sangka ! pemiliknya Mansur kuliah di UK Petra, manajemen perhotelan. Wah baru nyambung, calon bartender ya om ? Bartender demen modif Yamaha V-Ixion '09 : Bartender Style, ya Mansur.
Konsep modif Yamaha V-Ixion '09 : Bartender Style paling getol dengan roh Moto-Gp atau superbike. “Pokoknya yang berfairing saya suka, ”begitu kata lajang yang tinggal di Taman Bintoro IV, Surabaya.
Yamaha V-Ixion '09 : Bartender Style

Proses modifnya Yamaha V-Ixion '09 : Bartender Style, Mansur mesti bikin repot rumah modif Aneka Jaya Motor di Rungkut Kidul Industri 10, Surabaya. Desain fairing dipilih oleh Mansur, paling ramping dengan berbekal pedoman lebar tangki dan radiator. 

Head lamp nya mengalami rombakan, paling pas menurut Mansur head lamp Mio Soul. Sebab dengan begitu fairing depan Yamaha V-Ixion '09 : Bartender Style tak diributi pemasangan sein model konvensional. Boleh juga ide nya ! 

Sambungan desain tangki dan buritan Yamaha V-Ixion '09 : Bartender Style mengaplikasi bodi orsi yang dirubah tampilan warnanya. Dan buritan mengalami rombakan wide body 3 cm, juga dimanfaatkan sebagai lubang kisi ala moge.

“Makin lebar nya buritan, untuk mengiris bodi bawah agar terlihat tipis dan aerodinamis jadi mudah, ”terang Ronald sang modifikator yang menambahkan spatbor kolong dan knalpot model mega phone.  

Menunjang tongkrongan sporty, lengan ayun diaplikasi model banana spesial buat Yamaha V-Ixion '09 : Bartender Style. Mengapit velg tapak lebar produk V-Rossi 250-17 dan 300-17, dililit Rossi 110/80-17 dan 130/70-17. Untuk mempermudah penggantian gir belakang, panel gir tetap dipaksakan memakai milik V-Ixion.

Lewat membubut ulang diameter luar panel gir Yamaha V-Ixion '09 : Bartender Style, sesuai diameter dalam dudukan pada velg. Untuk mengimbangi tongkrongan fairing, cakram depan digantikan PSM 32 cm dan cakram belakang Ride It 28 cm, berpasangan caliper PSM 4 piston. | pid

SPEK MODIF Yamaha V-Ixion '09 : Bartender Style
Head lamp : Mio Soul,  Stop lamp : Halogen, Lengan ayun : Banana, Velg : V-Rossi 250-17 & 350-17, Ban : Rossi 110/80-17 & 130/70-17, Stang kemudi : RG-R 150, Rumah modif : Aneka Jaya Motor, Jl. Rungkut Kidul Industri 10, Surabaya

Thursday, January 26, 2012

Yaris '09 : With 21 LCD TV

Entah apa yang ada dalam pikiran Dr. Munzir, seorang dokter tabib sekaligus bapak satu anak, yang memberikan kado kepada sang istri berupa mobil Yaris '09 : With 21 LCD TV full modifikasi. Kado istimewa tersebut merupakan hadiah untuk ulang tahun istrinya, Yaris '09 : With 21 LCD TV berkelir merah dengan ragam modifikasi mewah didalamnya.
Yaris '09 : With 21 LCD TV

Modifikasi Yaris '09 : With 21 LCD TV pun tidak mau tanggung, body eksterior ditambahkan custom body kit dan fog lamp dengan kelir baru berwarna merah solid. Kaki-kaki diperbesar dengan pemilihan velg TFT berukuran 19" dan ban Accelera 19/225/35. Usai merampingkan jarak bumper dengan velg, Munzir turut merapatkan kolong lantai dengan memasang shockbreaker lansiran Eibach hingga tersisa jarak tidak sampai sejengkal dari aspal.
Yaris '09 : With 21 LCD TV

Yaris '09 : With 21 LCD TV

Selesai modifikasi bagian eksterior Yaris '09 : With 21 LCD TV, kini saatnya Dr. Munzir memanjakan sang istri dengan interior yang menawan. Dengan warna dominan putih, interior dibuat sesuai hati dan kesukaan sang istri yang menyukai nilai kecantikan atau elegant. Cover MBTech Camaro berwarna putih menyelubungi interior mobil,khususnya jok dan dashboard. Aksesoris DAD pun bertabur di head rest pad, horden, seat belt, hingga kaca spion.
Yaris '09 : With 21 LCD TV

Uniknya, sebanyak 21 buah TV LCD dan 2 GPS terintegrasi langsung ke sound system Yaris '09 : With 21 LCD TV. Malah 4buah diantaranya tertanam dalam lantai bawah dengan dilindungi frame arcylic nan menawan. Sisanya, TV LCD terpendar ke balik head rest pad, pintu bagasi, kabin belakang dan pintu penumpang. Dengan jumlah sebanyak itu, sumber tenaga berupa aki kering 80 ampere dipilih untuk menghidupkan gadget hiburan tersebut.
Yaris '09 : With 21 LCD TV

Pada akhirnya Yaris '09 : With 21 LCD TV modifikasi unik tersebut dipajang oleh Dr. Munzir kedalam kontes modifikasi berskala nasional yakni Clas Mild Accelera Auto Contest saat roadshow di kota Jogyakarta beberapa waktu lalu.

Honda Jazz '10 : Perpaduan Minibar


Apa yang terlintas di benak pikiran seorang modifikator asal kota Surabaya, Andrian Prastya, ketika memodifikasi mobilnya dengan interior full tema mini bar membuat tim sportku.com ingin melongok secara langsung mobil Honda Jazz '10 : Perpaduan Minibar tersebut. Sekilas bagian eksterior mobil yang diikutsertakan oleh Andrian di kontes modifikasi  Clas Mild Accelera Auto Contest 2011 tersebut terlihat simple tapi tidak dengan menghilangkan kesan elegant. Namun ketika memasuki bagian dalam mobil barulah berkesan nuansa mini bar yang coba dibangun oleh Adrian. Penempatan bar beserta botol wine terlihat di dashboard dan bagian tengah penumpang.
Honda Jazz '10 : Perpaduan Minibar

Honda Jazz '10 : Perpaduan Minibar

Dengan menghabiskan biaya sekitar 50 juta rupiah, mobil Honda Jazz '10 : Perpaduan Minibar milik Adrian dikerjakan selama kurang-lebih 3 bulan dengna dibantu oleh teman-teman dan bengkel modifikasi kenalannya. Diharapkan dengan mengikuti kontes modifikasi Clas Mild Accelera Auto Contest 2011, Adrian dapat terinspirasi dan memacu semangat dan hobby positifnya di dunia modifikasi mobil.
Honda Jazz '10 : Perpaduan Minibar

Honda Jazz '10 : Perpaduan Minibar


Honda Jazz Yang Menggelegar

Memang tidak ada kata selain 'Seram' saat melihat ubahan yang dilakukan oleh Yori terhadap Honda Jazz Yang MenggelegarMotorized menjadi menu utama gaya modifikasi anak muda Jogja ini, terpasang nyaris seantero bagian body mobil seperti pintu, kap mesin, bagasi, hingga lampu dan lubang pengisian bahan bakar pun di motorized! Pemilihan bahan full carbon dan air brush corak alur api di permukaan body pun semakin melengkapi image ekstrim.

Modifikasi mobil Honda Jazz Yang Menggelegar dengan tampilan ekstrim
Beralih ke bagian mesin, sebuah turbo lansiran Greddy nampak disemat di dapur pacu mobil Honda Jazz Yori. Seakan ingin membuktikan bahwa tidak hanya punya tampang seram saja, namun kemampuan pacu pun menyeramkan.
Honda Jazz Yang Menggelegar

Honda Jazz Yang Menggelegar

Honda Jazz Yang Menggelegar

Honda Jazz Yang Menggelegar

Honda Jazz Yang Menggelegar


Perangkat audio dan hiburan seperti TV dan rolling display masuk kedalam bagian interior mobil. Dengan power head lansiran Pioneer dan Crossfire, Yori yakin bisa membuat isi mobil menjadi menggelegar.
Bagasi dan Sound system dari Modifikasi mobil Honda Jazz Yang Menggelegar dengan tampilan ekstrim.

Tuesday, January 24, 2012

Yaris '08 : Pilot Style

Impian memodifikasi ala racing style Yaris '08 : Pilot Style emang udah lama diimpikan Koko. Namun baru sekarang impian tersebut menjadi kenyataan. ”Maklum kesibukan yang membuat waktuku tersita,” tandas pilot maskapai penerbangan nasional.

Eksterior : Yaris '08 : Pilot Style
Sentuhan racing elegan nampak kental setelah Yaris '08 : Pilot Style ditambahkan cutting sticker berbahan oracal warna silver, hitam dan abu-abu. Tak lupa style racing dimunculkan headlamp depan ditambahkan eyelid berikut emblem TRD (Toyota Racing Development) ikutan melekat di eksterior. ”Yang membuat stylenya racing elegan adalah paduan kaki-kakinya,” bangga Koko yang mengubah muffler Yaris dengan Remus.

Interior : Yaris '08 : Pilot Style
Memasuki ruang kabin Yaris '08 : Pilot Style sentuhan minimalis mulai nampak. ”Originalnya sporty banget,” tandasnya. Alhasil pemilik mobil yang bernopol N 1861 CF bakalan mengubah tampilan interior. Bahkan system penyejuk dikala kemacetanpun masih mengandalkan originilnya.

Kaki-kaki : Yaris '08 : Pilot Style
Usaha modifikasi eksterior telah usai, giliran tahap selanjutnya adalah pengembangan sector kaki-kaki Yaris '08 : Pilot Style. Hasilnya velg depan belakang HRE Vitalin 18 inchi yang dibalut kuartet ban Sumitomo 215/35-18 kian nampak elegan setelah mendem kedalam spatbor. ”Terpaksa bagian per sokbekernya kucustom biar tidak jangkung,” tandas Koko.

Yaris '08 : Venomous Mascot

Edwin Efendi, pemilik Subur Audioworkshop Yaris '08 : Venomous Mascot bermarkas di Jl. Gerilya Timur 1124 Purwokerto menganggap modifikasi sebagai mutlak strategis promo untuk menarik minat konsumen.
“Step-by-step saya lakoni untuk mencapai kepuasan. Tentu saja, hasil akhirnya dipastikan menjadi maskot toko saya,“ tutur Edwin, menegaskan bengkel kesayangan tidak hanya fokus ke audio, juga bodykit, kaki-kaki dan sebagainya Yaris '08 : Venomous Mascot.

Mencermati sekilas tampang luar, dijamin kelir dof yang tersaji memberi kesan tersendiri. Gahar dan nyeleneh alias masih jarang yang demikian.  Makin mantap, sebelumnya diaplikasi bodykit custom. 

“Setelah dipikir lebih lanjut, akhirnya diplot produk aftermarket asal Jepang label Ings, mencakup bumper depan dan buritan serta sideskirt,“ terang Edwin, alumni perguruan tinggi Singapura.

Kaki-kaki Yaris '08 : Venomous Mascot mutlak diupgrade. Per dan sokbreker custom yang didukung kuartet ban Achilles 215/35 yang membalut velg replika HRE 18 inchi. “Secara umum, modifikasi ini membuat tubuh lebih mendekat ke bumi. So, berlaku harmonis dengan penambahan bodykit tadi, “tambah Edwin yang juga peslalom  dalam komunitas Banyumas Slalom Community (BSC).

Sisi interior Yaris '08 : Venomous Mascot didesain minimalis. Kesan sporty hadir dari langkah lapis ulang jok, doortrim dan sebagainya dengan warna gelap. Makin mendukung, hadir aplikasi setir kemudi by Momo dan pedal-set custom.

“Ini sesuai pakem nuansa elegan, terpenting memberi kenyamanan tersendiri,“ timpal Edwin yang juga meningkatkan perfoma mesin lewat adopsi HKS Busi dan HKS Muffler. Tidak ketinggalan, terpasang juga Safety Upper Front Strut Bar dibarengi Lower Front 4 Point Strut Bar.

Sudah bisa ditebak. Unsur pemanja telinga beroleh perhatian khusus. “Menjadi tantangan tersendiri untuk beroleh hasil instalasi audio yang maksimal,“ tutur Edwin yang pernah mendapat podium juara dalam momen ABT 2004 (Auto Black Through, Jogjakarta) dan Final Battle ACC 2008 .

Mulai Headunit Alpine berkode 2DIN TV W202E, dibarengi processor Alpine PXA H701 yang dikawal 3 biji power. Mulai sebuah Monoblock Venom VD2600S, sisanya dua biji Venom 80.4 dengan kinerja 4 channel.

Sebagai penyembur suara bernada rendah mengandalkan dua Subwoofer Venom 5012 berdiameter 12 inch. Kemudian speaker, bagian depan  lewat 3 Way Donimation yang diback-up Midrange, Midbass dan Tweeter.

Seterusnya speaker buritan setia dengan Venom C02XLaL diameter 6 inch. Cerita masih berlanjut. Tersedia juga TV Headrest AVIX dan TV 15 inch Flat Screen by Dell. Terakhir, untuk menstabilkan arus listrik yang mengalir hingga berbagai alat berumur awet, dipercaya pada duo kapasitor Venom masing-masing berkekuatan 1,5 Farad.