Showing posts with label Modifikasi Motor. Show all posts
Showing posts with label Modifikasi Motor. Show all posts

Wednesday, January 22, 2014

SUPRA X125 '07 : PENYEGAR MATA

SUPRA X125 '07  : PENYEGAR MATA

Di kawasan Somoroto Ponorogo, SUPRA X125 '07  : PENYEGAR MATA langsung dijajah modif. Kaki-kaki jadi fokus utama, kali ini diracik berpenampakan spoky hasil cangkokan tromol variasi mengait spoke krom serta pelek almu tapak lebar. "Di bibir pelek almunya aku tancapi lingkar disc Buell berbraket custom dari plat L," tuturnya. Makin unik, braket kaliper cakram Buell ini dipolah kreatif membentuk tema flaming. 

Tuesday, January 21, 2014

Tips Merawat Motor Setelah Terkena Banjir

Jika motor Anda terlanjur terkena banjir, jangan memaksakan motor untuk dihidupkan, karena air atau kotoran lain dapat masuk ke dalam mesin dan dapat menyebabkan keausan. Jadi tindakan yang tepat adalah mesin harus dibuka, mulai dari crankcase, bak kopling, blok silinder dan kepala silinder, hingga karburator (non injeksi). Bila sepeda motor menyimpan air dalam mesin atau karburator, tarikan motor menjadi mbrebet dan bahkan mati mendadak.
Kemudian setelah semua itu dilakukan, semua komponen direndam dalam bensin atau cairan penetral guna menghilangkan karat. Jika Anda kurang berpengalaman, sebaiknya serahkan ke mekanik yang berpengalaman.
Jangan lupa menguras oli juga wajib dilakukan saat motor usai terendam air. Jika tidak dikuras, dikhawatirkan endapan kotoran atau air masuk di sela-sela mesin dan tutup oli.

Tuesday, June 12, 2012

Yamaha Mio '06 : Fashion Style Racer

Pengen menebar hawa beda di aliran modif anyar Fashion Style Racer, Resa bikin konsep unik atas Yamaha Mio '06 : Fashion Style Racer-nya. ”Aku kombo sama style fashion biar lebih punya taste segar,” ungkapnya.
Dikerjai dewe di garasi rumah yang sekaligus jadi gerai modif pribadi yang ditajukinya Mbongn Competition di Jl.raya Candi Malang, settingan kaki-kaki Yamaha Mio '06 : Fashion Style Racer imutnya digusur aplikasi set kaki-kaki 17 inch ceking. ”Lebih punya nafas modif, set tromolnya aku bubut ulang biar dimensinya lebih ringkas dan berasa full CNC machined abis,” tunjuknya.
Yamaha Mio '06 : Fashion Style Racer

Thursday, March 15, 2012

Honda Tiger '08 : Pindah Aliran

Jangan sangka gaya Honda Tiger yang turing abis gak bisa segagah special engine. Teliti tongkrongan Samsul Arifin yang ngendon di Aspol Bina Brata Banjarmasin ini, sosok Tiger berubah total makin macho. “Aku percayakan CS Motor buat mengupgradenya,”ujarnya.
Modal awal mesin Tiger dengan tangki saja, selebihnya mengkanibal dan custom dari part lain. “Rangkanya aku bikin sendiri,” ulas penyuka warna hitam ini. Sasis baru ini dicontek gaya trail SE dengan bahan pipa besi  1/4 dan 1 dim.

Honda Tiger '08 : Pindah Aliran
Perbedaan ukuran pipa besi ini untuk membedakan kekuatan dan berat bobot yang diterima. Seperti pada batang penopang jok dan pengikat mesin dipakai ukuran yang lebih besar. Sedang braket dan subframe lebih ringan sehingga dipakai ukuran diameter yang lebih kecil. Engine mounting dan dudukan baru dibuat lagi agar klop dengan mesin Tigi. Lalu tangki Tiger dibentuk ulang, bagian belakangnya sedikit dipangkas caranya dengan mencoak belakang tangki, selanjutnya dilas dan ditambal ulang dengan plat besi agar menyambung dengan jok belakang berikut cover bodi trail.

Wednesday, March 7, 2012

Honda Mega Pro '08 : Harus Euro Fighter

Honda Mega Pro '08 : Harus Euro Fighter
Maulana Nusky Yuwafi adalah salah satu anggota Community Mega Pro Motorcycle Multy (CM3) Solo. Sebagai salah satu anggota CM3, dia merasa wajib untuk memodifikasi Motornya dengan tema Euro Fighter. Modifikasi Motor dengan tema Euro Fighter memang sedang trend dua tahun belakangan ini. Kesan ekor buntung pada konsep Euro Fighter tak surutkan niatnya untuk mengepras rangka buritan. Lalu dia ganti dengan pipa gas 3/4 dim yang sudah dirapikan ulang.Pada tubular frame deltabox custom dia juga memasang pipa gas yang mempunyai ukuran sama. Tangki original Mega Pro jebolan 2008 di coak di bagian bawah dan diimbangi buyritan kecil buntung.

Tuesday, February 28, 2012

Tips Agar Oper Gigi Perseneling Lebih Mudah

Mengendarai Motor Bebek tidaklah nyaman apabila kita susah melakukan Oper Gigi Perseneling. Bahkan tak jarang hal itu (susah Oper Gigi Perseneling) adalah salah satu penyebab terjadinya kecelakaan di jalan. Tentu saja hal itu merepotkan kita, bahkan juga merepotkan pengendara lain. Asal anda tahu, setiap kita gagal melakukan hal itu  pasti akan terjadi pengulangan akselerasi rpm/kembali ke rpm rendah dulu. Yang ujung-ujungnya akan menjadi pemborosan BBM. 
Nahh... biar anda gak mengalami kendala di jalan ada baiknya anda mengetahui penyebab-penyebab susah Oper Gigi Perseneling. Jadi apabila hal itu terjadi anda bisa langsung mengatasinya. hehehe :D

Modifikasi Mio '10 : Lady Dragster

Niluh Putu Ayu Pratiwie tak mau ketinggalan mengikuti Drag Race. Cewek dari Denpasar ini memilih Modifikasi Mio rakitan tahun 2010-nya menjadi Dragster Inovatif. Dunia Drag Race yang sangat ketat persaingannya tak membuat gentar wanita ini untuk menjadi Lady Dragster. Karena terlalu sayang dengan motornya, wanita berzodiak taurus ini memberi nama tunggangannya "Putri Cening Ayu" yang berarti putri cantik dalam bahasa Bali. 

Modifikasi Mio '10 : Lady Dragster
Desain body si Cening Ayu mengandopsi aliran Racing Style, tetapi rata-rata masih mempertahankan body work bawaan. Modifikasi Mio ini pun tetap mengadopsi genre pabrikannya, terlihat pada kedok stang milik Xeon, anjungan depan milik Jupiter MX dan anjungan belakang milik Mio Soul.
Lady Dragster yang masih tercatat aktif sebagai mahasiswi Ekonomi di Universitas Udayan Bali ini mengubah total pada sektor kaki-kaki. Dengan memakai Tromol depan dan belakang Custom dengan BIB sistem. Set jeruji dipolah trend big spoke. Tiap pilarnya didukung sepasang spoke gede yang titik pertemuan tengahnya digaet mur panjang. Uniknya, saat mur ini diputar searah jarum jam, kedua spokenya otomatis akan mengencang, mirip teknik pengencangan kabel listrik.

Saturday, February 25, 2012

Yamaha Jupiter Z '06 : Ingin Tampil Trendy


Keinginan modifikasi dalam diri Sokhi Purwandi untuk bisa tampil trendy berdandan funky bareng Jupiter Z-nya. Menjadikan syarat wajib modif yang dilakoninya bareng bengkel Funk’s Paint Work yang bermarkas di Jl. Moch Yamin 13-15 Pelutan, Pemalang.

Yamaha Jupiter Z '06 : Ingin Tampil Trendy
Airbrush warna biru Spies Hecker dipilih untuk dikelirkan pada motor pabrikan Yamaha rakitan tahun 2006. Sementara itu penghilang rasa kepolosannya lantas dihiasi pin stripping kotak ala techno berfinishing clear merk serupa.

Selain itu kinclongisasi kaki Yamaha Jupiter Z '06 : Ingin Tampil Trendy karya Jasa Indah Chrome Tegal dipoleskan pada suspensi depan dan swing arm orisinil pabrik. Sedangkan perangkat kaki lainnya diadopsi pelek almunium TDR bertromolkan variasi merk Trusty dikawal ban Swallow dan FDR.

Friday, February 24, 2012

Yamaha Vixion '10 : Street Racing

Di tangan Faris Sandi, Yamaha Vixion rakitan tahun 2010 ini di buat style Street Racing yang cocok untuk Modifikasi Pemula. Anak muda yang tinggal di Jalan Besuki Probolinggo ini mengecat tunggannya dengan kelir violet berpadu dengan kelir pink, kuning oranye dan sentuhan techno grafis. Yang membuat tampilan tunggangannya makin kinclong dan ciamik.

Yamaha Vixion '10 : Street Racing
Lalu Yamaha Vixion dibenahi dengan sedikit melepas cover tengah agar tampil lebih ringan, lantas suspensi depan diturunkan sedikit agar nampak merunduk. Terakhir kedua pelek ditukar berukuran kecil. Sisi depan pakai TDR berkelir emas model u-shape yang dijepit karet ban Comet berukuran 200x17, sedang belakang 215x17. Street Racing memang paling umum di pakai di Probolinggo.

SPEK MODIF : Yamaha Vixion '10 : Street Racing
CAKRAM: Variasi
PELEK: TDR 140x17&160x17
BAN: Comet 200x17&215x17
CAT: Violet
AIRBRUSHER: Pendil Imoet Probolinggo
MODIFIKATOR: Chepax Modified Probolinggo

Thursday, February 23, 2012

Tips Mengecat Jok Yang Baik

Langkah modifikasi Airbrush jok mulai ditinggalkan, sebab banyak pula modifmania yang kecewa dengan kekuatannya. Kalau tak terkelupas, ya pecah-pecah. Untuk mengatasi problem ini, Hulin dari Evolution Customized meramu bahan baru, untuk meningkatkan kualitas hasil pengecatan pada jok, agar tahan lama. Bagaimana caranya?.
Tips Mengecat Jok Yang Baik : Bahan-bahan
Pilih lebih dulu jenis kulit atau imitasi, pastikan motif polos dengan permukaan halus, artinya tak lubang-lubang. Langkah awal, lapis dulu permukaan kulit pembungkus jok dengan Paciglos PP Primer. Ditujukan sebagai lapisan yang paling elastis, untuk mengikuti kontur jok.

Bagian ini sebagai kunci utama nya. Maka, proses pengecatan nya lakukan 2 kali lapisan Paciglos PP Primer tanpa campuran. Dan jeda pengecatannya, minimal 6 jam untuk proses pengeringan di setiap lapisnya. 

Setelah itu langsung ke pembuatan motif dan pewarnaan. “Untuk menghindari terjadinya gumpalan cat yang lebih tebal, maka antara cat dan thiner A-Special pakai perbandingan 1 : 2. Dan hindari pembuatan motif tribal, yang identik dengan penumpukan cat,” beber Hulin.

Sebagai finishing, untuk bahan dicampur lebih dulu cat dan thiner A Special dengan perbandingan 1 : 2. Setelah itu tambahkan hardner dengan perbandingan 1 (hasil campuran cat - thiner) : 1. “Dan finishing ini, lebih baik lakukan 1 lapis pengecatan,” ingat Hulin.

Bahan-bahan : Paciglos PP Primer, Thiner A-Special, Cat warna, Hardner

Wednesday, February 22, 2012

Aki Cepat Tekor, Kenapa?

Aki tekor memang kerap kali bikin nggak nyaman untuk berkendara, panik dan konsentrasi berkendara selalu terpecah. Penyebabnya pun bermacam-macam. Benarkah terlalu sering memakai dobel starter, klakson dan sein bisa menjadi penyebabnya ?

Selama, switch normal pasti tidak ada masalah. Sebab, aktifitas pemakaian fitur tersebut, sifatnya cuman sementara.

Ada problem lain, yang jarang disadari oleh pemilik motor, tapi pengaruhnya fatal. “Yakni permasalahan, kesalahan dalam penggantian bohlam stop lamp,” terang Yono, chief mekanik Kawasaki PT. Surapitha Unitrans di kawasan Jemursari, Surabaya.


Contohnya seperti di motor Kawasaki Blitz, standarnya bohlam stop lamp memakai 18/5W-12V, artinya 18 watt buat keperluan lampu rem dan 5 watt saat difungsikan untuk lampu kota. Kesalahan yang terjadi, biasanya dilakukan penggantian bohlam dengan spek 18/6W-12V.

Maka, dalam pemakaian stand by, yang dikonsumsi buat lampu kota akan menguras arus listrik dari aki. Sehingga fitur kelistrikan yang lain ikut mengalami problem, seperti switch double starter susah dioperasikan dan klakson jadi brebet.

Dan hal ini bukan disebabkan oleh kyprox, sebagai pengatur isi ulang arus listrik dari magnet ke aki. “Sebab problem ini sering terjadi pada Blitz yang berumur 5 tahun. Maka, setiap penggantian bola lampu stop lamp, lebih baik ikuti spek bohlam bawaan pabrik. Dan hal ini juga berlaku buat bebek lainnya,” yakin Yono.


Sumbernya...

Kopling Manual : Problem dan Solusinya



Pengguna Koplinh manual bukan hanya dari para pembalap saja. Para pengguna Motor sekarang kebih suka memakai Kopling Manual, terutama para remaja. Mereka cenderung memilih Kopling Manual dikarenakan dapat meningkatkan performa mesin mereka.

Kopling Manual : Problem dan Solusinya
Memasang Kopling Manual itu sangat mudah. Hampir semua bengkel motor bisa memasang Kopling Manual untuk Motor Bebek. Tapi pasti ada saja problemnya.
Apa saja problemnya ?

PORI PADA HASIL PENGELASAN
Kadang hasil las diral masih menimbulkan pori-pori, itu efek umpan diral sekitar kurang panas. Sehingga diral tak bisa saling rapat menyambung. Saat mesin hidup dan terjadi tekanan dari dalam, oli mesin merembes keluar.
Solusinya, proses pengelasan mestinya dilakukan luar dalam. “Khusus nya bagian pinion pengungkit,” urai Samsul Akhmadi pebengkel bubut di Jl. Prapen Panjangjiwo 5, Surabaya.

OLI MESIN NAIK DARI TUAS KOLING
Bukan dari hasil las-lasan saja yang menyebabkan kebocoran oli mesin. Dari celah pinion pengungkit yang diputar lengan kopling, kadang menjadi pemicu keluarnya oli mesin, lantaran salah kontruksi.
Sebab, desain kalter kopling manual yang orsi, sil hanya dijadikan pelindung debu. Sedang oli mesin ditahan oleh bushing dudukan pinion pengungkit yang dirancang presisi.
Solusinya, saat membuat kopling manual, lengkapi dengan bushing pinion pengungkit yang presisi. Berikut dengan sil kedap penahan masuk nya air, debu dan kuat menahan tekanan oli mesin dari dalam.

SETING RUMAH PIN PENEKAN
Ini bagian paling vital. Misalkan rumah pin penekan tak center dengan bearing kopling house, saat tuas kopling dipencet kampas dan plat kopling tak mau bebas. Ini sama halnya dengan mempercepat umur pemakaian kampas kopling, sebab mudah terbakar.
Solusinya, saat memasang dan mengelas rumah pin penekan, pastikan rumah pin penekan menapak siku di dinding calter.

Jenis Busi dan Kelemahannya


Bertugas membantu proses pembakaran, sesuai data timing pengapian yang dihasilkan dari putaran rotor magnet yang disampaikan fulser dan diolah oleh CDI, serta dibangkitkan oleh koil dan diteruskan ke busi. Api dan suhu busi harus dapat mencegah pembakaran dini dan suhu busi juga dituntut tinggi, untuk mencegah timbulnya endapan kerak. Dan untuk melayani kebutuhan mesin dan kenyamanan berkendara, beberapa produsen busi meluncurkan beberapa tipe busi, seiring pesatnya perkembangan teknologi mesin.
Dan bagaimana kita mengenal daya tahan busi, kemampuan percikan bunga api, serta menyetarakan dengan gaya berkendara kita dan kebutuhan ?. Dan jenis busi apa yang cocok dikonsumsi untuk motor kita ?. Untuk itu kenali lebih dulu jenis busi, dari hasil investigasi mekanik dan tuner, berikut ini ;    

Jenis Busi dan Kelemahannya
Busi standar : Bawaan motor setiap diluncurkan dari pabrikan. Bahan ujung elektroda dari nikel dan diameter center electrode rata-rata 2,5 mm. Jarak pemakaian busi standar bisa sampai 20 ribu Km, ketika kondisi pembakaran normal dan tak dipengaruhi oleh faktor lain macam oli mesin dan konsumsi BBM yang berlebihan efek peningkatan spek karbu .

Busi Platinum : Disuka kaum bikers penyuka touring, lantaran kemampuannya. Ujung elektroda terbuat dari nikel dan center electrode dari platinum, sehingga pengaruh panas ke metal platinum lebih kecil. Diameter center electrode 0,6 mm – 0,8 mm dan jangan heran, ketika umur busi umur busi berkisar 30 ribu km.

Busi Iridium : Bisa dikatakan semi kompetisi, ramai diaplikasi tuner buat mesin non standar. Ciri khasnya ujung elektroda terbuat dari nikel dan center electroda dari iridium alloy warna platinum buram. Diameter center electroda 0,6 mm – 0,8 mm mm. Dan umur busi berkisar 50 ribu hingga 70 ribu km. Keuntungannya, berumur lama cocok buat mesin motor besar diatas 150 cc.

Busi Racing : Busi yang didesain dan dipersiapkan dengan bahan yang tahan terhadap kompresi tinggi, serta temperatur mesin yang tinggi pula. Dan dipersiapkan untuk mampu mengimbangi pemakaian full throttle dan deceleration.
Busi racing tidak sama dengan busi Iridium. Diameter center electroda pun relatif kecil meruncing macam jarum. Umur busi juga relatif pendek di 20 ribu – 30 ribu Km, itu ketika mesin dominan bergasing di rpm tinggi diatas rpm 6000 pada temperatur mesin yang tinggi.

Busi Resistor : Ini dia busi yang sering mengecoh konsumen, logo R latin dengan font miring banyak yang mengira artinya racing. Dan sebenarnya R itu artinya resistor. Busi ini dipakai untuk melindungi perangkat elektronik digital, berupa speedometer, indikator pada kendaraan yang memakainya, terhadap pengaruh gelombang radio dan sejenis nya. Maka, busi ber-kode R pada busi mesti diingat, sebagai perlindungan perangkat elektronik digital motor. 

Jenis Busi dan Kelemahannya
GUNAKAN BUSI PANAS ATAU BUSI DINGIN ?
Di pasaran tersedia juga dua macam busi yakni panas dan dingin. Nah, banyak informasi yang simpang siur masalah kegunaan kedua tipe busi ini. ototrend ingin memberikan penjelasan ciri dan kapan menggunakan busi ini.

Daerah tempat tinggal Khusus daerah bersuhu dingin, seperti daerah pegunungan dan dataran tinggi, paling pas memakai busi panas. Sebab, pemakaian busi dingin akan mempercepat penumpukan kerak. Sedang, daerah panas macam tepi laut atau metropolis, lebih baik memakai busi dingin. Untuk mencegah terjadinya pre ignition atau pembakaran dini.

Kapasitas mesin & perbandingan kompresi Perbandingan kompresi tinggi dan kapasitas mesin yang besar, sama-sama menimbulkan panas. Logikanya mudah, makin besar nilai kapasitas mesin, panas yang dikandung juga makin tinggi.
Di sini busi juga menentukan kualitas pembakaran, dengan batasan diatas 150 cc, sebaiknya menggunakan busi tipe dingin. Dan mengingat, motor harian dirancang pabrikan menganut perbandingan kompresi rendah, maka suhu relatif rendah ke panas. Dan faktor kapasitas mesin yang sebaiknya dijadikan pedoman. 

Kesimpulan Maka, pemakaian busi yang sesuai dengan mesin motor bisa, berdasar dari faktor ;
- Campuran bahan bakar dan udara
- Perbandingan kompresi
- Timing pengapian
- Oktan BBM
- Gaya pemakaian standar atau balap
- Suhu daerah sekitar

KENALI PROBLEM MESIN DARI KONDISI BUSINYA

Selain disebabkan kesalahan pemakaian jenis busi, ada problem lain yang biasa terjadi. Apa saja problemnya ?

Kerak berlebihan di ujung busi
- Part pengapian ada yang rusak, diantara CDI, koil dan cop busi
- Terlalu lama mengendarai motor di RPM rendah
- Kode busi terlalu dingin
- Bahan bakar dan udara campurannya terlalu gemuk

Panas berlebihan
- Kode busi terlalu panas
- Setingan udara /bahan-bakar terlalu kering
- Penumpukan kerak di ruang bakar mulai banyak
- Terlalu sering full throtle

EFEK GAP BUSI RAPAT ATAU RENGGANG

Sering dialami oleh semua pengendara, kadang celah center elektroda busi mengalami perubahan, cenderung merapat atau kadang merenggang. Sesuai dengan tradisi, celah center elektroda busi kadang dibenahi sendiri oleh pengendara. Apa pengaruh nya terhadap mesin ketika terlalu renggang dan rapat ?

Gap rapat Pengapian akan melemah atau kecil dan tak sesuai dengan pembakaran, itu sisi negatifnya. Tapi keuntungannya, busi selalu  memercikan api di setiap peningkatan rpm mesin dengan kurva yang rapat.

Gap renggang Kelemahannya, pengapian pada rpm dan kecepatan tinggi akan kacau, tapi pengapian kuat dan pembakaran lebih sempurna itu terjadi pada rpm rendah dan menengah

MUDAH BACA KODE BUSI

W24ES-U (Denso)
W    : Diameter ulir busi (W-14 mm)
24    : Tingkat panas busi, kalau nilainya semakin besar berarti bertipe lebih dingin
E    : Panjang ulir 19 mm
S    : Tipe penggunaan busi S-standar
U    : Konfigurasi gap busi

CPR 7HSP-9 (NGK)
C     : Diameter ulir busi (B : 14 mm, C : 1 0mm, D : 12mm)
P     : Type rancangan busi (hanya pabrikan yg tahu kode ini)
R     : Busi dengan resistor di dalamnya (untuk mesin dengan teknology digital menggunakan busi type ini untuk menghindari terjadinya frekuensi yg dapat mengganggu pembacaan sensor digital)
“7″  : Tingkat panas busi. Kalau tambah kecil angkanya 6, 5, 4 disebut busi panas dan sebaliknya tambah besar 8, 9 diklaim sebagai busi dingin
H    : Panjang ulir busi, ada tiga jenis kode huruf yang dipakai. Kalau H = 12,7 mm , E = 19 mm dan L = 11,2 mm
S     : Type elektroda tengah. Kode lain, ada IX artinya bahan iridium dan G menunjukkan tipe busi racing. Kalau P platinum dan S standar.
“9″  : Celah inti elektroda busi, angka 9 artinya celah busi 0,9mm dan kalau 10 celah busi 1 mm

KODE ELEKTRODA BUSI

C    : Copper Core Center Elektroda
D    : 2 ground Electroda
P    : Platinum Elektroda
R    : Burn off Resistor
S    : Silver electroda
T    : 3 Ground Elektroda
V    : Wide Gap 1,3 mm
W    : Wide Gap 0,9 mm
X    : Wide Gap 1,1 mm
Y    : Wide Gap 1,5 mm
Z    : Wide Gap 2,0 mm

MENGENAL BAGIAN BUSI

Terminal Bagian atas busi yang dihubungkan dengan sistem pengapian

Insulator (pembungkus center elektroda)
Bagian utama dari insulator terbuat dari porselen atau keramik, untuk memberikan dudukan mekanis terhadap center elektroda, agar listrik tegangan tinggi dapat terinsulasi. Panas keramik juga membantu membakar deposit kerak.

Ribs (keramik atas yang membungkus terminal yang berhubungan dengan cop busi )
Dengan memperpanjang permukaan antara terminal tegangann tinggi dan metal case dengan ground dari busi, maka bentuk fisik dari rib memberikan fungsi untuk meningkatkan insulasi listrik dan mencegah kebocoran energi listrik sepanjang permukaan insulator dari teminal metal case.

Insulator tip Bagian ujung insulator yang masuk ke dalam ruang bakar mesin, dituntut mampu menahan temperatur tinggi dan menjaga insulasi elektrik. Untuk mencegah elektroda kepanasan, maka bagian ini harus memiliki konduktifitas panas yang baik.

SealsMencegah kebocoran dari ruang bakar mesin

Metal case Mengikat panas dari insulator dan menyalurkan ke silinder cop, juga berfungsi sebagai ground bagi spark melalui center elektroda ke side elektroda.

Center elektroda Terhubung ke terminal melalui kabel initernal dan tahanan keramik untuk mengurangi emisi gangguan radio yang dihasilkan dari pengapian. Ujung nya dapat terbuat dari kombinasi copper, nickel-iron chromium atau metal bernilai tinggi. Dan side elektroda atau ground elektroda terbuat dari nickel steel dan dipatrikann di sisi meral case.


Friday, February 17, 2012

Tangki Dream dan Tangki CB 175 Jadi Trend

Bagi para pecinta Honda CB, pasti tidak asing lagi bila mendengar CB Modifikasi monster. Biasanya Honda CB monster mempunyai ciri khas tersendiri, diantaranya CB monster memiliki seilinder set berkapasitas besar, memakai kaki-kaki semi bobber, dan memakai sok depan bekas motor besar. Tapi tak kalah penting adalah Tangki. Umumnya para pecinta CB monster memakai Tangki Dream dan Tangki CB 175, merekapun rela memburunya hingga ke seluruh pelosok nusantara. Tak heran bila tangki tersebut sekarang Jadi Trend Modifikasi CB.

Tangki Dream dan Tangki CB 175 Jadi Trend
Dikarenakan harga original tangki tersebut terlalu mahal dan langka, para pecinta CB Modifikasi membuat sendiri tangki tersebut/custom. Harga originalnya berkisar antara 1,5-5 juta rupiah, sedangkan harga duplikatnya hanya seharga 500-850 ribu rupiah. Tangki custom diproduksi para pengrajin di daerah jombang, mojosari dan nganjuk. :)

Thursday, February 16, 2012

Tips Merawat Rantai Kamprat

Saat berkendara biasanya kita mendengar suara berisik dari Mesin Motor kita, yang membuat kita tidak nyaman dalam mengendarai motor. Meskipun kita memkai automatic tensionar terkadang kita masih mendengar suara berisik itu. Tak lain dan tak bukan (hehehe) suara itu muncul dari Mesin Motor kita, tepatnya dikarenakan Kamprat mesin kendor. Lanjut, kenapa kamprat mesin kita kendor? jawabannya itu dikarenakan pin bushing yang aus.
Eiiiitzz jangan keburu mengganti Kamprat mesin motor anda gan, saya punya solusinya!!!

Caranya mudah, pertama bongkar tensioner dari dudukannya. Kemudian ujung push rod tensioner tambahkan dengan mur baja (kunci 12) dan satukan dengan las listrik. Cara ini dilakukan untuk memperpanjang tonjokan puh rod ke karet tensioner.

Dengan itu mungkin umur Rantai Kamprat anda akan semakin lama. :D

Tips Airbrush Body Motor Trail

Akhir-akhir ini Modifikasi Motor Trail dan Supermoto kian diminati di indonesia. Tapi biasanya warna  Motor Trail keluaran pabrik tak sesuai dengan keinginan kita karena pasti Motor Trail tersebut membawa warna dan accesoris yang identik dengan pabrikannya. Agar lebih stylist, modis dan trendy, pastinya kita harus Airbrush lagi, tapi saya sarankan lebih baik memakai tema abstrak saja.

Tapi hati-hati ya gan, ada trik khusus dalam mengecat Body Motor Trail yang sangat lentur. Berikut ini triknya gan, saya share dengan anda-anda penggila Modifikasi!!!

Cara Mengecat Body Motor Trail
Pertama, lapisilah permukaan bodi dengan Paciglos PP Primer. Sebagai dasaran cat untuk memperkuat kualitas cat, mengikuti lentur nya bodi special engine. Proses ini, bisa diulang 2 kali dan pemakaian bahannya lebih baik jangan sampai dioplos thiner. Agar hasil maksimal, untuk proses pengeringan lakukan 4 jam dan hindarkan dari terik matahari. Agar, lapisan Paciglos PP Primer nya kering luar dalam.

Dan sebelum proses pewarnaan dan pembuatan grafis berlangsung, lapis lebih dulu dengan poxy putih dan cat dasar putih. Masing-masing berikan jedah pengeringan 1 jam. Pemakaian dua warna dasar ini, dimaksudkan untuk mempercepat proses ketemu nya warna yang dimaksud.
Barulah kita semprot stabilo nya, umumnya dalam dua kali semprot kita sudah bisa menemukan hasil yang maksimal jangan lupa keringkan 1 jam, setelah itu baru kita lakukan penambahan grafis. Untuk komposisi cat dan thiner A-Special cukup pakai perbandingan 1 : 2. Termasuk proses finishing dalam pemakaian campuran pernis.

 BAHAN CAT - Thiner A Special
- Blinken Fluorescent yellow
- Paciglos PP Primer
- Epoxy putih
- Blinken putih
- Blinken clear

Monday, February 13, 2012

Yamaha Mio '02 : Cewek Tak Kalah Memodifikasi

Sejak lama aku mempunyai usaha tanaman hias. Namun waktu itu belum terbersit pingin ngebangun sebiji motor modif. Setelah usaha tanaman hias akhir-akhir ini cukup menjanjikan maka kucoba beberapa tahap. Awalnya kutebus sebiji motor matik yang khas besutan kaum hawa. Namun meliat gaya modif anak-anak dikotaku yang gaya skutiknya model fungky maka corak modif lama kurombak abis.
 
Yamaha Mio '02 : Cewek Tak Kalah Memodifikasi
Biar indah sekujur baju Mioku kucat blue magic karya brusher Yoyok. Selesai mengubah warna sok belakang kuganti model mono. Namun desainnya kurasa kurang kuat maka kutopang besi yang kudesain mirip roll bar khas boil drag. Wuih…buat harian tak masalah sebab kuyakin ini konstruksi yang presisi. 

Usaha modifku tak berhenti sampai disini. Lampu depan orsinya kuganti model Nouvo Z sehingga bagian kedok kemudi kumodel buta. Piringan cakram depan makin pakem setelah kubeli produk Strom berikut selang remnya TDR. Terliat gambot ban depan belakang kupake Swallow profil lebar agar desain matik yang khas buat kaum hawa berubah agak macho dikit. Selesai modif maka kuperkenalkan varian modif karya kaum hawa. Cewek sekarang urusan modif motor tak mau ketinggalan lhoo…..

Ririn Ba’diatus Soleha

Honda Grand '96 : Posh Factory

Dimas Rahardiyanto kini ikutan penasaran dengan modifikasi ala pemula. "Dulunya sich aku cuman seneng ngeliat motor temen-temen yang dimodif ala Pemula, tapi lama kelamaan koq aku jadi pengen juga," kekeh cowok yang lebih akrab disapa Emon ini. Tak hanya masih demen dengan model, faktanya doi juga masih demen dengan asesoris keluaran lama dari Posh Factory seperti swingarm dan bottom sokbeker depan Honda Grand '96 : Posh Factory.

Honda Grand '96 : Posh Factory
Saking fanatiknya doi dengan produk dari Posh Factory ini doi pun masih pamerkan kelir biru khas ala posh ini pada kaki-kaki Honda Grand '96 : Posh Factory. "Sayang untuk sokbeker belakangnya aku dah ga bisa carinya, sebagai solusi aku pakai produk Yosekimoto yang masih ada kelir biru ala Posh," tutur doi. Sepasang pelek Venom 17" dibalut dengan Swallow 60/80-17 menjadi gawang dari sektor pengaspal. Selanjutnya cakram depan variasi Ninja dan cakram belakang Brembo makin meriahkan sektor kaki-kaki.

Di bagian pernak-pernik aseso doi mainkan dengan steering dump Laytona, oil cooler Posh, serta air filter Koso yang di-install pada sektor centerbone. Di bagian speedometer doi isi dengan dua gaugemeter variasi. Laburan cat silverstone gelap dari Suzuka yang lantas di clear dengan Blinken menjadi lokasi tepat sebagai background dari permainan cutting sticker hasil garapan XS Cutting Art Karangpandan, Karanganyar Solo.

SPEK MODIF: Honda Grand '96 : Posh Factory
SOKBEKER DPN: Posh, SOKBEKER BLK: Yosekimoto, SWINGARM: Sprint, CAKRAM DPN: Ninja, CAKRAM BLK: Brembo, PELEK DPN/BLK: Venom 17", BAN DPN/BLK: Swallow 60/80-17, OIL COOLER: Posh, STEERING DUMP: Laytona, CAT: Suzuka, CLEAR: Blinken, CUTTING STICKER: XS Cutting Art. Karangapandan, Karanganyar  (0852 2908 2779), MODIFIKATOR: Emon Modified Karanganyar (0856 4219 9767)

Sunday, February 12, 2012

Honda Vario '07 : Penghilang Bosan

Aswin yang bekerja sebagai seorang Apron Movement Control di Bandara Juanda Surabaya memilih memodifikasi tunggangannya sebagai Penghilang Bosan pekerjaannya. Low Rider masih dijadikan konsep modifnya, “Mumpung bertugas di Surabaya, rugi kalo nggak sekalian modif coz aksesoris banyak tersedia disini,” ungkap pria asal Makasar ini. Honda Vario pengantarnya ke tempat kerja di ubahlah menjadi Honda Vario '07 : Penghilang Bosan.

Honda Vario '07 : Penghilang Bosan
Dia memulai modifikasi dari kaki-kaki Honda Vario '07 : Penghilang Bosan. Aplikasi pelek depan belakang milik mobil Suzuki Jimny dengan tromol yang didesainnya sendiri di tukang bubut dari bahan tromol orsi bawaan pabrik.

“Aku lebih suka dengan ideku sendiri seperti segitiga lebar depan, undur-undur bahkan setir dan braketnya pun murni dari desainku sendiri bahkan spatbor belakangnya kubikin sendiri dari bahan fiber,” tambah penghuni kos di Jl. Manyar 46 Sedati Agung Sidoarjo.

Area bodi juga mendapat sentuhan kreatif pada lampu depan yang tampak unik ber headlamp bulat milik foglamp mobil serta finishing bodi dipilih putih mutiara agar masih tampak kesan kalem pada besutan sangarnya ini.

SPEK MODIF: Honda Vario '07 : Penghilang Bosan
PELEK DEPAN BELAKANG: Suzuki Jimny, BAN: FDR 120/70/14 & SWALLOW 160/60/17, SCHOK BELAKANG: Yamaha FIZR, SPION: Stage, HANDLE REM: Brembo, TACHO: Type R, FILTER KARBU: Koso, KNALPOT: Honda Revo, JOK: by Cak Mad, PAINTER: Bhagonk Airbrush Sidoarjo, TOTAL MODIF: 5 juta

Wednesday, February 1, 2012

Honda Vario '07 : Pempek Red n Yellow

Tampil berani, jadi pilihan Chandra mermak Honda Vario '07 : Pempek Red n Yellow ini. Gimana nggak warna kuning dan merah dijadikan pegangan. Namun dari tampilan berani ini hasilnya memang bikin keren tunggangan.
“Aku pakai paduan warna blink dan dof agar hasilnya klop,” ujarnya sambil menggandeng Tito dari bengkel TJM di kawasan jl. Sapta Marga no 6 Palembang.
Honda Vario '07 : Pempek Red n Yellow

Kelir kuning dipasang di atas bodi plastik bertop coat cat Danagloss  agar hasilnya bisa awet bertahun-tahun. Penghiasnya dipakai stiker cutting brand merk dan huruf kanji agar Honda Vario '07 : Pempek Red n Yellow terkesan ramai dan nggak monoton.

Sisi roda Honda Vario '07 : Pempek Red n Yellow dipakai pelek berlingkar 17 inch dengan ukuran lebar 185, makin keren ban tipe slick jadi penghias pelek yang nampak bak hellaflush. Terakhir finishing warna dikombinasi dengan kelir merah bright di cover CVT, ujung knalpot, tromol, footrest, hingga tabung sokbreker. Hasilnya warna makin tampak berani tapi ciamik diliatin. Dua jempol deh buat u !. 

SPEK MODIF : Honda Vario '07 : Pempek Red n Yellow
SOK DPN: WP USD, CAKRAM: Ninja, KALIPER: Brembo, PELEK: Venom 185x17, BAN: Swallow Drag Blaster 50/90x17&60/90x17, KNALPOT: Norifumi, SPION: Ninja, CAT: Danagloss, AIRBRUSHER: TJM Jl. Sapta Marga no 06 Rt40 Palembang 07115832844/08980859509

HARGA ASESO : Honda Vario '07 : Pempek Red n Yellow
SOK WP USD: Rp 300 ribu
CAKRAM NINJA: Rp 500 ribu
KALIPER BREMBO: Rp 200 ribu
PELEK VENOM: Rp 300-500 ribu
KNALPOT NORIFUMI: Rp 300-750 ribu