Showing posts with label Yamaha V-ixion. Show all posts
Showing posts with label Yamaha V-ixion. Show all posts

Wednesday, February 1, 2012

Yamaha V-Ixion '09 : Gelap Gemerlap

Black Titan, mungkin nama itu yang paling pas disandang Yamaha V-Ixion '09 : Gelap Gemerlap milik Yudi. Konsep modif yang dianut pun tergolong simpel tapi cakep. Langkah awal, pengusaha mobil rental bernama Imperial di Jl. Bendul Merisi 25, Surabaya itu memodif sektor bodi dengan konsep bolt on.

Yamaha V-Ixion '09 : Gelap Gemerlap
Hasil penambahan wide shroud yang menyambung dijadikan cover mesin produk variasi. Kelar merubah tampilan sektor kolong bodi mesin, giliran bagian head lamp ikut dijahili. Head lamp Yamaha V-Ixion '09 : Gelap Gemerlap orsi digantikan V-Ixion 2010 yang lebih futuristis.
Detail pemasangannya simpel, sebab tinggal menyambungnya dengan plat strip 2,5 mm dan dikaitkan pada segitiga atas. Untuk dudukan bagian bawahnya memakai bekas bracket head lamp lama. Dan diteruskan penggantian stang kemudi Ninja 150.   

Bagian tapak kaki diseting bergaya elegan, untuk mengejar profil ban lebih ke kotak. Didaulat dari Ride It 275-17 dan 350-17 dikombinasi Swallow 100/70-17 dan 120/100-17. Alhasil, spatbor depan jadi ngikut melebar hasil pemakaian spatbor Moge 3. Sedang spatbor belakangnya dibentuk dengan gerinda, untuk mendapat kesan ramping. 

Fnishingnya, seluruh bodi dicelup krom diorder kelir silver gelap. Menurut Yudi warna krom jenis ini mampu merubah tongkrongan motor jadi ramping. “Khusus bagian delta box serta sok depan dan lengan ayun, saya rubah aksen hitam untuk mendampingi warna krom nya,” tunjuk Yudi yang menambahkan cakram belakang PSM dan caliper mini KTC.

Lindungi Panas Dengan Silikon
Selain rajin mencuci memakai alat bantu sunlight untuk menghilangkan noda putih pada permukaan krom, pemakaian silikon juga penting.

Tapi disini silikon tak dimanfaatkan untuk mengkilapkan permukaan krom. “Tapi lebih untuk mempertahankan suhu permukaan krom tetap stabil saat siang hari,” tips Yudi.

Spek modif Yamaha V-Ixion '09 : Gelap Gemerlap
Head lamp            : V-Ixion 2010
Stang kemudi       : Ninja 150 variasi
Cakram belakang : PSM
Caliper                 : Mini KTC
Master                 : Nissin
Velg                    : Ride It 275-17 & 300-17
Ban                     : Swallow 100/70-17 & 12/100-17
Spion                  : Koso

Monday, January 30, 2012

Yamaha V-Ixion '09 : Deep Wrath Fighter

Full Taste... Dua kata itulah yang bisa diucap saat pelototi sosok Yamaha V-Ixion '09 : Deep Wrath Fighter bergaya fighter hasil garapan Scumb Rotted Blood Solo ini. Tak perlu pernik limbah moge yang identik dengan cost yang mahal, Djarot sang punggawa dari rumah modif yang berlokasi di Trowangsan RT07/I, Malangjiwan, Colomadu, Karanganyar, Solo ini pun kreasikan berbagai perangkat handmade agar hasil akhir dari kuda besi milik Agus Widodo ini makin mantap ditunggangi.
Yamaha V-Ixion '09 : Deep Wrath Fighter

KAKI-KAKI Yamaha V-Ixion '09 : Deep Wrath Fighter
Salah satu solusi tepat untuk me-make over kaki depan Yamaha V-Ixion '09 : Deep Wrath Fighter biar terlihat gambot cukup dengan menebus selonjor sokbeker depan Yamaha Byson. Menuju ke dua sektor T atas dan bawah, modifikator berambut gondrong ini pun aplikasi plat besi custom agar selaras dengan karakter gahar sosok fighter.

Paling ekstrim di kaki belakang Yamaha V-Ixion '09 : Deep Wrath Fighter dimana doi cukup bermodalkan pipa tubular seamless berdiameter 3/4" yang dirangkai sedemikian rupa guna menjadi swingarm. "Selain estetika aku juga hitung kekuatan dan kenyamannya", bilang Djarot. "Yang jelas untuk kuda besi gede kayak gini untuk jarak sumbu roda juga aku atur menjadi 180 cm, kira-kira lebih panjang 20 cm dari orsi pabrikan," imbuhnya.

BODY WORK Yamaha V-Ixion '09 : Deep Wrath Fighter
Masuk ke sektor body work Yamaha V-Ixion '09 : Deep Wrath Fighter, permainan handmade dengan bahan plat galvanis 0,7 mm dimulai dari sektor tangki yang sengaja dibikin penuh dengan kontur lekukan. Gaya 'wide body' pada tangki ini lantas diharmonisasikan dengan delta box original yang juga ikutan diperlebar.

Meski Yamaha V-Ixion '09 : Deep Wrath Fighter adopsi gaya fighter, sektor buritan masih dibikin double seater. "Yang punya masih demen dengan gaya fighter klasik dengan boncenger," kekeh Djarot. Spatbor custom di belakang ini juga mengacu pada referensi moge Eropa yang kebanyakan posisinya cenderung 'extended' ke belakang.

Demikian juga pada spatbor depan Yamaha V-Ixion '09 : Deep Wrath Fighter karakter lekukan tribal kuat kentara di sektor ini. Aksen 3D dengan 'jeglokan' diatasnya membawa aura seni tersendiri. Seperti juga pada headlamp berkarakter robot ala transformer yang di kedua matanya dijejali dengan dua biji foglamp mobil.

ASESORIS Yamaha V-Ixion '09 : Deep Wrath Fighter
Tak terlalu ribet dalam mengusung asesoris. Bergaya minim Yamaha V-Ixion '09 : Deep Wrath Fighter semi outlaw menjadi dasar pernik asesorisnya. Istilah outlaw disini dapat dilihat pada detail baut L yang tertanam pada T stang atas dan bawah yang sengaja dibikin nongol alias diluar pakemnya. Tak hanya disitu, riser stang handmade juga tak lumrahnya dipasang dengan menghadap ke depan. Namun demikian unsur safety riding tetap utama dimana memasang sepasang spion Rizoma yang ditempel pada dua ujung stang.

SPEK MODIF: Yamaha V-Ixion '09 : Deep Wrath Fighter
SOKBEKER DPN: Yamaha Byson, CAKRAM DPN: Nissin, CAKRAM BLK: Yamaha RX King, SWINGARM: Handmade Pipa 3/4", PELEK DPN/BLK: Power 3.00-17 / 4.50-17, BAN DPN: Swallow 120/70-17, BAN BLK: Battlax 160/60-17, BODY WORK: Handmade Galvanis 0,7 mm, STANG: Handmade Pipa 3/4", SPION: Rizoma, HANDLE REM: Ymax, CAT/CLEAR: Blinken, MODIFIKATOR: Scumb Rotted Blood. Trowangsan RT07/I, Malangjiwan, Colomadu, Karanganyar, Solo (0838 6640 8328 / 0271-207 9208)

Friday, January 27, 2012

Yamaha V-Ixion '10 : Wabah Fairing FZ-1

Loyalitas Edward terhadap perusahaan serta hobinya dengan Moto GP dipadukan lewat modif Yamaha V-Ixion '10 : Wabah Fairing FZ-1 yang dirombak bergaya Yamaha FZ1 ‘2011. Konsepnya, serba tajam, padat dan kompak, jadi imbang dengan basis Yamaha V-Ixion '10 : Wabah Fairing FZ-1.
Proses modifnya diserahkan pada Rayya Perkasa Motor di Jl. Kalibutuh 131, Surabaya. Saat pembentukan fairing, kondom tangki hingga bodi buritan Yamaha V-Ixion '10 : Wabah Fairing FZ-1 semuanya penuh perhitungan.
Yamaha V-Ixion '10 : Wabah Fairing FZ-1

Kali ini tulang fibernya, sebagian titik penopang bodi memakai kawat kasa. Untuk head lamp, Ayung begawan RPM mengaplikasi head lamp motor sport asal Taiwan, untuk menyambung bidang fairing Yamaha V-Ixion '10 : Wabah Fairing FZ-1 yang bersudut lancip.

Sedang tinggi kondom tangki diserasikan model stang kemudi KTC adjustable, serta diperhitungkan dengan postur Edward. Dalam pemakaian warna, Asisten Marketing Director Win Mild ini berkonsep Win Mild dengan kelir dominasi putih dan merah maroon serta juluran asap, sebagai ciri khasnya.

Ditunjang dengan pemakaian asesoris seperti foot step bergaya underbone Scot. Untuk konsep buritannya simpel, tipis dan mengusung konsep tridi. Alhasil dalam pemakaian stop lamp Yamaha V-Ixion '10 : Wabah Fairing FZ-1 mesti ngalah pakai Imprezza.

Sektor kaki-kaki Yamaha V-Ixion '10 : Wabah Fairing FZ-1 dikawal sok depan produk Scot berdimensi 71 cm, komplit dengan segitiga atas bawah. Dan lengan ayun handmade dari plat 1,2 mm menganut konsep banana. Mengapit pelek Sprint 250-17 dan 300-17 serta dililit Primax 90/100-17 dan 110/70-17.

Modifikasi Yamaha V-Ixion '10 : Wabah Fairing FZ-1 Dilanjutkan pemakaian knalpot Scot model KTM, dengan silencer model prisma. Cakram depan disuport produk TDH dan belakang Scot, masing-masing disodok caliper Bremboo serta slang rem Scot.

SPEK MODIF Yamaha V-Ixion '10 : Wabah Fairing FZ-1
Head lamp : Motor sport Taiwan;  Stop lamp : Imprezza; Sok depan : Scot; Lengan ayun : Hand made plat 1,2 mm ; Velg : Sprint 250-17 & 300-17’; Ban : Primax 90/100-17 & 110/70-17 ; Cakram depan: TDH; Cakram belakang : Scot; Caliper : Bremboo; Slang rem : Scot; Stang kemudi : KTC Adjustable; Knalpot : Scot KTM; Bodi : Handmade; Modifikator: Rayya Perkasa Motor, Jl. Kalibutuh 131, Surabaya.

Yamaha V-Ixion '09 : Bartender Style

Wah gawat, pemiliknya suka mabuk ! tuh tengok logo yang terpampang pada sekujur bodi, semua merk minuman keras berkelas. Eit sory, salah sangka ! pemiliknya Mansur kuliah di UK Petra, manajemen perhotelan. Wah baru nyambung, calon bartender ya om ? Bartender demen modif Yamaha V-Ixion '09 : Bartender Style, ya Mansur.
Konsep modif Yamaha V-Ixion '09 : Bartender Style paling getol dengan roh Moto-Gp atau superbike. “Pokoknya yang berfairing saya suka, ”begitu kata lajang yang tinggal di Taman Bintoro IV, Surabaya.
Yamaha V-Ixion '09 : Bartender Style

Proses modifnya Yamaha V-Ixion '09 : Bartender Style, Mansur mesti bikin repot rumah modif Aneka Jaya Motor di Rungkut Kidul Industri 10, Surabaya. Desain fairing dipilih oleh Mansur, paling ramping dengan berbekal pedoman lebar tangki dan radiator. 

Head lamp nya mengalami rombakan, paling pas menurut Mansur head lamp Mio Soul. Sebab dengan begitu fairing depan Yamaha V-Ixion '09 : Bartender Style tak diributi pemasangan sein model konvensional. Boleh juga ide nya ! 

Sambungan desain tangki dan buritan Yamaha V-Ixion '09 : Bartender Style mengaplikasi bodi orsi yang dirubah tampilan warnanya. Dan buritan mengalami rombakan wide body 3 cm, juga dimanfaatkan sebagai lubang kisi ala moge.

“Makin lebar nya buritan, untuk mengiris bodi bawah agar terlihat tipis dan aerodinamis jadi mudah, ”terang Ronald sang modifikator yang menambahkan spatbor kolong dan knalpot model mega phone.  

Menunjang tongkrongan sporty, lengan ayun diaplikasi model banana spesial buat Yamaha V-Ixion '09 : Bartender Style. Mengapit velg tapak lebar produk V-Rossi 250-17 dan 300-17, dililit Rossi 110/80-17 dan 130/70-17. Untuk mempermudah penggantian gir belakang, panel gir tetap dipaksakan memakai milik V-Ixion.

Lewat membubut ulang diameter luar panel gir Yamaha V-Ixion '09 : Bartender Style, sesuai diameter dalam dudukan pada velg. Untuk mengimbangi tongkrongan fairing, cakram depan digantikan PSM 32 cm dan cakram belakang Ride It 28 cm, berpasangan caliper PSM 4 piston. | pid

SPEK MODIF Yamaha V-Ixion '09 : Bartender Style
Head lamp : Mio Soul,  Stop lamp : Halogen, Lengan ayun : Banana, Velg : V-Rossi 250-17 & 350-17, Ban : Rossi 110/80-17 & 130/70-17, Stang kemudi : RG-R 150, Rumah modif : Aneka Jaya Motor, Jl. Rungkut Kidul Industri 10, Surabaya

Yamaha Vixion '10 : Jalan Beken Pemula

Yamaha Vixion '10 : Jalan Beken Pemula
Tak hanya bebek dan matic saja yang merangsek konsep modif pemula, Febri bocah asal otomania B'CAC Karanganyar, Jateng pun adopsi trend konsep modif ini pada Yamaha Vixion '10 : Jalan Beken Pemula miliknya. "Konsep pemula cukup simple modifnya tapi sudah bisa untuk bikin tenar karena motor masih sangat nyaman buat harian," cetus cowok bersapaan Bebek ini.

Jika dipelototi pada Yamaha Vixion '10 : Jalan Beken Pemula keluaran tahun 2010 ini tampaknya doi tak perlu banyak tingkah dalam modifnya. Sokbeker depan Yamaha Vixion '10 : Jalan Beken Pemula standar pabrikan tak dirasa bermasalah karena doi tutup dengan performa cakram dan kaliper rem PSM di sektor ini. "Kalipernya aku pilih yang gede juga biar nggak timpang dengan wujud motor sport," dalih doi. Demikian halnya pada kaki belakang doi juga tak banyak modifikasi, trik di sektor buritan cukup dengan aplikasi knalpot TSR.

Merambah pada sektor pengaspal Yamaha Vixion '10 : Jalan Beken Pemula, ban comet 60/80-17 di depan dan 60/90-17 di belakang langsung dicaplok oleh pelek Champ 17' dengan tapak 2.15. Proyek pengecatan ditempuh dengan kelir orange Danagloss yang disempurnakan dengan clear Lesonal. Pemanis cutting sticker ala pemula doi tinggal sambangi XS Cutting Art guna di grafity oleh sticker warna hitam dan silver serta sedikit sticker krom.
SPEK MODIF Yamaha Vixion '10 : Jalan Beken Pemula
CAKRAM DPN/KALIPER DPN: PSM, PELEK DPN/BLK: Champ 17", BAN DPN/BLK: Comet 60/80-17 / 60/90-17, KNALPOT: TSR, AIR FILTER: Koso, GAS SPONTAN: Yoshimura, SPION: Twenty, CAT: Danagloss, CLEAR: Lesonal, CUTTING STICKER: XS Cutting Art, Karangpandan, Karanganyar, (0852 2908 2779)

Saturday, January 21, 2012

Yamaha V-Ixion '09 : R6 Lokal

Sutoyo punya selera tinggi. Yamaha V-Ixion '09 : R6 Lokal berbasic sport turing pengin dicustom jadi Yamaha YZF-R6. Padahal motor ini pasnya dibikin mirip jadi Yamaha R15 yang full fairing. Sebab basic R15 asal India itu sama dengan V-ixion, mengusung mesin 150 cc.
Yamaha V-Ixion '09 : R6 Lokal

Toyo yang bukan pemilik pabrik laher Koyo pun menyerahkan tunggangan ke Jani Balper. Dia modfikator Jani Balper Body Work (JBBW) di Jogjakarta. Kebetulan Jani paling sering garap motor-motor beraliran sport atau naked bike.

“Pemilik mau seperti Yamaha YZF R-6. Kebetulan saya sudah punya mal motor tersebut. Membuat pengerjaan Yamaha V-Ixion '09 : R6 Lokal jadi lebih singkat. Hanya butuh waktu dua bulanan sudah beres,” buka builder di Jl. Watu, Sedayu Bantul, Yogyakarta ini.

Untuk permulaan, sok depan Yamaha V-Ixion '09 : R6 Lokal lebih dulu dimodif jadi model upside down. “Prosesnya, sok depan asli dikasih kondom agar terlihat lebih besar juga kokoh,” jelas Toyo.

Makin kental peredam kejut depan Yamaha V-Ixion '09 : R6 Lokal custom diikat ke segitiga produk aftermarket merek Ride It. Begitu juga dengan batang kemudi yang posisi awalnya tinggi sudah diganti setang jepit variasi. Juga menggunakan produk Ride It.
Yamaha V-Ixion '09 : R6 Lokal

“Kalau bodi dan fairing Yamaha V-Ixion '09 : R6 Lokal dibikin persis Yamaha YZF-R6. Menggunakan bahan fiberglass yang dibikinnya enggak asal-asalan. Sebab setiap sudut disesuaikan konsep aslinya. Bahkan hingga sampai buritan sesuai aslinya yang nunggging,” lanjut Jani. Lalu fairing tadi dipasang lampu depan Honda Vario yang posisinya diatur ulang.Tangki asli dicustom mengikuti desain fairing. Bahkan lekukan tangki sejajar dengan cover samping kanan-kiri dari fiberglass. Bahkan lampu belakang yang sudah diubah pun mengikuti tampilan buritin yang sudutnya meruncing.

“Untuk sok belakang, diakui masih menggunakan milik aslinya. Namun arm diganti,” tutup Jani.

Knalpot Disesuaikan Yamaha V-Ixion '09 : R6 Lokal
Jani sebenarnya bukan tidak percaya knalpot yang dijual di pasaran. Apalagi produk variasi banyak macam juga bagus-bagus. Cuma desainnya tidak ada yang klop dengan ubahan seperti YZF-R6.

“Mending bikin sendiri. Sebab kalau knalpotnya beli rasanya kurang sreg secara tampilan,” jelas Jani yang berancana akan pindah bengkel ke tengah kota Jogja itu.
Made in dewek juga bisa mengatur suara yang dihasilkan. Dibuat enggak brisik tapi ngebas lembut dan bertenaga.

 

DATA MODIFIKASI : Yamaha V-Ixion '09 : R6 Lokal
Pelek: Power
Ban depan: Swallow 100/70-17
Ban belakang: IRC 120/70-17
Cakram: PSM
Spidometer: Digital Takegawa
JBBW: 0819-041-09901