![]() |
| KLX Ninja '01 : Trail Konsep Enduro |
Showing posts with label Modifikasi Custom. Show all posts
Showing posts with label Modifikasi Custom. Show all posts
Saturday, March 24, 2012
KLX Ninja '01 : Trail Konsep Enduro
Thursday, March 15, 2012
Honda Tiger '08 : Pindah Aliran
Jangan sangka gaya Honda Tiger yang turing abis gak bisa segagah special engine. Teliti tongkrongan Samsul Arifin yang ngendon di Aspol Bina Brata Banjarmasin ini, sosok Tiger berubah total makin macho. “Aku percayakan CS Motor buat mengupgradenya,”ujarnya.
Modal awal mesin Tiger dengan tangki saja, selebihnya mengkanibal dan custom dari part lain. “Rangkanya aku bikin sendiri,” ulas penyuka warna hitam ini. Sasis baru ini dicontek gaya trail SE dengan bahan pipa besi 1/4 dan 1 dim.
![]() |
| Honda Tiger '08 : Pindah Aliran |
Perbedaan ukuran pipa besi ini untuk membedakan kekuatan dan berat bobot yang diterima. Seperti pada batang penopang jok dan pengikat mesin dipakai ukuran yang lebih besar. Sedang braket dan subframe lebih ringan sehingga dipakai ukuran diameter yang lebih kecil. Engine mounting dan dudukan baru dibuat lagi agar klop dengan mesin Tigi. Lalu tangki Tiger dibentuk ulang, bagian belakangnya sedikit dipangkas caranya dengan mencoak belakang tangki, selanjutnya dilas dan ditambal ulang dengan plat besi agar menyambung dengan jok belakang berikut cover bodi trail.
Tuesday, February 28, 2012
Modifikasi Mio '10 : Lady Dragster
Niluh Putu Ayu Pratiwie tak mau ketinggalan mengikuti Drag Race. Cewek dari Denpasar ini memilih Modifikasi Mio rakitan tahun 2010-nya menjadi Dragster Inovatif. Dunia Drag Race yang sangat ketat persaingannya tak membuat gentar wanita ini untuk menjadi Lady Dragster. Karena terlalu sayang dengan motornya, wanita berzodiak taurus ini memberi nama tunggangannya "Putri Cening Ayu" yang berarti putri cantik dalam bahasa Bali.
![]() |
| Modifikasi Mio '10 : Lady Dragster |
Desain body si Cening Ayu mengandopsi aliran Racing Style, tetapi rata-rata masih mempertahankan body work bawaan. Modifikasi Mio ini pun tetap mengadopsi genre pabrikannya, terlihat pada kedok stang milik Xeon, anjungan depan milik Jupiter MX dan anjungan belakang milik Mio Soul.
Lady Dragster yang masih tercatat aktif sebagai mahasiswi Ekonomi di Universitas Udayan Bali ini mengubah total pada sektor kaki-kaki. Dengan memakai Tromol depan dan belakang Custom dengan BIB sistem. Set jeruji dipolah trend big spoke. Tiap pilarnya didukung sepasang spoke gede yang titik pertemuan tengahnya digaet mur panjang. Uniknya, saat mur ini diputar searah jarum jam, kedua spokenya otomatis akan mengencang, mirip teknik pengencangan kabel listrik.
Saturday, February 25, 2012
Honda Jazz '04 : Symbol Customized
Konsistensi otomania Customized di jalur modifikasi tidak dapat disangsikan lagi. Mereka eksis diberbagai daerah, termasuk aktif dalam berbagai gelaran kontes modifikasi. So, menjadi simbol ataupun image tersendiri.
Tidak ketinggalan juga, Dika yang mengupgrade Honda Jazz kesayangan yang diharapkan terlihat elegan. Alhasil, siap dan tidak malu-maluin saat diajak kongkow bareng ataupun ambil bagian di kompetisi.
![]() |
| Honda Jazz '04 : Symbol Customized |
Menyangkut sisi luar, maka pengerjaan bodykit custom dipercaya pada bengkel Jam Speed yang berbasecamp di Jl. Perumnas Seturan Jogjakarta yang dipunggawai builder Mada Ferdian.
Secara umum, tampilan bumper, sideskirt dan grill dibarengi dengan foglamp Universal memberi kesan sporty. “Di samping pula dukungan ducktail dan muffler custom,“ timpal Dika yang juga mengadopsi HID Provision sebanyak 3 set.
Sebagai penyangga tubuh, kuartet ban Achilles 215/35-17 membalut velg BBS, masing-masing tapak velg depan selebar 8,5 inch dan belakang 10,5 inch. Interior cenderung minimalis, kombinasi kelir hitan dan garis putih menjadi ide segar saat akan melapis ulang dengan bahan MB Tech termasuk menyentuh area doortrim.
Sampai di sini memang dibuat simpel namun terasa elegan seperti ditegaskan sebelumnya. Pedal-set dan shitknob beraroma custom, sedang setir kemudi bawaan orsi.
Perangkat audio terlihat menonjol. Pemilik tidak hanya memanfaatkan ruang bagasi belakang, juga kabin atas.
“Bagi saya sangat penting agar tidak jenuh di kemacetan jalanan Jogjakarta yang semakin parah,“ tukas Dika yang berterimakasih pada Rajawali Audio, juga Customized Indonesia dan keluarga yang sangat mendukung.
Sebagai otak suara mengandalkan headunit Alpine 9887 yang disupport dua buah Power Braxton. Penyembur suara di nada rendah dipercaya pada subwoofer Vox berdiameter 12 inch dua buah. Untuk speaker pede dengan 3 way Cubig dan 2 way Vox.
Subscribe to:
Posts (Atom)



