Showing posts with label Motor. Show all posts
Showing posts with label Motor. Show all posts

Saturday, November 2, 2013

Tips Membersihkan Tangki Bensin

Setiap komponen sepeda motor Tips Membersihkan Tangki Bensin membutuhkan perawatan yang teratur, tak terkecuali tangki bensin. Dalam tangki sepeda motor Anda terdapat tidak hanya bensin, tapi juga udara, uap bensin bahkan mungkin benda-benda asing yang tidak sengaja masuk.
Udara dan uap bensin di dalam tangki akan membentuk embun. Titik-titik embun ini lama-kelamaan akan menimbulkan kerak dan menyebabkan korosi di dasar tangki. Jika terlalu lama dibiarkan tangki akan bocor. Maka dari itu, tangki bensin juga memerlukan perawatan Tips Membersihkan Tangki Bensin yang cermat.
Untuk membersihkan kerak dari tangki bensin Anda, pertama-tama kuras dulu bensin Anda hingga habis. Setelah itu, lepas tangki bensin dengan cara melepas selang bensin dan baut pengikat tangki.

Saturday, March 24, 2012

KLX Ninja '01 : Trail Konsep Enduro

KLX Ninja '01 : Trail Konsep Enduro
Kawasaki Ninja 150 cc atau KLX 150 ini dijadikan eksperimen oleh sang pemilik Hartono, yang sudah hafal dengan seluk beluk dunia off road. Menurutnya, KLX 150 memiliki power mesin yang oke dengan harga ekonomis dibanding dengan yang 250 cc. Sang Pemilik yang juga pengusaha toko besi ini merelakan rangka belakang motornya dipotong agar kesan trailnya lebih tampak.

Tuesday, February 28, 2012

Tips Agar Oper Gigi Perseneling Lebih Mudah

Mengendarai Motor Bebek tidaklah nyaman apabila kita susah melakukan Oper Gigi Perseneling. Bahkan tak jarang hal itu (susah Oper Gigi Perseneling) adalah salah satu penyebab terjadinya kecelakaan di jalan. Tentu saja hal itu merepotkan kita, bahkan juga merepotkan pengendara lain. Asal anda tahu, setiap kita gagal melakukan hal itu  pasti akan terjadi pengulangan akselerasi rpm/kembali ke rpm rendah dulu. Yang ujung-ujungnya akan menjadi pemborosan BBM. 
Nahh... biar anda gak mengalami kendala di jalan ada baiknya anda mengetahui penyebab-penyebab susah Oper Gigi Perseneling. Jadi apabila hal itu terjadi anda bisa langsung mengatasinya. hehehe :D

Tuesday, February 21, 2012

Yamaha Mio : Thai Look



Brother….saya ingin mencoba memunculkan trend thai-look. Yang awalnya saya impikan sejak dulu. Sebenarnya motor saya hanya masih mengunakan cover standar, namun karena saya sering melihat majalah otre saya tertarik merubah tema motor saya ke arah thai-look.
Untuk proses pengerjaannya maka saya mengairbrush seluruh body motor saya  ke TB Paint yang beralamat jalan Pors 6 no.10 Jakarta. Usai memodifikasi bagian bodi giliran kaki-kaki saya percantik. Hasilnya saya menunjuk pelek 17 yang berlabel DBS yang dipadu cakram rotora.

Yamaha Mio : Thai Look
Nampak memikat maka bagian belakang motor saya tanam lampu led. Kesan modis kian kental setelah saya mengganti sok belakang yang berlabel YSS Pro New Z. Tak mau bagian depan maka sok depan standart saya crome saja.

Tak lupa knalpot saya ganti produk password agar deru engine khas moge. Supaya nambah point disegi modifikasi maka baut-baut dan mur saya ganti dengan full monel. Biarpun tampang begini namun yang penting dapat pede di jalan.

By : KUN DIMAS AGIL K

Monday, January 30, 2012

Yamaha V-Ixion '09 : Deep Wrath Fighter

Full Taste... Dua kata itulah yang bisa diucap saat pelototi sosok Yamaha V-Ixion '09 : Deep Wrath Fighter bergaya fighter hasil garapan Scumb Rotted Blood Solo ini. Tak perlu pernik limbah moge yang identik dengan cost yang mahal, Djarot sang punggawa dari rumah modif yang berlokasi di Trowangsan RT07/I, Malangjiwan, Colomadu, Karanganyar, Solo ini pun kreasikan berbagai perangkat handmade agar hasil akhir dari kuda besi milik Agus Widodo ini makin mantap ditunggangi.
Yamaha V-Ixion '09 : Deep Wrath Fighter

KAKI-KAKI Yamaha V-Ixion '09 : Deep Wrath Fighter
Salah satu solusi tepat untuk me-make over kaki depan Yamaha V-Ixion '09 : Deep Wrath Fighter biar terlihat gambot cukup dengan menebus selonjor sokbeker depan Yamaha Byson. Menuju ke dua sektor T atas dan bawah, modifikator berambut gondrong ini pun aplikasi plat besi custom agar selaras dengan karakter gahar sosok fighter.

Paling ekstrim di kaki belakang Yamaha V-Ixion '09 : Deep Wrath Fighter dimana doi cukup bermodalkan pipa tubular seamless berdiameter 3/4" yang dirangkai sedemikian rupa guna menjadi swingarm. "Selain estetika aku juga hitung kekuatan dan kenyamannya", bilang Djarot. "Yang jelas untuk kuda besi gede kayak gini untuk jarak sumbu roda juga aku atur menjadi 180 cm, kira-kira lebih panjang 20 cm dari orsi pabrikan," imbuhnya.

BODY WORK Yamaha V-Ixion '09 : Deep Wrath Fighter
Masuk ke sektor body work Yamaha V-Ixion '09 : Deep Wrath Fighter, permainan handmade dengan bahan plat galvanis 0,7 mm dimulai dari sektor tangki yang sengaja dibikin penuh dengan kontur lekukan. Gaya 'wide body' pada tangki ini lantas diharmonisasikan dengan delta box original yang juga ikutan diperlebar.

Meski Yamaha V-Ixion '09 : Deep Wrath Fighter adopsi gaya fighter, sektor buritan masih dibikin double seater. "Yang punya masih demen dengan gaya fighter klasik dengan boncenger," kekeh Djarot. Spatbor custom di belakang ini juga mengacu pada referensi moge Eropa yang kebanyakan posisinya cenderung 'extended' ke belakang.

Demikian juga pada spatbor depan Yamaha V-Ixion '09 : Deep Wrath Fighter karakter lekukan tribal kuat kentara di sektor ini. Aksen 3D dengan 'jeglokan' diatasnya membawa aura seni tersendiri. Seperti juga pada headlamp berkarakter robot ala transformer yang di kedua matanya dijejali dengan dua biji foglamp mobil.

ASESORIS Yamaha V-Ixion '09 : Deep Wrath Fighter
Tak terlalu ribet dalam mengusung asesoris. Bergaya minim Yamaha V-Ixion '09 : Deep Wrath Fighter semi outlaw menjadi dasar pernik asesorisnya. Istilah outlaw disini dapat dilihat pada detail baut L yang tertanam pada T stang atas dan bawah yang sengaja dibikin nongol alias diluar pakemnya. Tak hanya disitu, riser stang handmade juga tak lumrahnya dipasang dengan menghadap ke depan. Namun demikian unsur safety riding tetap utama dimana memasang sepasang spion Rizoma yang ditempel pada dua ujung stang.

SPEK MODIF: Yamaha V-Ixion '09 : Deep Wrath Fighter
SOKBEKER DPN: Yamaha Byson, CAKRAM DPN: Nissin, CAKRAM BLK: Yamaha RX King, SWINGARM: Handmade Pipa 3/4", PELEK DPN/BLK: Power 3.00-17 / 4.50-17, BAN DPN: Swallow 120/70-17, BAN BLK: Battlax 160/60-17, BODY WORK: Handmade Galvanis 0,7 mm, STANG: Handmade Pipa 3/4", SPION: Rizoma, HANDLE REM: Ymax, CAT/CLEAR: Blinken, MODIFIKATOR: Scumb Rotted Blood. Trowangsan RT07/I, Malangjiwan, Colomadu, Karanganyar, Solo (0838 6640 8328 / 0271-207 9208)

Friday, January 27, 2012

Yamaha V-Ixion '10 : Wabah Fairing FZ-1

Loyalitas Edward terhadap perusahaan serta hobinya dengan Moto GP dipadukan lewat modif Yamaha V-Ixion '10 : Wabah Fairing FZ-1 yang dirombak bergaya Yamaha FZ1 ‘2011. Konsepnya, serba tajam, padat dan kompak, jadi imbang dengan basis Yamaha V-Ixion '10 : Wabah Fairing FZ-1.
Proses modifnya diserahkan pada Rayya Perkasa Motor di Jl. Kalibutuh 131, Surabaya. Saat pembentukan fairing, kondom tangki hingga bodi buritan Yamaha V-Ixion '10 : Wabah Fairing FZ-1 semuanya penuh perhitungan.
Yamaha V-Ixion '10 : Wabah Fairing FZ-1

Kali ini tulang fibernya, sebagian titik penopang bodi memakai kawat kasa. Untuk head lamp, Ayung begawan RPM mengaplikasi head lamp motor sport asal Taiwan, untuk menyambung bidang fairing Yamaha V-Ixion '10 : Wabah Fairing FZ-1 yang bersudut lancip.

Sedang tinggi kondom tangki diserasikan model stang kemudi KTC adjustable, serta diperhitungkan dengan postur Edward. Dalam pemakaian warna, Asisten Marketing Director Win Mild ini berkonsep Win Mild dengan kelir dominasi putih dan merah maroon serta juluran asap, sebagai ciri khasnya.

Ditunjang dengan pemakaian asesoris seperti foot step bergaya underbone Scot. Untuk konsep buritannya simpel, tipis dan mengusung konsep tridi. Alhasil dalam pemakaian stop lamp Yamaha V-Ixion '10 : Wabah Fairing FZ-1 mesti ngalah pakai Imprezza.

Sektor kaki-kaki Yamaha V-Ixion '10 : Wabah Fairing FZ-1 dikawal sok depan produk Scot berdimensi 71 cm, komplit dengan segitiga atas bawah. Dan lengan ayun handmade dari plat 1,2 mm menganut konsep banana. Mengapit pelek Sprint 250-17 dan 300-17 serta dililit Primax 90/100-17 dan 110/70-17.

Modifikasi Yamaha V-Ixion '10 : Wabah Fairing FZ-1 Dilanjutkan pemakaian knalpot Scot model KTM, dengan silencer model prisma. Cakram depan disuport produk TDH dan belakang Scot, masing-masing disodok caliper Bremboo serta slang rem Scot.

SPEK MODIF Yamaha V-Ixion '10 : Wabah Fairing FZ-1
Head lamp : Motor sport Taiwan;  Stop lamp : Imprezza; Sok depan : Scot; Lengan ayun : Hand made plat 1,2 mm ; Velg : Sprint 250-17 & 300-17’; Ban : Primax 90/100-17 & 110/70-17 ; Cakram depan: TDH; Cakram belakang : Scot; Caliper : Bremboo; Slang rem : Scot; Stang kemudi : KTC Adjustable; Knalpot : Scot KTM; Bodi : Handmade; Modifikator: Rayya Perkasa Motor, Jl. Kalibutuh 131, Surabaya.

Honda Tiger '01 : Beatiful Bike

Modif sport funky masih saja yang pegang jawara, tak pandang bulu, mudah belia sukses kena wabah. Itu lantaran modif di level ini masih nyaman dipakai harian, selain itu part aseso yang diaplikasi berpeluang buat pamer di jagat modif motor jenis sport. Salah satunya seperti perlakuan Very pemilik Honda Tiger '01 : Beatiful Bike yang mendaulat Lutfi dari Coconut Modifed, sebagai arsiteknya.
Honda Tiger '01 : Beatiful Bike

Proses awal Honda Tiger '01 : Beatiful Bike, kaki-kaki dan tapak kaki diup grade. Pelek depan belakang dipercayakan Sprint dibalut ban Mizzle yang dibarengi aplikasi cakram depan dobel produksi PSM, masing-masing dijepit kaliper Bremboo. Sedang cakram belakang, cukup gantikan produk set Nissin.

Sok depan orsi Honda Tiger '01 : Beatiful Bike yang cuman mengalami lapisan krom. Makin mantap dikombinasi lengan ayun Supertrack di buritan. Rubahannya, ada pada sok belakang yang mengusung monosok dengan memanfaatkan sok dari YSS.

Tongkrongan bodi masih standar Honda Tiger, dikelir duo tone hijau metalik Spieshecker kombinasi hitam metalik dengan gradasi garis tribal silver merah pada sekujur bodi Tiger yang mengaplikasi gas buang dari Nobi.

SPEK MODIF: Honda Tiger '01 : Beatiful Bike
PELEK DPN/BLK: SPRINT, BAN DPN/BLK: MIZZLE, CAKRAM DPN/BLK: PSM/NISSIN, KALIPER: BREMBO, KNALPOT: NOBI, KROM: GUNUNG MAS MALANG, SWING ARM: SUPERTRACK, BENGKEL MODIF: COCONUT MODIFIED BOJONEGORO

Yamaha Vixion '10 : Jalan Beken Pemula

Yamaha Vixion '10 : Jalan Beken Pemula
Tak hanya bebek dan matic saja yang merangsek konsep modif pemula, Febri bocah asal otomania B'CAC Karanganyar, Jateng pun adopsi trend konsep modif ini pada Yamaha Vixion '10 : Jalan Beken Pemula miliknya. "Konsep pemula cukup simple modifnya tapi sudah bisa untuk bikin tenar karena motor masih sangat nyaman buat harian," cetus cowok bersapaan Bebek ini.

Jika dipelototi pada Yamaha Vixion '10 : Jalan Beken Pemula keluaran tahun 2010 ini tampaknya doi tak perlu banyak tingkah dalam modifnya. Sokbeker depan Yamaha Vixion '10 : Jalan Beken Pemula standar pabrikan tak dirasa bermasalah karena doi tutup dengan performa cakram dan kaliper rem PSM di sektor ini. "Kalipernya aku pilih yang gede juga biar nggak timpang dengan wujud motor sport," dalih doi. Demikian halnya pada kaki belakang doi juga tak banyak modifikasi, trik di sektor buritan cukup dengan aplikasi knalpot TSR.

Merambah pada sektor pengaspal Yamaha Vixion '10 : Jalan Beken Pemula, ban comet 60/80-17 di depan dan 60/90-17 di belakang langsung dicaplok oleh pelek Champ 17' dengan tapak 2.15. Proyek pengecatan ditempuh dengan kelir orange Danagloss yang disempurnakan dengan clear Lesonal. Pemanis cutting sticker ala pemula doi tinggal sambangi XS Cutting Art guna di grafity oleh sticker warna hitam dan silver serta sedikit sticker krom.
SPEK MODIF Yamaha Vixion '10 : Jalan Beken Pemula
CAKRAM DPN/KALIPER DPN: PSM, PELEK DPN/BLK: Champ 17", BAN DPN/BLK: Comet 60/80-17 / 60/90-17, KNALPOT: TSR, AIR FILTER: Koso, GAS SPONTAN: Yoshimura, SPION: Twenty, CAT: Danagloss, CLEAR: Lesonal, CUTTING STICKER: XS Cutting Art, Karangpandan, Karanganyar, (0852 2908 2779)

Sunday, January 22, 2012

Yamaha Fino 2012


Yamaha Motor Kencana Indonesia bakal meluncurkan dua varian motor matik terbarunya di awal tahun ini. Kedua motor itu adalah Yamaha Fino 2012


Rencananya Yamaha Fino 2012 akan lebih dulu diluncurkan pada akhir bulan Februari mendatang, sedangkan Mio J pada bulan berikutnya. "Fino akan lebih dulu diluncurkan akhir Februari, setelah itu baru Mio J," kata General Manager Marketing dan Promosi, Yamaha Motor Kencana Indonesia (YMKI), Eko Prabowo saat berbicang dengan VIVAnews.com, Senin 16 Januari 2012.



Yamaha Fino 2012 dirancang sebagai skutik bergaya atau fashionable. Akan ada tiga varian, Classic, Sporty, dan Trendy. Skutik ini dibekali mesin karburator berkapasitas 114 cc bertransmisi CVT. 

Adapun untuk Yamaha Mio J, tampil dengan desain yang lebih sporty, ketimbang generasi sebelumnya. Skutik ini dipersenjatai mesin 115 cc, YMJET-FI atau injeksi. Mio J akan menjadi motor Yamaha kedua yang menggunakan teknologi injeksi. 

Teknologi FI yang diberi nama Yamaha Mixture JET-Fuel Injection (YMJET-FI), diklaim mampu membuat konsumsi bahan bakar minyak pada motor Yamaha menjadi lebih efisien dan hemat di atas 30 persen. Selain itu, gas buangnya juga lebih ramah lingkungan. 
"Kedua varian ini sudah perkenalkan ke seluruh dealer Yamaha Motor Indonesia," kata Eko. Sayangnya, YMKI belum mau mengungkap harga banderol kedua motor tersebut.

Honda CBR Fireblade 2012 Terbaru


Bagi para pecinta sepeda motor sport, Honda siap-siap dengan kehadiran varian terbaru, Honda CBR Fireblade 2012 Terbaru. Detail foto pertama dari Fireblade ini sudah beredar luas di situs jejaring sosial Facebook.
 
Seperti yang tertulis di laman Motorcyclenews, Jumat 19 Agustus 2011, dari detail tersebut terlihat ada yang baru dari desain bodi motor yang terkesan kaku. Honda CBR Fireblade 2012 Terbaru ini menganut Big Piston Forks, dengan fitur anyar lainnya adalah suspensi belakang, speedometer baru dilengkapi jam, dan bobot ban yang lebih ringan.
 
Namun, para penggemar setia Honda harus kecewa setelah dikonfirmasi Honda CBR Fireblade 2012 Terbaru belum menggunakan spek mesin V4. Mesin dengan modal 1000cc ini terlihat sama dengan model sebelumnya atau Fireblade 2011.
 
Selain itu, tidak ada tanda-tanda dari adanya kontrol traksi motor. Pada tombol gear, belum tersedia tombol ekstra dan tidak ada juga indikasi bahwa rival dari S1000RR ini memiliki fitur elektronik lainnya.
 
Sayangnya, kuda besi ini tidak memiliki cincin sensor kecepatan pada roda. Belum ada kejelasan kapan motor bergaya agresif dan gagah ini di-launching resmi oleh Honda.

Saturday, January 21, 2012

Satria F150 : Bergaya Sesungguhnya

Belum genap satu minggu, Satria F150 : Bergaya Sesungguhnya nyampe di rumah, langsung digelandang. "Segera ubah tampilan di toko variasi yang sekaligus menerima pemasangan. Supaya tampil resik identik dengan modifikasi di Surabaya," buka Nanang Yuliono. Pada umumnya modifikasi kota pahlawan lebih banyak ubah penampilan luar saja, supaya masih bisa dibawa keliling kota. Seperti aplikasi pernik-pernik aluminium berwarna cerah yang diyakini bisa membikin mata melirik.
Satria F150 : Bergaya Sesungguhnya

"Kalau dulu mungkin Posh asal Thailand lebih dikenal kebanyakan pecinta modifikasi. Setelah lama menghilang, justru sekarang pernik semacam Posh itulah lebih banyak diburu pecinta modifikasi meski bukan berlabel Posh seperti dulu," bilangnya.

Perubahan bergaya racing look dipilih lantaran Nanang punya kenangan masa lalu, menjadi pembalap pada 1998. "Mending modifikasi bergaya drag. Biasanya balap lurus itu menggunakan pelek tapak kecil dan ban model slick. Supaya lebih gampang mencapai top-speed," imbuh Nanang.

Untuk kaki-kaki, sengaja diberikan nuansa krom supaya lebih tampak elegan. "Celup krom musti diboyong ke Bangil karena disana lebih bagus dan tahan lama. Tapi, saya minta krom lebih cepat supaya bisa mengikuti kontes modifikasi di Surabaya," ceritanya."Untuk mesin, hanya mengganti beberapa bagian saja. Seperti aplikasi piston CBR 250R yang dibarengi dengan pergantian karburator Mikuni kotak. Pelepas gas buang milik DBS serta CDI berlabel BRT dipasang. Ubahan itu saja dirasa sudah cukup mendongkrak power motor," ungkap pria bertato ini.
Satria F150 : Bergaya Sesungguhnya

Usaha tidak sia-sia, "Saya juga tidak menyangka di kontes modifikasi bisa meraih The Best Blink-Blink," bangga Nanang tentang piala yang diraihnya dalam event contezt baru-baru ini di Surabaya.  

Variasi Ninja
Jika dicermati secara mendetail, justru ada beberapa bagian pernik berwarna merah yang sebenarnya bukan buat Satria. "Berlabel Bikers yang sejatinya untuk Kawasaki Ninja 250R. Sengaja saya aplikasikan ke motor bebek. Tapi, musti sedikit mengakali supaya bisa klop. Seperti yang tertempel pada swing-arm," urai pria berbadan subur ini.  (motorplus-online.com)

DATA MODIFIKASI : Satria F150 : Bergaya Sesungguhnya
Ban depan: Swallow 60/80x17
Ban belakang : Swallow 70/80x17
Pelek depan : TDR 1,60x17
Pelek Belakang : TDR 1,85x17
Cakram: KTC
Stabilizer: KTC

Yamaha V-Ixion '09 : R6 Lokal

Sutoyo punya selera tinggi. Yamaha V-Ixion '09 : R6 Lokal berbasic sport turing pengin dicustom jadi Yamaha YZF-R6. Padahal motor ini pasnya dibikin mirip jadi Yamaha R15 yang full fairing. Sebab basic R15 asal India itu sama dengan V-ixion, mengusung mesin 150 cc.
Yamaha V-Ixion '09 : R6 Lokal

Toyo yang bukan pemilik pabrik laher Koyo pun menyerahkan tunggangan ke Jani Balper. Dia modfikator Jani Balper Body Work (JBBW) di Jogjakarta. Kebetulan Jani paling sering garap motor-motor beraliran sport atau naked bike.

“Pemilik mau seperti Yamaha YZF R-6. Kebetulan saya sudah punya mal motor tersebut. Membuat pengerjaan Yamaha V-Ixion '09 : R6 Lokal jadi lebih singkat. Hanya butuh waktu dua bulanan sudah beres,” buka builder di Jl. Watu, Sedayu Bantul, Yogyakarta ini.

Untuk permulaan, sok depan Yamaha V-Ixion '09 : R6 Lokal lebih dulu dimodif jadi model upside down. “Prosesnya, sok depan asli dikasih kondom agar terlihat lebih besar juga kokoh,” jelas Toyo.

Makin kental peredam kejut depan Yamaha V-Ixion '09 : R6 Lokal custom diikat ke segitiga produk aftermarket merek Ride It. Begitu juga dengan batang kemudi yang posisi awalnya tinggi sudah diganti setang jepit variasi. Juga menggunakan produk Ride It.
Yamaha V-Ixion '09 : R6 Lokal

“Kalau bodi dan fairing Yamaha V-Ixion '09 : R6 Lokal dibikin persis Yamaha YZF-R6. Menggunakan bahan fiberglass yang dibikinnya enggak asal-asalan. Sebab setiap sudut disesuaikan konsep aslinya. Bahkan hingga sampai buritan sesuai aslinya yang nunggging,” lanjut Jani. Lalu fairing tadi dipasang lampu depan Honda Vario yang posisinya diatur ulang.Tangki asli dicustom mengikuti desain fairing. Bahkan lekukan tangki sejajar dengan cover samping kanan-kiri dari fiberglass. Bahkan lampu belakang yang sudah diubah pun mengikuti tampilan buritin yang sudutnya meruncing.

“Untuk sok belakang, diakui masih menggunakan milik aslinya. Namun arm diganti,” tutup Jani.

Knalpot Disesuaikan Yamaha V-Ixion '09 : R6 Lokal
Jani sebenarnya bukan tidak percaya knalpot yang dijual di pasaran. Apalagi produk variasi banyak macam juga bagus-bagus. Cuma desainnya tidak ada yang klop dengan ubahan seperti YZF-R6.

“Mending bikin sendiri. Sebab kalau knalpotnya beli rasanya kurang sreg secara tampilan,” jelas Jani yang berancana akan pindah bengkel ke tengah kota Jogja itu.
Made in dewek juga bisa mengatur suara yang dihasilkan. Dibuat enggak brisik tapi ngebas lembut dan bertenaga.

 

DATA MODIFIKASI : Yamaha V-Ixion '09 : R6 Lokal
Pelek: Power
Ban depan: Swallow 100/70-17
Ban belakang: IRC 120/70-17
Cakram: PSM
Spidometer: Digital Takegawa
JBBW: 0819-041-09901

Honda Tiger '07 : With Sexy Girl

Ilmu konstruksi tidak hanya dibutuhkan di bidang bangunan. Tapi, dalam merombak motor, konstruksi juga perlu diperhatikan. Mulai dari pemilihan bahan sampai kepada bentuk dan juga rancangbangunnya. Contoh Honda Tiger '07 : With Sexy Girl karya A-Team (AT) asal Jepara ini.Ciri konstruksi terlihat apik. "Harus lincah dan kuat dalam komponen kaki-kaki. Selain itu bodi juga punya bentuk ringkas dan simpel," buka Makin yang makin berkembang saja ilmu buildernya.
Honda Tiger '07 : With Sexy Girl

Silakan lirik pilihan peredam kejut depan custom ala upside down. Modelnya gak kegedean. "Jadi, selain konstruksi Honda Tiger '07 : With Sexy Girl pas juga secara visual terlihat harmonis dengan desain bodi. Bodi gak kebanting kaki-kaki," jelas builder yang mangkal di daerah Pecangaan, Jepara ini.

Ajrutan depan Honda Tiger '07 : With Sexy Girl khas seperti sok modern yang beken dipakai moge. Padahal, sok depan standar motor hanya dibuatkan cover agar menyerupai sok upside down. "Material juga cuma pipa 2,5 inci yang dibuat seukuran upside down GSX 750. Namun panjangnya disesuaikan dan diberi detail pada bagian segita atas-bawah sehingga mirip upside down aslinya," jelas modifikator ramah ini.

Nyambung juga dengan pelek variasi Kawasaki Ninja 250R yang punya dimensi lebar. "Selain tapaknya pas dengan bodi juga mesin aman. Gak terlalu berat bawa bodi yang lumayan bahenol ini," kekehnya. Termasuk swing arm belakang yang juga dikerjakan handmade dari pelat 5mm. Makin cantik dan pas.
Urusan bodi Honda Tiger '07 : With Sexy Girl juga oke. Tangki custom dikasih sayap atau yang beken disebut shroud. "Sengaja tambahkan sayap biar bagian tengah makin berisi. Selain memang biar makin padat, juga agar lampu sein Honda Blade bisa nemplok sempurna di shroud tadi," timpal Mahendra, si empunya motor yang ikutan bersuara.
Honda Tiger '07 : With Sexy Girl

Finishing visual diramu dengan racikan kelir sederhana namun kuat dalam konsep. "Warnanya memang dipilih hitam kombinasi merah. Kesan kokoh dan besar ingin saya tonjolkan agar bodi kecil tadi terlihat besar,"

 
data modifikasi : Honda Tiger '07 : With Sexy Girl
Ban depan: IRC 110/70-17
Ban belakang: Michelin 190/50-17
Lampu depan: Satria F-150
Lampu belakang: Honda Revo
Sok belakang: NSR 150
Setang: Yamaha Byson
Knalpot: Custom

Yamaha Scorpio '06 : Supermoto Dorsoduro

Modif Yamaha Scorpio Supermoto Dorsoduro Mantab. Keinginan Agus Wiryanto buat miliki pacuan bertampang supermoto, kini terpenuhi sudah!Yamaha Scorpio '06 : Supermoto Dorsoduromiliknya, berganti tampilan menjadi Aprilia SMV 750 Dorsoduro. Malah, anaknya yang bernama Tri Laksono pun ikut menikmati hasilnya.
 Karya Yamaha Scorpio '06 : Supermoto yang dibuat Wardoyo dan teman tandemnya Herry Saifuloh ini, terkesan sempurna. “Proses penggarapan hanya memakan waktu 1 bulan. Mungkin karena semua part dan pemilik mendukung, hasil modif jadi lebih maksimal,” jelas Wardoyo selaku pemilik workshop G2C.
Yamaha Scorpio '06 : Supermoto

Demi ubahan supermoto, frame si ‘Kalajengking’ hanya disisakan komstir, rangka tengah dan dudukan engine. Sub frame, disikat habis. Sebagai gantinya, sub frame hingga sasis tiruan tubular di sisi kiri-kanan Yamaha Scorpio '06 : Supermoto   dibuat ulang.

Pakai pipa 1/2 inci, belulang layaknya teralis kini memberi kesan lebih. Frame alias sasis, tampil dominan. Apalagi dikombinasi rangka yang menyerupai deltabox di bagian bawahnya. Paduan sempurna untuk dukung tampilan. “Down tube sengaja tidak dibuang. Agar mesin Yamaha Scorpio '06 : Supermoto tetap terpasang sempurna,” buka Wardoyo.

Demi mempermudah ketika harus servis engine, sasis sisi kanan bisa dibuat knock down. Baut pengunci yang ada di sisi atas dan bawah-belakang, tinggal dilepas. Jadi, enggak ngerepotin tuh!
Sasis Yamaha Scorpio '06 : Supermoto , didukung lekuk bodi mewah. Bodi Dorsoduro yang supermoto sporty dimainkan lewat cover buatan dari pelat galvanis. “Pelat pakai ukuran 0,8 mm. Selain kuat, juga masih tergolong ringan,” kata modifikator 28 tahun yang memang gape tekuk pelat ini.
Yamaha Scorpio '06 : Supermoto

Begitu juga buat tampilan Yamaha Scorpio '06 : Supermoto kedok depan. Lewat permainan pelat, lampu depan projector berkesan mewah juga sporty. Tapi, sebenarnya desain lampu depan ini tak aplikasi model Dorsoduro, lho. Melainkan milik BMW Supermoto. Sedang lampu belakang, dipilih dari Yamaha Mio Soul. Desainnya yang lancip, mendekati stop lamp Dorsoduro.

Urusan detail juga menjadi perhatian G2C. Saluran buang dari engine Scorpio, dibuat lebih sporty berkat dua silencer yang keluar dari sepatbor belakang. Posisi peredam kejut dibuat sama. Monosok diambil dari Honda CBR1000RR.

Tak perlu pakai unitrack, dudukan ambil bagian di arm Suzuki GSX-R1000 model lama. Arm juga dibuat mirip aslinya supermoto Italia itu. “Dicustom pakai pelat galvanis 0,8 mm agar sama dengan Dorsoduro” aku builder satu anak itu

DATA MODIFIKASI : Yamaha Scorpio '06 : Supermoto
Ban depan : Bridgestone 120/70-17
Ban belakang : Bridgestone 180/50-17
Rem : Suzuki GSX-R 750
Setang : Renthal

Honda All New CRV '07 : Ngeblend Semuanya

Memang jika ditengok dari luar Honda All New CRV '07 : Ngeblend Semuanya cenderung berkarakter sporty. Maka tak heran jika konsep modifikasi gado-gado pun diterapkan oleh Heriyanto pada mobil rakitan tahun 2007 ini. Nuansa sporty semakin dikentalkan pada bagian luar, sedangkan pada bagian dalam justru disemburkan aroma elegant.

EKSTERIOR : Honda All New CRV '07 : Ngeblend Semuanya
Body kit Mugen pun langsung diaplikasinya guna menguatkan karakter sporty nan kokoh pada Honda All New CRV '07 : Ngeblend Semuanya. Lingkar velg 22" dari Pegasus yang dililit oleh ban Achilles profil tipis 265/35/22 lumayan pas mengangkat gaya sporty, apalagi saat kaliper rem cakram depan ditutup dengan cover variasi Brembo kelir merah.

INTERIOR : Honda All New CRV '07 : Ngeblend Semuanya
Kesan original namun masih terasa nuansa elegant dirasakan pada kabin interior Honda All New CRV '07 : Ngeblend Semuanya. Tak cukup dengan balutan krem MB Tech, pada pedal set dikentalkan gaya elegantnya dengan perangkat Garson DAD. Pada jok tengah senafas dengan detail elegant kebanyakan yakni dijejali oleh minibar custom, seperti halnya pada kabin bagasi.

AUDIO : Honda All New CRV '07 : Ngeblend Semuanya
Tak perlu ribet dengan instalasi audio system Honda All New CRV '07 : Ngeblend Semuanya. Doi cukup puas dengan headunit Symbion yang lantas pada corong keluaran nada rendah hingga tinggi dipercayakan pada seperangkat set Venom. Sedikit mempercantik pada sajian minibar di kabin bagasi dihadirkan LCD TV LG 19".

Friday, January 20, 2012

Kawasaki Ninja 250R & Yamaha Scorpio

Modif Kawasaki Ninja 250R & Yamaha Scorpio Red body Andri Irwan alias Chemonk dan Ayung Zulkarnain sama-sama builder spesialis motor batangan tapi beda angkatan. Ini kali mereka coba berkreasi dengan konsep ubahan yang mirip. Sama-sama mengandalkan roh Ducati sebagai acuan modifnya.

Besutan Udin garapan Ayung basicnya diambil dari Yamaha Scorpio. Sedangkan Agus Irwan dari Chemonk Modified, seperti biasa mengandalkan sosok Ninja 250R.


 Seluruh bodi Pio sudah ganti baju full fairing, andalkan asli Kawasaki Ninja 250R. Untuk bodi belakang, Ayung dan Udin sepakat mengandalkan detail Ducati 1098 yang sporty. “Saya cetak ulang pakai bahan fibreglass,” ungkap Ayung dari rumah modifikasi MOSBI di Jl. Jembatan Gambang II, Gg. Bakso No. 67E, Bandengan, Jakarta utara. Menurut Ayung, fairing Ninja ini sangat cocok bersanding dengan dengan tangki yang membulat. Yup! Tangki, pakai punya New Scorpio Z. Tadinya mau pakai model kondom Ninja. Tapi, karena harganya masih tergolong ramah di kantong dan modelnya juga cocok dengan konsep, akhirnya diputuskan pakai milik si ‘Kalajengking’ baru.

Oh ya! Dari segi bodi belakang pun, Ayung tak melakukan pemotongan sasis. Bodi Ducati yang terbuat dari fibreglass itu tinggal langsung pasang. “Penutup aki dikombinasi cover aki New Scorpio Z. Tapi, dikasih motif karbon agar lebih mewah,” tutup Ayung yang ramah. Sejurus dengan Ayung, Chemonk tidak main potong-potong bagian rangka. Kawasaki Ninja 250R tampil dengan bodi depan fairing standar. Meskipun bodi belakang sudah berubah total.

Chemonk coba memadukan bodi belakang Yamaha R6 dan Kawasaki ZX6. Tanpa perlu ubah atau pangkas rangka. “Pemilik motor enggak mau sasis standar di acak-acak,” ujar pria yang buka work shop di Di Jl. Ashirot No. 2A, Sukabumi Selatan. Jakarta Barat. Tapi, sosok kaki-kaki Ninja 250R langsung dibuat kekar. Sokbreker depan mengandalkan satu set copotan limbah dari Suzuki GSX-R600. Tidak hanya upside down, biar kompak swing arm juga diambil dari motor yang sama.

Pemasangan sokbreker depan supaya handling enak, punya tingkat kesulitan tersendiri. “As triple clamp diganjal bos setinggi 5 cm, supaya enggak mentok dengan fairing kanan-kiri,” urai Chemonk. Sedangkan buat pemasangan lengan ayun, arm Suzuki GSX-R600 ini menyesuaikan dengan rangka Ninja 250R. Dipasang dengan cara mudah karena arm ini cocok dipasangkan dengan frame Ninja. "Untuk monosok mengandalkan aslinya. Jadi, performanya lebih mumpuni," jelas Chemonk yang meningkatkan akselerasi motor dengan pemasangan klanpot racing aftermarket berlabel Devil. Untuk pemilihan kelir dan grafis Ninja 250R ini, mengandalkan warna kebesaran tim Ducati di ajang MotoGP musim 2011. Mulai dari detail sampai logo sponsor yang menempel pada bodi dibikin sama dengan tunggangan Valentino Rossi dan Nicky Hayden.

Kawasaki Ninja 250cc : MotoGP Style

Gaya modifikasi Kawasaki Ninja 250cc : MotoGP Style kini menjadi trend dikalangan pecinta otomotif roda dua tanah air. Salah satunya penganutnya adalah Agus Wicaksono. Pemuda yang berdomisili di Tangerang ini memodif Kawasaki Ninja 250 lansiran 2009 yang aslinya sudah bergaya sporty menjadi lebih garang dengan gaya modif GP Style. Pria kelahiran 15 Augustus 1984 tersebut merombak sebagian besar bagian tubuh Ninja. Perangkat asli digusur dan diganti dengan aksesoris kastem. Yang paling mencolok pada bagian kaki-kaki yang menggunakan eks moge (motor gede) dan bodi dengan corak warna yang sedap dipandang.
 
Pria yang akrab disapa Wicak ini memiliki konsep modifikasi racing look namun tetap nyaman saat dikendaraai dan memiliki warna unik. Kawasaki Ninja 250cc : MotoGP"Konsepnya tampilan racing look yang nyaman dipakai harian dan turing dengan tema bodi motor two face dengan warna kiri kanan berbeda, unik dan mudah dihafal orang apabila ada kontes dimana pun." ujar alumnus Teknik Industri, Universitas Muhammadiyah Surakarta. Pria yang menggeluti dunia freestyle motor ini mengerjakan sendiri desain cutting sticker disekujur bodi Ninja. Usut punya usut ternyata Wicak memiliki usaha cutting sticker dan juga modifikasi yang diberi nama WitjaxModizigner (WitjaxM) yang berada dibilangan Jl. KH. Hasyim Ashari, Tangerang.
 
Wajah Kawasaki Ninja 250cc : MotoGP kini terlihat sangat eyechatcy dan unik. Sisi kiri tampak warna ungu mendominasi dipadu kelir putih dan oranye, sedangkan grafis warna biru laut yang juga dipadu kelir putih dan oranye mewarnai sisi kanan. Dengan model grafis seperti ini membuat Ninja tampak seperti motor yang berbeda jika dilihat dari satu sisi. Sangat unik sekali. Wicak mengaku dalam penggarapannya memakan waktu hingga dua bulan. Bukan tanpa kendala dalam membangun motor ini, Wicak mengaku kesulitan yang dihadapi saat memasang swing arm dan urusan dapur pacu. "Kesulitan paling pada penyetelan arm dan penggarapan mesin." akunya.
 
Meski tampilan sang tunggangan sudah terlihat ciamik, tidak membuat pria berkacamata ini merasa puas. Dirinya berencana akan menambahkan inovasi baru agar sang Kawasaki Ninja 250cc : MotoGP terlihat lebih yahud. "Rencana kedepannya Ninja bakal mengalami evolusi dan bakal ada inovasi-inovasi baru didalamnya. Saat ini baru 30 persen saja yg terlihat, 70 persen lagi masih dlm rancangan. Misalnya penggantian front fork(up side down) dan mengubah ulang full bodi kit-nya." ujarnya dengan percaya diri. [sp/tim-BX]
 
Spesifikasi : Kawasaki Ninja 250cc : MotoGP
Motor: Kawasaki Ninja 250
Fairing: New N250 SpeciaL Image by witjaxM
Head lamp: HID, AngeL Eyes, Google cover
Dashboard: Carbon kevlar
Speedometer: KOSO Rx2
Spion: by WitjaxM
Setang: Setang jepit custom by WitjaxM
Stop Contact PaneL: by witjaxM
Windshield: Custom
Tank condom: Kawasaki ZX 1400 by witjaxM
Tank pad: sticker by WitjaxM
Buntut belakang: New TaiL R6 fiber by Witjax
Stop lamp belakang: OriginaL Yamaha R6
Spatbor belakang: R6 style
Sein: LED custom
Engine : Porting & Polish, bore up ,Piston JE
Knalpot: CLD carbon full system
Swing Arm: Yamaha R6 2008
Velg Kawasaki: ZX1000 2008
Footstep: RDRacing
Ban Depan: Pirelli Dragon Super Corsa 120/70.17
Ban Belakang: Pirelli Dragon Super Corsa 190/55.17

Yamaha Jupiter Z Warna Putih 2012

Setelah Yamaha V-ixion dibalur warna putih, Yamaha beralih ke motor bebeknya yakni Jupiter Z. Warna putih dipilih Yamaha untuk menciptakan tren ditambah fitur-fitur baru yang memberikan kesan sangat lelaki. New Jupiter Z white akan dilempar ke pasaran di bulan ini dengan harga tetap Rp 14,6 juta rupiah on the road Jakarta dan sekitarnya. Warna putih menjadi warna keenam Yamaha Jupiter Z Warna Putih 2012 setelah sebelumnya tersedia warna merah, hitam, hijau, biru dan emas.

                                         Yamaha Jupiter Z Warna Putih
Yamaha Jupiter Z Warna Putih 2012 yang disebut sebagai hero bike ini dibuat paling beda yang dapat dilihat dari flasher (lampu sen) dan tail light (lampu belakang) yang warnanya diubah menjadi berefek smoke, dari sebelumnya warna silver. Sedangkan head light (lampu depan) tetap silver.

"Efek smoke seperti pada motor-motor balap untuk menambah nuansa racing dan sporty dengan tetap mempertimbangkan aspek safety riding dan peraturan pemerintah dimana intensitas cahaya yang dihasilkan lampunya akan tetap terlihat jelas dan terang," jelas Indra Dwi Sunda, PR Corporate & Communication Head Yamaha Indonesia dalam siaran pers yang diterima detikOto, Jumat (6/1/2012).

Yamaha Jupiter Z Warna Putih 2012 juga dilengkapi Automatic Headlight On (AHO) seperti Jupiter Z dengan lima warna sebelumnya. Lampu sen dan lampu belakang warna hitam memberikan kesan atraktif dan lebih macho khususnya akan sangat terasa di siang hari.

Lima fitur Yamaha Jupiter Z Warna Putih 2012 yaitu cover handle, leg shield, panel front, cover under dan cover (tengah) juga tampil beda dilihat dari warna dibandingkan dengan Jupiter Z sebelumnya yang terakhir mendapatkan perubahan minor tahun lalu. Cover handle dan leg shield Jupiter Z white berwarna putih sedangkan panel front, cover under dan cover (tengah) berwarna hitam. Jupiter Z dengan warna utama merah, hitam, emas, biru dan hijau pada panel front, cover under dan cover (tengah) sesuai warna utama sedangkan cover handle dan leg shield berwarna hitam.

Velg Yamaha Jupiter Z Warna Putih 2012 white cast wheel (SW) atau yang dikenal awam velg racing, sama dengan Jupiter Z emas, biru dan hijau. Velg spoke wheel (SW) atau velg jari-jari digunakan pada Jupiter Z merah dan hitam.

"Yamaha Jupiter Z Warna Putih 2012 berwarna lebih putih atau bright. Yamaha memang menargetkan semua motornya akan memiliki warna putih yang lebih terang. Warna putih menampilkan kesan elegan dan mewah, tambah istimewa untuk Jupiter Z untuk mengangkat imej motor dengan kecepatan yang sudah teruji di lintasan sirkuit kompetisi-kompetisi balap nasional yang memberikan prestasi gemilang bagi Yamaha," terang Indra.

Spesifikasi Yamaha Jupiter Z Warna Putih 2012 white tidak berubah sama seperti Jupiter Z yang terakhir facelift. Tetap mengusung mesin 4-langkah, 2-valve, SOHC, berpendingin udara dan berkapasitas 113 cc. Mesin ini mampu menghasilkan tenaga hingga 8,16 PS di putaran 7.500 rpm dengan torsi puncak mencapai 8,52 Nm di 4.000 rpm.

Vario '07 : Low Rider Not For Contest Only

Trend modifikasi low rider pada motor skuter matik alias skutik sudah mewabah beberapa tahun belakangan. Dengan gaya modifikasi terbilang ekstrim namun tetap terlihat modis dan elegan, low rider menjadi salah satu gaya modifikasi yang paling digemari pecinta otomotif roda dua. Mengambil kiblat motor gede (moge) semacam Harley Davidson yang memiliki postur gagah ditunjang kaki-kaki kokoh. Kaki-kaki besar pada skutik menjadi ciri khas aliran low rider Vario '07 : Low Rider Not For Contest Only.
Vario '07 : Low Rider Not For Contest Only

Gaya modifikasi low rider ini juga diadopsi Anggi Kurniawan pada motor Vario '07 : Low Rider Not For Contest Only miliknya. Pria yang akrab disapa Anggi ini merombak total bagian kaki-kaki namun tetap mempertahankan bodi asli alias bawaan pabrik dengan tambahan bodi kit di beberapa bagian. Semua ide modifikasi low rider ini merupakan hasil pemikiran Anggi bersama Dimas Motor Tangerang yang merupakan rumah modifikasi dalam penggarapan Vario Ungu ini. Skutik ini tidak hanya dipakai untuk kontes modifikasi saja tetapi juga dipakai untuk harian.

Seperti modifikasi low rider pada umumnya, pria kelahiran Jakarta 5 Oktober 1981 ini fokus pada bagian kaki-kaki dan mengubah menjadi gambot pada Vario '07 : Low Rider Not For Contest Onlymiliknya. Velg kastem model jari-jari ukuran 7 inci menjadi pilihan di bagian depan dan 5 inci di belakang. Velg dibalut ban keluaran Deltire ukuran 140/60/14 di depan dan Bridgestone di belakang. Baluran lapisan krom juga singgah di beberapa bagian kaki-kaki seperti tabung shock, velg, cakram, tidak hanya itu baluran krom juga melapisi bagian setang, spion, blok CVT, behel belakang, footstep sampai spatbor belakang yang berfungsi sebagai knalpot.
Vario '07 : Low Rider Not For Contest Only

Tampilan Vario '07 : Low Rider Not For Contest Only ini semakin sedap dipandang mata dengan permainan warna yang ditampilkan. Skutik yang didominasi warna ungu ini semakin selaras dengan paduan warna kuning di jok dan merah ditambah lagi airbrush dengan motif graphic yang memakai cat berlabel De Beer. Seluruh panel indikator dicopot dan diganti dengan alat navigasi GPS lansiran MIO GPS seri S550. Hal ini untuk memudahkan pengendara dalam perjalanan dan mencari alternatif jalan untuk menghindari kemacetan.

Beberapa terobosan baru Vario '07 : Low Rider Not For Contest Only dilakukan Anggi. Elektrik starter standar digusur dengan elektrik starter milik mobil Suzuki Carry sehingga dalam proses menyalakan mesin layaknya menghidupkan mobil. Kunci pembuka jok juga mengalami perubahan, Anggi mengadopsi sistem hidraulik. Jadi sekali tekan tombol jok langsung terbuka. Sistem pengereman yang sejatinya di setang berpindah tempat di bawah layaknya motor manual umumnya. Ubahan yang paling unik dimana spatbor belakang berfungsi sebagai saluran gas buang. [sp/timBX]

Spesifikasi : Vario '07 : Low Rider Not For Contest Only

Motor: Honda
GPS: Mio GPS Seri S550
Elektrik Starter: Suzuki Carry
Velg Depan: Custom 7 inci
Velg Belakang: Custom 5 inci
Ban Depan: Deltire
Ban Belakang: Bridgestone
Rem Belakang: Custom
Swing Arm: Custom
Footstep: Custom
Setang: Custom
Cat: De Beer
Inovasi Terbaru: Spatbor Knalpot 2 in 1

New Yamaha Mio JFI Injection : Akan Segera dipasarkan di Indonesia

Sudah beberapa hari gak sempet online akhirnya nih ada waktu luang buat update blog. Udah pada tahu apa belum soal pabrikan motor yamaha yang akan mengeluarkan produk yamaha mio J FI yang menggunakan teknologi injeksi? Kalau belum saya ada sedikit info nih soal New Yamaha Mio JFI Injection.
New Yamaha Mio JFI Injection

Yamaha akan mengeluarkan seri baruNew Yamaha Mio JFI Injection yang menggunakan teknologi injeksi. Yamaha mio itu di beri nama Yamaha mio J FI. Disain dari yamaha J FI ini tidak jauh berbeda dengan yamaha matic injeksi yang sudah lebih dulu di perkenalkan di thailand. 

Yang menjadi perbedaan adalah dari model striping, untuk indonesia striping New Yamaha Mio JFI Injection. Cover bodi samping yang seolah masih mirip Mio Sporty ini dijejali lampu belakang berukuran besar yang mirip lampu Yamaha Nouvo. 
New Yamaha Mio JFI Injection
 
Sepatbor belakangnya  mirip Mio Soul, lebar dan diharapkan mampu menahan cipratan air dengan sempurna. Yamaha mio J FI ini sudah menggunakan sistem AHO (auto headlamp on). Untuk bagian bawah menggunakan kaki-kaki yang serupa dengan Mio Sporty. Bentuk pelek, hingga suspensi depan belakang dan ukuran rodanya sama seperti Mio berkarburator. di bawah jok terdapat bagasi yang ukurannya sedikit lebih lega ketimbang Mio Sporty. Meski helm enggak bisa masuk, tapi masih cukup untuk menyimpan jas hujan. Di bawah setang juga ada konsol bagasi dan gantungan barang yang masing-masing mampu mengangkut barang dengan bobot maksimum 1 kilogram.
New Yamaha Mio JFI Injection
 
 Speedometer New Yamaha Mio JFI Injection mudah dibaca lengkap dengan iluminasi warna hijau. Asiknya kunci kontaknya sudah menggunakan pengaman bermagnet. Mekanisme buka tutup kuncinya pun unik, unit menutup lubang kunci bisa dilakukan dengan memutar diameter luar rumah kunci.
 
Sedang penampilan mesin New Yamaha Mio JFI Injection yang benar-benar baru menunjukan kalau air filter diletakan di atas transmisi CVT. Gimana sudah dapet info yang lumayan kan, tapi untuk kapan di pasarkanya yamaha J FI saya kurang tahu. Belum ada kabar yang pasti untuk berita peluncuran secara resmi.