Monday, January 30, 2012

Yamaha Mio '07 : Fresh Update

Biar masih duduk dibangku kelas 2 SMPN 1 Pati, urusan selera modif Robby jangan dianggap remeh. Yamaha Mio '07 : Fresh Update resmi tampil dengan style fashion daily use. ”Yang pasti masih layak diajak JeJeEs en matching dengan styleku,” buka Robby. Mewujudkannya doi ngegandeng Benny punggawa Benz paint ‘n custom yang buka gerai modif dibilangan Jl.Panglima Sudirman 134 Pati. Totalitas cover bodi terpaksa dijejali sentuhan fiber.
Yamaha Mio '07 : Fresh Update
Dari depan nancep customizing kedok lampu Nouvo berikut spatbor hingga stop lamp yang mengaplikasi dari Satria FU. ”Titik berat modif Yamaha Mio '07 : Fresh Update kuutamakan pada bodi dan permainan efek cat ngejreng,” timpalnya.

Urusan finishing Yamaha Mio '07 : Fresh Update doi pede memilih cat oranye kombinasi emas dipermanis tato pinstriping berlapis clear Spies Hecker. ”Demi ngejar tampilan universal yang kontras sektor under carriage aku kinclongin cairan elektro plating karya Kanigoro Krom Juwana,” tutup Benz.

SPEK MODIF Yamaha Mio '07 : Fresh Update
head lamp: Nouvo-Z, stop lamp: Satria R, Indikator : Type R, Body: Customizing by Benz, cat / clear: Dutton / Spies Hecker, krom: Kanigoro Juwana, Modifikator:Benz Paint n' Custom, JL.Panglima Sudirman GG.5 No.134  Pati HP.085640554848

Yamaha Mio Soul '08 : Avatar Bikin Getar

Syarif Usman memang movie mania sejati. Nggak heran banget jika di kanvas Yamaha Mio Soul '08 : Avatar Bikin Getar ditattoo airbrush realis dari sebuah tema film fiksi ilmiah yang beneran disukainya.
Yamaha Mio Soul '08 : Avatar Bikin Getar
“Aku demen banget sama film karya James Cameron yang booming pada 2009 lalu, apa lagi jika bukan film Avatar,” lugas warga Jl.Tanjung Raya I/06 Pontianak. Tanpa pikir panjang, matic lansiran ’08-nya Yamaha Mio Soul '08 : Avatar Bikin Getar ini segera diluncurkan ke bengkel airbrush andalannya, Fals Airbrush.
Setelah spray gun sukses mendasari warna dasar putih yang dilapis efek kuning muda, pen brush pun mulai menari di bidang permukaan body mulus Yamaha Mio Soul '08 : Avatar Bikin Getar. Settingannya dibikin gaya monokrom, jadi cukup bermodal cairan cat warna coklat untuk merealisasi berbagai gambar objek tokoh-tokoh dalam Avatar.

Tampak gambaran realis tentang peradaban Pandora di tahun 2154 dimana manusia terlibat dalam pertambangan Pandora yang berisi cadangan mineral berharga sementara itu terjadi perlawanan sengit dari Na’Viras-Humanoids pribumi melawan penjajah yang mengancam kelangsungan hidup mereka.

”Gambarannya aku realisasi di berbagai sudut bodi Yamaha Mio Soul '08 : Avatar Bikin Getar dengan modal adonan warna Sikkens yang total keseluruhannya aku balut lapisan clear berbaan Sikkens pula,” imbuh Syarif.

Saking Yamaha Mio Soul '08 : Avatar Bikin Getar pengen tampil perfect, nggak kelihatan secuil bidang pun yang nggak dibalut airbrush Avatar. ”Semakin total, semakin bikin puas karena setiap saat aku bisa menikmati gambaran film kesukaannku, Avatar,” bangganya.

SPEK AIRBRUSH Yamaha Mio Soul '08 : Avatar Bikin Getar
CAT & CLEAR : Sikkens, KONSEP : Realis Monokrom, TEMA : Avatar, AIRBRUSHER : Fals Airbrush, Jl.Spadro Pontianak.

Yamaha V-Ixion '09 : Deep Wrath Fighter

Full Taste... Dua kata itulah yang bisa diucap saat pelototi sosok Yamaha V-Ixion '09 : Deep Wrath Fighter bergaya fighter hasil garapan Scumb Rotted Blood Solo ini. Tak perlu pernik limbah moge yang identik dengan cost yang mahal, Djarot sang punggawa dari rumah modif yang berlokasi di Trowangsan RT07/I, Malangjiwan, Colomadu, Karanganyar, Solo ini pun kreasikan berbagai perangkat handmade agar hasil akhir dari kuda besi milik Agus Widodo ini makin mantap ditunggangi.
Yamaha V-Ixion '09 : Deep Wrath Fighter

KAKI-KAKI Yamaha V-Ixion '09 : Deep Wrath Fighter
Salah satu solusi tepat untuk me-make over kaki depan Yamaha V-Ixion '09 : Deep Wrath Fighter biar terlihat gambot cukup dengan menebus selonjor sokbeker depan Yamaha Byson. Menuju ke dua sektor T atas dan bawah, modifikator berambut gondrong ini pun aplikasi plat besi custom agar selaras dengan karakter gahar sosok fighter.

Paling ekstrim di kaki belakang Yamaha V-Ixion '09 : Deep Wrath Fighter dimana doi cukup bermodalkan pipa tubular seamless berdiameter 3/4" yang dirangkai sedemikian rupa guna menjadi swingarm. "Selain estetika aku juga hitung kekuatan dan kenyamannya", bilang Djarot. "Yang jelas untuk kuda besi gede kayak gini untuk jarak sumbu roda juga aku atur menjadi 180 cm, kira-kira lebih panjang 20 cm dari orsi pabrikan," imbuhnya.

BODY WORK Yamaha V-Ixion '09 : Deep Wrath Fighter
Masuk ke sektor body work Yamaha V-Ixion '09 : Deep Wrath Fighter, permainan handmade dengan bahan plat galvanis 0,7 mm dimulai dari sektor tangki yang sengaja dibikin penuh dengan kontur lekukan. Gaya 'wide body' pada tangki ini lantas diharmonisasikan dengan delta box original yang juga ikutan diperlebar.

Meski Yamaha V-Ixion '09 : Deep Wrath Fighter adopsi gaya fighter, sektor buritan masih dibikin double seater. "Yang punya masih demen dengan gaya fighter klasik dengan boncenger," kekeh Djarot. Spatbor custom di belakang ini juga mengacu pada referensi moge Eropa yang kebanyakan posisinya cenderung 'extended' ke belakang.

Demikian juga pada spatbor depan Yamaha V-Ixion '09 : Deep Wrath Fighter karakter lekukan tribal kuat kentara di sektor ini. Aksen 3D dengan 'jeglokan' diatasnya membawa aura seni tersendiri. Seperti juga pada headlamp berkarakter robot ala transformer yang di kedua matanya dijejali dengan dua biji foglamp mobil.

ASESORIS Yamaha V-Ixion '09 : Deep Wrath Fighter
Tak terlalu ribet dalam mengusung asesoris. Bergaya minim Yamaha V-Ixion '09 : Deep Wrath Fighter semi outlaw menjadi dasar pernik asesorisnya. Istilah outlaw disini dapat dilihat pada detail baut L yang tertanam pada T stang atas dan bawah yang sengaja dibikin nongol alias diluar pakemnya. Tak hanya disitu, riser stang handmade juga tak lumrahnya dipasang dengan menghadap ke depan. Namun demikian unsur safety riding tetap utama dimana memasang sepasang spion Rizoma yang ditempel pada dua ujung stang.

SPEK MODIF: Yamaha V-Ixion '09 : Deep Wrath Fighter
SOKBEKER DPN: Yamaha Byson, CAKRAM DPN: Nissin, CAKRAM BLK: Yamaha RX King, SWINGARM: Handmade Pipa 3/4", PELEK DPN/BLK: Power 3.00-17 / 4.50-17, BAN DPN: Swallow 120/70-17, BAN BLK: Battlax 160/60-17, BODY WORK: Handmade Galvanis 0,7 mm, STANG: Handmade Pipa 3/4", SPION: Rizoma, HANDLE REM: Ymax, CAT/CLEAR: Blinken, MODIFIKATOR: Scumb Rotted Blood. Trowangsan RT07/I, Malangjiwan, Colomadu, Karanganyar, Solo (0838 6640 8328 / 0271-207 9208)

Sunday, January 29, 2012

Honda Mega Pro '01 : City Mega Pro Sport

Cantik nian hasil kreasi Syafix yang mencomot trend transfer bodi. Tidak bakal ada tuh pemilik Honda Mega Pro '01 : City Mega Pro Sport yang bakal ngembarin besutan yang saban hari dibuat gaul ini. paling seru permainan bodinya yang jauh dari kesan Honda Mega Pro '01 : City Mega Pro Sport yang membulat, seluruhnya disambung bodi CS-1 yang kini makin tampil agresif dan dinamis.
Bentuk tajam ini disumbang ekor belakang Honda CS-1. Ditebusnya mulai dari bodi belakang samping kiri dan kanan, lampu stop, sampai sepatbor belakang yang bisa sampai nembus dompet Rp. 800 ribuan.
Honda Mega Pro '01 : City Mega Pro Sport

Ekor CS-1 yang tajam ini lalu disambung dengan separuh cover aki Honda Mega Pro '01 : City Mega Pro Sport , pemotongannya pas dengan menggunakan sambungan kawat tipis yang ditutup dengan olesan bahan plastik yang disolder panas. Penyambungan antar bodi plastik dipercaya lebih presisi dan kuat sekaligus ringan daripada penambahan bahan fiberglass.

Sosok ekor belakang yang tajam lalu diimbangi dengan tambahan wide shroud yang diambil dari New Mega Pro, tapi tidak dibiarkan begitu saja diatasnya ditanam pula lampu sein milik Honda New Supra X 125 yang cukup mengubah hasil akhir tampilan Honda Mega Pro '01 : City Mega Pro Sport .

Lampu depan yang diambil dari CS-1 ini diambil kaca lampu depan beserta dudukannya, lalu dipangkas separuh bodi depan sebagai visor atas lampu. Kreatif banget!

SPEK MODIF Honda Mega Pro '01 : City Mega Pro Sport
SOK DPN: USD, CAKRAM: Buel, KALIPER: Brembo 4 piston, SWINGARM: Supertrack, PELEK: Sprint 250x17&350x17, BAN: Swallow Drag Blaster, LAMPU DPN: CS-1, ENGINE COVER: Mega Pro New, OIL COOLER: Custom, KNALPOT: HRP, STANG: Tiger, STABILISER: KTC, FILTER: Koso, GAS: Daytona, BRUSHER: Purnama airbrush Solo 085642217227, MODIFIKATOR: D2 Modified Solo & Dr Cutome Solo Jl. Raya Duwet 085640199329/085647040740

Jupiter-Z '08 : Bermain Cahaya

Dicky sang pemilk Jupiter-Z '08 : Bermain Cahaya punya gaya di segmen modif pemula, tak mau ngikut dengan konsep modif yang sudah ramai di jalanan.
“Apalagi tema Jupiter-Z '08 : Bermain Cahaya kantong sekolahan, sudah pasaran, ”bisiknya. Siswa SMK Penerbangan, Sedati ini pun langsung magang di Tom’s Air Brush di Jl. Pasir Barat RT.01, RW. 01, Gedangan, Sidoarjo. Ceritanya sih pedekate dengan Tomy, agar diberi konsep ramuan motif warna yang terbaru.
Jupiter-Z '08 : Bermain Cahaya

Hasilnya, strip bergaya semi tridi jadi pilihan. Dengan dominasi dasaran hijau efek lembayung dari oplosan Sikkens lengkap dengan pernisnya. Permainan striping nya simpel, tapi tebal tipis nya seakan-akan Tomy memainkan efek pencahayaan. Agar lebih atraktif, aksen silver turut menjadi imbuhan Jupiter-Z '08 : Bermain Cahaya. Dan diperkilau dengan fernis Sikkens.
Bagian kaki belakang Jupiter-Z '08 : Bermain Cahaya dinobatkan lengan ayun produk Moto-R menggantikan orsinya. Foot rest jadi diungsikan. “So, bracket knalpot mesti dibuat ulang bergaya pemasangan knalpot free flow, ”cuap Dicky.  Ditopang sok belakang Yoshimura model tabung 32 cm.

Sedang sok depan Jupiter-Z '08 : Bermain Cahaya masih mengandalkan orsi Jupiter-Z. Mengapit pelek orsi yang dikelir ulang motif mocacino. Biar terlihat modis, ban depan memakai Mizzle 60/80-17 dan belakang 70/80-17. Dan diakhiri pemasangan cakram depan My Bug.  .: 

SPEK MODIF: Jupiter-Z '08 : Bermain Cahaya
Bahan cat          : Sikkens
Cakram depan   : My Bug
Sok belakang     : Yoshimura
Lengan ayun     : Moto-R
Ban                    : Mizzle 60/80-17 & 70/80-17
Body paint         : Tom’S Air Brush, Jl. Pasir Barat RT. 01, RW. 01, Gedangan, Sidoarjo

Saturday, January 28, 2012

Yamaha Mio Soul '08 : Paduan Pas RC Konsep




Denis Devisio dengan Yamaha Mio Soul '08 : Paduan Pas RC Konsep ini berekspresi dengan pemilihan warna Green candy. Aplikasi cutting sticker beraura RC (Remote Control) Car emblem maupun font dari brand ternama jadi gagasan untuk mendapatkan wujud Japanese Domestic Market yang lebih popular dengan sebutan JDM modify. Pewarnaan kontras diwujudkan pada pilihan warna  coklat muda pada jok, blok CVT, dan bordes
Yamaha Mio Soul '08 : Paduan Pas RC Konsep

Tak hanya berhenti disini saja, dilanjutkan dengan laburan cat kelir coklat muda lagi pada spion Yamaha Mio Soul '08 : Paduan Pas RC Konsep , cover kipas, filter udara, bagasi depan serta kaliper Marzocchi yang dibuat merah ngejreng dan kaliper belakang Brembo. Makin terlihat manis setelah headlamp serta stoplamp di smoke hijau candy.
"Sokbeker belakang Yamaha Mio Soul '08 : Paduan Pas RC Konsep juga aku pilih yang warna coklat biar hasil akhirnya makin kontras dengan kelir hijau pada body cover," bilang pemakai sokbeker depan dan belakang Yoshimura ini. Kegaharan rookie modified makin sempurna saat doi jejalkan sepasang pelek DBS diameter 17 dan cakram belakang.

SPEK MODIF: Yamaha Mio Soul '08 : Paduan Pas RC Konsep
SOKBEKER DPN/BLK : Yoshimura, CAKRAM DPN/BLK : SET, PELEK DPN/BLK: DBS 17",  BAN DPN/BLK : FDR 2.15-17,  CAT/CLEAR : Blinken, Knalpot : AHRS F4, Modifikator: Maken A-Team,Jl.Troso Pecangaan ,Jepara

Honda Beat '10 : Orenz Energy Drink

Sebenarnya untuk tema Food & Beverage pada Honda Beat milik Alfiant Wahyu Nugroho ini adalah mobil Nascar Honda Beat '10 : Orenz Energy Drink. Namun agar selaras dengan tema cutting sticker yang lagi hot di tanah air XS Cutting Sticker pilih tema Nascar yang sponsornya berupa minuman suplemen.
"Lebih tepatnya adalah Hell Energy Drink, ini pilihan dari Iksan yang katanya diambil saat browsing di internet," tutur sang pemilik motor Honda Beat '10 : Orenz Energy Drink yang lebih akrab dengan sapaan Basir ini.
Honda Beat '10 : Orenz Energy Drink

Pilihan aseso Honda Beat '10 : Orenz Energy Drink pun tak kalah kelas dengan tema cutting sticker. Kaliper rem depan dan belakang memilih Nui Racing ala Mothai yang lantas dikombinasikan dengan cakram depan dan belakang sesama produk Nui Racing dan sokbeker depan Pico serta sokbeker belakang YSS. Sama persis dengan konsep mobil-mobil Nascar yang kebanyakan adopsi warna ngejreng, doi pun jatuhkan pilihan pada orange Danagloss Honda Beat '10 : Orenz Energy Drink dengan clear Lesonal pada garapan cat. "Saat ini kan warna solid masih aja ngetrend.
SPEK MODIF  Honda Beat '10 : Orenz Energy Drink
SOKBEKER DPN: Pico, CAKRAM DPN/BLK: Nui Racing, SOKBEKER BLK: YSS, PELEK DPN/BLK: V-Rossi 14", BAN DPN/BLK: FDR 2.50-14, OIL COOLER: Cool, KNALPOT: Yoshimura, FOOTSTEP: Bungbon, STEERING DUMP: Marathon, AIR FILTER: Cool, SPION: Sage, CAT: Danagloss, CLEAR: Lesonal, CUTTING STICKER: XS Cutting Art. Karangpandan, Karanganyar (0852 2908 2779), MODIFIKATOR: Nondot's Modified, Tawangmangu, Karanganyar

Friday, January 27, 2012

Yamaha V-Ixion '10 : Wabah Fairing FZ-1

Loyalitas Edward terhadap perusahaan serta hobinya dengan Moto GP dipadukan lewat modif Yamaha V-Ixion '10 : Wabah Fairing FZ-1 yang dirombak bergaya Yamaha FZ1 ‘2011. Konsepnya, serba tajam, padat dan kompak, jadi imbang dengan basis Yamaha V-Ixion '10 : Wabah Fairing FZ-1.
Proses modifnya diserahkan pada Rayya Perkasa Motor di Jl. Kalibutuh 131, Surabaya. Saat pembentukan fairing, kondom tangki hingga bodi buritan Yamaha V-Ixion '10 : Wabah Fairing FZ-1 semuanya penuh perhitungan.
Yamaha V-Ixion '10 : Wabah Fairing FZ-1

Kali ini tulang fibernya, sebagian titik penopang bodi memakai kawat kasa. Untuk head lamp, Ayung begawan RPM mengaplikasi head lamp motor sport asal Taiwan, untuk menyambung bidang fairing Yamaha V-Ixion '10 : Wabah Fairing FZ-1 yang bersudut lancip.

Sedang tinggi kondom tangki diserasikan model stang kemudi KTC adjustable, serta diperhitungkan dengan postur Edward. Dalam pemakaian warna, Asisten Marketing Director Win Mild ini berkonsep Win Mild dengan kelir dominasi putih dan merah maroon serta juluran asap, sebagai ciri khasnya.

Ditunjang dengan pemakaian asesoris seperti foot step bergaya underbone Scot. Untuk konsep buritannya simpel, tipis dan mengusung konsep tridi. Alhasil dalam pemakaian stop lamp Yamaha V-Ixion '10 : Wabah Fairing FZ-1 mesti ngalah pakai Imprezza.

Sektor kaki-kaki Yamaha V-Ixion '10 : Wabah Fairing FZ-1 dikawal sok depan produk Scot berdimensi 71 cm, komplit dengan segitiga atas bawah. Dan lengan ayun handmade dari plat 1,2 mm menganut konsep banana. Mengapit pelek Sprint 250-17 dan 300-17 serta dililit Primax 90/100-17 dan 110/70-17.

Modifikasi Yamaha V-Ixion '10 : Wabah Fairing FZ-1 Dilanjutkan pemakaian knalpot Scot model KTM, dengan silencer model prisma. Cakram depan disuport produk TDH dan belakang Scot, masing-masing disodok caliper Bremboo serta slang rem Scot.

SPEK MODIF Yamaha V-Ixion '10 : Wabah Fairing FZ-1
Head lamp : Motor sport Taiwan;  Stop lamp : Imprezza; Sok depan : Scot; Lengan ayun : Hand made plat 1,2 mm ; Velg : Sprint 250-17 & 300-17’; Ban : Primax 90/100-17 & 110/70-17 ; Cakram depan: TDH; Cakram belakang : Scot; Caliper : Bremboo; Slang rem : Scot; Stang kemudi : KTC Adjustable; Knalpot : Scot KTM; Bodi : Handmade; Modifikator: Rayya Perkasa Motor, Jl. Kalibutuh 131, Surabaya.

Suzuki Satria Fu '09 : Saksi Cinta

Teguh Sugiharto memiliki rasa semangat untuk membahagiakan hati sang belahan jiwanya. Senjata dan jurus jitu guna bikin bahagia kekasihnya bernama Lusy Dita ini dicurahkan ke sosok Suzuki Satria Fu '09 : Saksi Cinta yang bisa dibilang tiap hari untuk menghabiskan waktu berdua.
“Motor ini saksi cintaku pada Lusy, jadi gimanapun hasilnya motor ini dibikin secantik pacarku,” kilah warga asli Ds.Pilang Payung, Toroh, Kab.Grobogan.
Suzuki Satria Fu '09 : Saksi Cinta

Karena sebagai senjata utama untuk wara-wiri maupun untuk harian dijalan raya, hasilnya doi teken kontrak dengan Sahid Modified & Painting untuk permakan tubuh Suzuki Satria Fu '09 : Saksi Cinta. Tampilan ngejreng di bodi cukup cantik dengan laburan warna dasar efek biru dan ungu berbahan oplosan cat Alfagloss dicoreti pin striping garis kotak diakhiri semprotan clear Sikken sebanyak 4 lapis.

“Kedok lampu Suzuki Satria Fu '09 : Saksi Cinta aku custom biar matanya lebih menawan,” ucap Sahid, modifikator yang buka lahan di Jl. Gajah, Kp. Cebolok 1 Semarang.

Kurang cukup dengan sentuhan di cover body Suzuki Satria Fu '09 : Saksi Cinta, kini pria yang saben harinya ngantor di Polda Jawa Tengah ini berlanjut pada penjarahan sektor kaki. Jarahannya tersebut difokuskan pada hasil comotan pelek Yoshimura dibungkus karet hitam IRC.

Ditambah lagi piringan cakram depan Suzuki Satria Fu '09 : Saksi Cinta disokong produk TZM ukuran 320mm yang dipercaya pakem menahan laju motor. “Meskipun hasilnya minimalis kini pacarku begitu bahagia saat pertama kali melihatnya,” tutur anggota BPC (Bikers Polda Community) sembari tersenyum menandakan lega hatinya.

SPEK MODIF: Suzuki Satria Fu '09 : Saksi Cinta
CAT : Alfagloss;  CLEAR : Sikken; CAKRAM : TZM;  PELEK : Yoshimura; BAN : IRC
MODIFIKATOR : Sahid Modified&Painting; ALAMAT : Jl. Gajah, Kp.Cebolok 1, Semarang

Yamaha V-Ixion '09 : Bartender Style

Wah gawat, pemiliknya suka mabuk ! tuh tengok logo yang terpampang pada sekujur bodi, semua merk minuman keras berkelas. Eit sory, salah sangka ! pemiliknya Mansur kuliah di UK Petra, manajemen perhotelan. Wah baru nyambung, calon bartender ya om ? Bartender demen modif Yamaha V-Ixion '09 : Bartender Style, ya Mansur.
Konsep modif Yamaha V-Ixion '09 : Bartender Style paling getol dengan roh Moto-Gp atau superbike. “Pokoknya yang berfairing saya suka, ”begitu kata lajang yang tinggal di Taman Bintoro IV, Surabaya.
Yamaha V-Ixion '09 : Bartender Style

Proses modifnya Yamaha V-Ixion '09 : Bartender Style, Mansur mesti bikin repot rumah modif Aneka Jaya Motor di Rungkut Kidul Industri 10, Surabaya. Desain fairing dipilih oleh Mansur, paling ramping dengan berbekal pedoman lebar tangki dan radiator. 

Head lamp nya mengalami rombakan, paling pas menurut Mansur head lamp Mio Soul. Sebab dengan begitu fairing depan Yamaha V-Ixion '09 : Bartender Style tak diributi pemasangan sein model konvensional. Boleh juga ide nya ! 

Sambungan desain tangki dan buritan Yamaha V-Ixion '09 : Bartender Style mengaplikasi bodi orsi yang dirubah tampilan warnanya. Dan buritan mengalami rombakan wide body 3 cm, juga dimanfaatkan sebagai lubang kisi ala moge.

“Makin lebar nya buritan, untuk mengiris bodi bawah agar terlihat tipis dan aerodinamis jadi mudah, ”terang Ronald sang modifikator yang menambahkan spatbor kolong dan knalpot model mega phone.  

Menunjang tongkrongan sporty, lengan ayun diaplikasi model banana spesial buat Yamaha V-Ixion '09 : Bartender Style. Mengapit velg tapak lebar produk V-Rossi 250-17 dan 300-17, dililit Rossi 110/80-17 dan 130/70-17. Untuk mempermudah penggantian gir belakang, panel gir tetap dipaksakan memakai milik V-Ixion.

Lewat membubut ulang diameter luar panel gir Yamaha V-Ixion '09 : Bartender Style, sesuai diameter dalam dudukan pada velg. Untuk mengimbangi tongkrongan fairing, cakram depan digantikan PSM 32 cm dan cakram belakang Ride It 28 cm, berpasangan caliper PSM 4 piston. | pid

SPEK MODIF Yamaha V-Ixion '09 : Bartender Style
Head lamp : Mio Soul,  Stop lamp : Halogen, Lengan ayun : Banana, Velg : V-Rossi 250-17 & 350-17, Ban : Rossi 110/80-17 & 130/70-17, Stang kemudi : RG-R 150, Rumah modif : Aneka Jaya Motor, Jl. Rungkut Kidul Industri 10, Surabaya

Honda Tiger '01 : Beatiful Bike

Modif sport funky masih saja yang pegang jawara, tak pandang bulu, mudah belia sukses kena wabah. Itu lantaran modif di level ini masih nyaman dipakai harian, selain itu part aseso yang diaplikasi berpeluang buat pamer di jagat modif motor jenis sport. Salah satunya seperti perlakuan Very pemilik Honda Tiger '01 : Beatiful Bike yang mendaulat Lutfi dari Coconut Modifed, sebagai arsiteknya.
Honda Tiger '01 : Beatiful Bike

Proses awal Honda Tiger '01 : Beatiful Bike, kaki-kaki dan tapak kaki diup grade. Pelek depan belakang dipercayakan Sprint dibalut ban Mizzle yang dibarengi aplikasi cakram depan dobel produksi PSM, masing-masing dijepit kaliper Bremboo. Sedang cakram belakang, cukup gantikan produk set Nissin.

Sok depan orsi Honda Tiger '01 : Beatiful Bike yang cuman mengalami lapisan krom. Makin mantap dikombinasi lengan ayun Supertrack di buritan. Rubahannya, ada pada sok belakang yang mengusung monosok dengan memanfaatkan sok dari YSS.

Tongkrongan bodi masih standar Honda Tiger, dikelir duo tone hijau metalik Spieshecker kombinasi hitam metalik dengan gradasi garis tribal silver merah pada sekujur bodi Tiger yang mengaplikasi gas buang dari Nobi.

SPEK MODIF: Honda Tiger '01 : Beatiful Bike
PELEK DPN/BLK: SPRINT, BAN DPN/BLK: MIZZLE, CAKRAM DPN/BLK: PSM/NISSIN, KALIPER: BREMBO, KNALPOT: NOBI, KROM: GUNUNG MAS MALANG, SWING ARM: SUPERTRACK, BENGKEL MODIF: COCONUT MODIFIED BOJONEGORO

Yamaha Mio '07 : Putih Kapas Orenz Jeruk

“Bukan hanya orangnya melainkan Yamaha Mio '07 : Putih Kapas Orenz Jeruk harus dibikin cantik,” buka Verra dengan suara lembutnya. Ternyata kecantikannnya itu dikeluarkan dengan dandanan simpel dan nggak terlalu berlebihan ke Yamaha Mio '07 : Putih Kapas Orenz Jeruk.
Yamaha Mio '07 : Putih Kapas Orenz Jeruk

Mendapatkan dandanan yang menarik doi memilih Keke Modified untuk mempolesnya. Begitu berbincang dengan Agung sang modifikator, kedok mata dan dada  motor Yamaha Mio '07 : Putih Kapas Orenz Jeruk dibikin sipit dengan dempulan dari serat fiberglass. Lalu set cover bodi dilaburi dasaran epoxy dan dihaluskan dengan ampelas ukuran 1000.

Kemudian barulah bodi disembur cat putih dan dibagian tengah berbahan kulit jeruk diolesi warna oranye dari merk Alfagloss. Semakin cantik berkat sepatbor, panel depan dan bodi belakang dicoreti pin striping. “Seputih kapas semanis jeruk” alasan Agung mengartikan warna motor itu.

Nggak cuma di bodi Yamaha Mio '07 : Putih Kapas Orenz Jeruk, bagian tapak kaki-kaki dikawal bottom sokbeker depan produk Xspeed dan belakang mencomot sokbeker merk YSS. Sarana pemberhentian laju motor dipercayakan pada ciet cakram PSM. “Wuih cucok ini dengan kecantikanku hehe,” canda Verra yang malu-malu saat dipotret bareng motornya.

SPEK MODIF Yamaha Mio '07 : Putih Kapas Orenz Jeruk
CAT : Alfagloss; CLEAR : Blinken; SOK DEPAN : Xspeed; SOK BELAKANG : YSS; CAKRAM : PSM; HANDLE REM : Variasi; KROM : Talenta, LIK Kaligawe, Semarang; MODIFIKATOR : Keke Modified, Jl. Kalinyamat no.33 Bandungan, Kab. Semarang

Honda Beat '10 : Si Hijau Cungkring

Inilah jadinya jika punya pacar doyan modifikasi. Seperti yang dirasakan Ika Maya Martasari. Dengan bermodal Honda Beat '10 : Si Hijau Cungkring yang digenggamnya baru itungan bulan ini langsung aja dikerjainya dengan sang belahan jiwa.
Honda Beat '10 : Si Hijau Cungkring

“Aku jadi kepincut melihat motor cowokku berdandan modif n bikin aku latah,” tutur cewek yang kental disapa Meimei ini. Dari situ motor matik berlambang sayap tunggal Honda Beat '10 : Si Hijau Cungkring ini kemudian digelontorkan ke bengkel X-Co Auto paint yang bermarkas persis di depan rumahnya.

Eko sang modifikator langsung memfokuskan pada sektor bodi Honda Beat '10 : Si Hijau Cungkring dengan memberi warna hijau seperti keinginan sang pemilik. “Bagian bodi aku tempel cutting sticker biar lebih beraroma centilnya,” kata Eko kreator yang buka workshop di Jl. Tirtomoyo no. 60 Bandungan, Kab. Semarang.

Untuk menghasilkan jenjang kaki cungkring, doi memasang pelek almunium Zipp bertromolkan Trusty  dengan ciet cakram depan Ride It. Sebagai penahan laju goncangan dibagian sokbeker depan terpasang bottom sok Kawahara. Sedangkan posisi belakang mencomot ajrutan produk YSS. “Beatku nggak kalah deh jika diadu dengan motornya cowokku,” bangga Meimei yang ditemani sang pacar saat pemotretan.

SPEK MODIF Honda Beat '10 : Si Hijau Cungkring
CAT/CLEAR : Blinken, CAKRAM : Ride It, SOK DEPAN : Kawahara, SOK BELAKANG : YSS, PELEK : Zipp, TROMOL : Trusty, BAN : Mizzle, MODIFKATOR : X-CO Auto Paint, Jl. Tirtomoyo no. 60 Bandungan, Kab. Semarang, TELP : 085641815517

Honda Scoopy '10 : Scoopy Cantik By Geba

Gaya Scoopy biar makin cantik cukup pakai ubahan ringan saja. Modelnya sedikit diubah agar makin familiar dengan menambah aseso untuk melengkapi kombinasi warna pink sesuai bodi aslinya.
Honda Scoopy '10 : Scoopy Cantik By Geba milik Toni yang sekaligus pemilik gerai helm Camel jaya ini nampak ngetrend dengan windshield terpasang kombinasi handgrip warna pink. Perangkat audio sempat pula dipasang di tengah bodi depan, maklum hobi sang empunya emang dengerin musik.

“Pelek aku pake model monoblok dan cutting stiker serta emblem dari nama geraiku,” promonya. Selanjutnya pelindung bodi depan dan belakang Honda Scoopy '10 : Scoopy Cantik By Geba terpasang front bumper kelir krom dengan inovasi rak
palang.

Dalam perjalanan jauh biar makin enjoy, cover jok Honda Scoopy '10 : Scoopy Cantik By Geba di ganti lebih empuk dengan alas bahan dari kulit. Modif ringan dengan sentuhan trend ini sepenuhnya dipasrahkan modifikator Geba Leisure Parts , asal Bandung.

SPEK MODIF Honda Scoopy '10 : Scoopy Cantik By Geba
PELEK: Daichi model monoblock, ASESO: front rack+ Back rack/single rack, GRV emblem, Front Bumper, COVER JOK: Custom seat , WINDSHIELD: Apollo, AUDIO: mmc/cd player, MODIFIKATOR : GEBA LEISURE PARTS, JL. PELAJAR PEJUANG 45 No. 5 BANDUNG gebaparts@yahoo.com

Yamaha Vixion '10 : Jalan Beken Pemula

Yamaha Vixion '10 : Jalan Beken Pemula
Tak hanya bebek dan matic saja yang merangsek konsep modif pemula, Febri bocah asal otomania B'CAC Karanganyar, Jateng pun adopsi trend konsep modif ini pada Yamaha Vixion '10 : Jalan Beken Pemula miliknya. "Konsep pemula cukup simple modifnya tapi sudah bisa untuk bikin tenar karena motor masih sangat nyaman buat harian," cetus cowok bersapaan Bebek ini.

Jika dipelototi pada Yamaha Vixion '10 : Jalan Beken Pemula keluaran tahun 2010 ini tampaknya doi tak perlu banyak tingkah dalam modifnya. Sokbeker depan Yamaha Vixion '10 : Jalan Beken Pemula standar pabrikan tak dirasa bermasalah karena doi tutup dengan performa cakram dan kaliper rem PSM di sektor ini. "Kalipernya aku pilih yang gede juga biar nggak timpang dengan wujud motor sport," dalih doi. Demikian halnya pada kaki belakang doi juga tak banyak modifikasi, trik di sektor buritan cukup dengan aplikasi knalpot TSR.

Merambah pada sektor pengaspal Yamaha Vixion '10 : Jalan Beken Pemula, ban comet 60/80-17 di depan dan 60/90-17 di belakang langsung dicaplok oleh pelek Champ 17' dengan tapak 2.15. Proyek pengecatan ditempuh dengan kelir orange Danagloss yang disempurnakan dengan clear Lesonal. Pemanis cutting sticker ala pemula doi tinggal sambangi XS Cutting Art guna di grafity oleh sticker warna hitam dan silver serta sedikit sticker krom.
SPEK MODIF Yamaha Vixion '10 : Jalan Beken Pemula
CAKRAM DPN/KALIPER DPN: PSM, PELEK DPN/BLK: Champ 17", BAN DPN/BLK: Comet 60/80-17 / 60/90-17, KNALPOT: TSR, AIR FILTER: Koso, GAS SPONTAN: Yoshimura, SPION: Twenty, CAT: Danagloss, CLEAR: Lesonal, CUTTING STICKER: XS Cutting Art, Karangpandan, Karanganyar, (0852 2908 2779)

Thursday, January 26, 2012

Satria Fu '07 : NO MUATAN POLITIS

Seakan ingin menjajal berbagai konsep modif, Sandy Damara Putra pun giliran mengambil konsep brush realis pada modifikasinya bersama Satria Fu '07 : NO MUATAN POLITIS yang sebelumnya pernah dibangun dengan tema funky ini.
"Sudah sejak lama aku memimpikan punya kuda besi yang full ber-tatto brush realis," buka Sandy. "Karena waktu pengerjaannya menjelang 17 Agustus tahun lalu makanya untuk tema aku ambil Pahlawan Nasional," imbuh modilover yang menyerahkan garapan brush realisnya ini ke bang Udi Potlot Jogja ini.
Di pasrahkan total pengerjaan Satria Fu '07 : NO MUATAN POLITIS kepada seorang maestro brush realis di tanah air, tak heran tak hanya detail gambar saja yang menawan. Alur cerita ini karya lukis cat ber-media pen brush ini pun tak kalah detail dengan ilustrasi lukisannya. Mulai dari pahlawan nasional angkatan tahun 20an seperti Pangeran Diponegoro maupun Antasari mengawali jalan ceritanya yang di-ilustrasikan pada spakbor depan bagian kiri dan airscoop bawah. Selanjutnya mulai menginjak masa kebangkitan nasional dengan pergerakan organisasi Budi Utomo yang digambarkan pada jok. Selain itu sosok ibu Kartini seakan menjadi ikon tersendiri pada Satria Fu '07 : NO MUATAN POLITIS ini karena gambaran pahlawan wanita ini dilukiskan tepat pada headlamp.

Kisah kepahlawanan kemerdekaan '45 dan dalam era revolusi pun tak luput juga menghias pada cover bodi Satria Fu '07 : NO MUATAN POLITIS kanan dan kiri. Yang menarik adalah ending alur cerita yang menginjak masa orde baru dan orde reformasi yang kesemuanya secara berurutan tersaji dengan ilustrasi presiden pertama Ir. Soekarno hingga presiden keenam SBY lengkap dengan wapres Yusuf Kalla pada sector knalpot.

"Satria Fu '07 : NO MUATAN POLITIS tak ada kaitannya dengan politik lho, ini murni karya seni," kekeh pemakai pelek Evo 17" ini. "Bidang lebar dan nge-blok pada pelek ini cukup sempurna untuk dijadikan kanvas dari cat dan clear Sikkens," tutup doi.

SPEK BRUSH Satria Fu '07 : NO MUATAN POLITIS
TEMA : Realis Pahlawan Nasional CAT/CLEAR : Sikkens BRUSHER : Potlot, Bantul, Jogjakarta PELEK DPN/BLK : Evo 17" SOKBEKER DPN : USD Ohlins CAKRAM DPN/BLK : Smash Custom SWINGARM : Yoshimura SOKBEKER BLK : Marathon KNALPOT : AHM.

Honda Beat '10 : MODIS WIRA WIRI

Beat yang desain bodi nya sudah trendi, makin mudah untuk dijahili saat proses modif berlangsung. Itu terjadi pada skutik harian Doni Begawan DNA  Honda Beat '10 : MODIS WIRA WIRI Custom Paint di kawasan Dukuh Kupang XVIII, Surabaya. Tema modifnya harian modis. “Sengaja dipakai, khusus buat belanja part variasi,” cuap Doni yang mulai kena wabah Fixie Bike.
Langkah awal, cover bodi bertextur jeruk dan casing CVT Honda Beat '10 : MODIS WIRA WIRI dikirimnya ke Kedung Cowek, Surabaya. Warna krom putih, klop menjadi kombinasi hitam kelir orsi bodi. Harmonisasi kelir putih turut diikuti pemakaian pelek TAD Spyder profil 185-17 dan 215-17 dan tersentral pada tromol PKM CNC.
Konsekuensinya, pemakaian ban belakang Honda Beat '10 : MODIS WIRA WIRI wajib memakai profil 215-17 dari Drag Blaster, untuk menghindari keterbatasan space crank case. Kalau profil ban depannya sih bebas, paling ideal memakai 200-17, juga dari Drag Blaster.
Sedang option aseso lainnya, single sok belakang diganti produk YSS Z-Series, serta tuas rem depan belakang from Moto GP dan spion Koso. Untuk mempercantik tampilan buritan Honda Beat '10 : MODIS WIRA WIRI, behel dikanibal dari MX dan difinishing mengelir kaca head lamp kuning candy.

SPEK MODIF Honda Beat '10 : MODIS WIRA WIRI
Pelek : TAD Spyder 185-17 & 215-17; Ban : Drag Blaster 200-17 & 215-17 ; Sok belakang: YSS Z-Series ; Tuas rem : Moto Gp ; Tromol : PKM ; Behel : MX ; Bengkel krom : Kedung Cowek, Surabaya

Yamaha Mio '05 : PERFECT DETAILING

Modifikasi berbasis mesin matic dari pulau dewata sejak dulu memang patut diacungi 2 jempol. Sisi custom dan ide barunya sanggup jadi trendsetter matic tanah air, n satu lagi besutan milik I wayan Gintara Putra yang empuk disapa Nang Andi ini boleh jadi perfect disemua bagian. Kayak apa sih inovasinya? Yamaha Mio '05 : PERFECT DETAILING
Yamaha Mio '05 : PERFECT DETAILING

BODYWORK CUSTOM Yamaha Mio '05 : PERFECT DETAILING
Nggak nampak sedikitpun kesan Mio lawas yang brojol tahun 05 lalu, sosok matic imut ini dicustom bodywork baru bernuansa custom. Lekuk bodi meliuk  Yamaha Mio '05 : PERFECT DETAILING ini diawali dengan penggantian lampu depan Yamah Xeon berikut separuh dada depan dan batok lampu sekaligus stangnya. Sorot tajam lampu Xeon bikin seirama dengan custom bodyworknya yang dikerjakan full fiberglass.

IBE PERFORM Yamaha Mio '05 : PERFECT DETAILING
Nggak mau dibilang setengah jalan saja, sisi tengah dihuni perangkat IBE (In Bike Entertainment) yang merelakan spido orinya digusur. Dibalik stang  Yamaha Mio '05 : PERFECT DETAILING ini dihuni head unit dari Accelera yang disambung tachometer bulat dari Auto Gauge yang ditaruh dibawahnya. Sedang dibawahnya lagi, dari sound, tweeter, hingga LCD ditata dengan rapi bak gaya audio di mobil-mobil tuning.

TREND BIG SPOKE WHEEL Yamaha Mio '05 : PERFECT DETAILING
Trend jeruji besar atau big spoke dianutnya pula. Mengambil lingkar velg mobil Avansa yang diubah model jeruji dari batang besi 10mm. Pemakaian jeruji ukuran besar ini dibuat jarang namun cukup kuat untuk menopang berat dan konstruksi gerak matic. Jeruji besar ini dipakai sistem ulir ke tromol yang juga dicustom dari besi agar makin kuat.

FINISHING PERFECT Yamaha Mio '05 : PERFECT DETAILING
Sentuhan akhir pengecatan juga diperhitungkan matang, cukup mengkombinasi warna hijau dan hitam yang dibentuk bergrafis tribalistic. Lekukan bodi yang tajam banyak ditutup dengan grafis tribal berwarna hitam untuk mengurangi kesan gemuk dan memunculkan kesan dalam dan tajam. Garis-garis custom lantas difinishing blink dari kaleng Blinken yang terkesan basah, total pengerjaan hingga rampung sampai 2 bulan.   


SPEK MODIF: Yamaha Mio '05 : PERFECT DETAILING
CAKRAM: KTC, KALIPER: KTC, SOK BLK: YSS, PELE: Avansa Custom, BAN: FDR, CVT: Nouvo, KNALPOT: Custom, LAMPU: Xeon, CLEAR: Blinken, TOTAL: Rp35 juta, MODIFIKATOR: GPS Painting Bs Perang Lukluk Mengwi.

Yaris '09 : With 21 LCD TV

Entah apa yang ada dalam pikiran Dr. Munzir, seorang dokter tabib sekaligus bapak satu anak, yang memberikan kado kepada sang istri berupa mobil Yaris '09 : With 21 LCD TV full modifikasi. Kado istimewa tersebut merupakan hadiah untuk ulang tahun istrinya, Yaris '09 : With 21 LCD TV berkelir merah dengan ragam modifikasi mewah didalamnya.
Yaris '09 : With 21 LCD TV

Modifikasi Yaris '09 : With 21 LCD TV pun tidak mau tanggung, body eksterior ditambahkan custom body kit dan fog lamp dengan kelir baru berwarna merah solid. Kaki-kaki diperbesar dengan pemilihan velg TFT berukuran 19" dan ban Accelera 19/225/35. Usai merampingkan jarak bumper dengan velg, Munzir turut merapatkan kolong lantai dengan memasang shockbreaker lansiran Eibach hingga tersisa jarak tidak sampai sejengkal dari aspal.
Yaris '09 : With 21 LCD TV

Yaris '09 : With 21 LCD TV

Selesai modifikasi bagian eksterior Yaris '09 : With 21 LCD TV, kini saatnya Dr. Munzir memanjakan sang istri dengan interior yang menawan. Dengan warna dominan putih, interior dibuat sesuai hati dan kesukaan sang istri yang menyukai nilai kecantikan atau elegant. Cover MBTech Camaro berwarna putih menyelubungi interior mobil,khususnya jok dan dashboard. Aksesoris DAD pun bertabur di head rest pad, horden, seat belt, hingga kaca spion.
Yaris '09 : With 21 LCD TV

Uniknya, sebanyak 21 buah TV LCD dan 2 GPS terintegrasi langsung ke sound system Yaris '09 : With 21 LCD TV. Malah 4buah diantaranya tertanam dalam lantai bawah dengan dilindungi frame arcylic nan menawan. Sisanya, TV LCD terpendar ke balik head rest pad, pintu bagasi, kabin belakang dan pintu penumpang. Dengan jumlah sebanyak itu, sumber tenaga berupa aki kering 80 ampere dipilih untuk menghidupkan gadget hiburan tersebut.
Yaris '09 : With 21 LCD TV

Pada akhirnya Yaris '09 : With 21 LCD TV modifikasi unik tersebut dipajang oleh Dr. Munzir kedalam kontes modifikasi berskala nasional yakni Clas Mild Accelera Auto Contest saat roadshow di kota Jogyakarta beberapa waktu lalu.

Honda Jazz '10 : Perpaduan Minibar


Apa yang terlintas di benak pikiran seorang modifikator asal kota Surabaya, Andrian Prastya, ketika memodifikasi mobilnya dengan interior full tema mini bar membuat tim sportku.com ingin melongok secara langsung mobil Honda Jazz '10 : Perpaduan Minibar tersebut. Sekilas bagian eksterior mobil yang diikutsertakan oleh Andrian di kontes modifikasi  Clas Mild Accelera Auto Contest 2011 tersebut terlihat simple tapi tidak dengan menghilangkan kesan elegant. Namun ketika memasuki bagian dalam mobil barulah berkesan nuansa mini bar yang coba dibangun oleh Adrian. Penempatan bar beserta botol wine terlihat di dashboard dan bagian tengah penumpang.
Honda Jazz '10 : Perpaduan Minibar

Honda Jazz '10 : Perpaduan Minibar

Dengan menghabiskan biaya sekitar 50 juta rupiah, mobil Honda Jazz '10 : Perpaduan Minibar milik Adrian dikerjakan selama kurang-lebih 3 bulan dengna dibantu oleh teman-teman dan bengkel modifikasi kenalannya. Diharapkan dengan mengikuti kontes modifikasi Clas Mild Accelera Auto Contest 2011, Adrian dapat terinspirasi dan memacu semangat dan hobby positifnya di dunia modifikasi mobil.
Honda Jazz '10 : Perpaduan Minibar

Honda Jazz '10 : Perpaduan Minibar


Honda Jazz Yang Menggelegar

Memang tidak ada kata selain 'Seram' saat melihat ubahan yang dilakukan oleh Yori terhadap Honda Jazz Yang MenggelegarMotorized menjadi menu utama gaya modifikasi anak muda Jogja ini, terpasang nyaris seantero bagian body mobil seperti pintu, kap mesin, bagasi, hingga lampu dan lubang pengisian bahan bakar pun di motorized! Pemilihan bahan full carbon dan air brush corak alur api di permukaan body pun semakin melengkapi image ekstrim.

Modifikasi mobil Honda Jazz Yang Menggelegar dengan tampilan ekstrim
Beralih ke bagian mesin, sebuah turbo lansiran Greddy nampak disemat di dapur pacu mobil Honda Jazz Yori. Seakan ingin membuktikan bahwa tidak hanya punya tampang seram saja, namun kemampuan pacu pun menyeramkan.
Honda Jazz Yang Menggelegar

Honda Jazz Yang Menggelegar

Honda Jazz Yang Menggelegar

Honda Jazz Yang Menggelegar

Honda Jazz Yang Menggelegar


Perangkat audio dan hiburan seperti TV dan rolling display masuk kedalam bagian interior mobil. Dengan power head lansiran Pioneer dan Crossfire, Yori yakin bisa membuat isi mobil menjadi menggelegar.
Bagasi dan Sound system dari Modifikasi mobil Honda Jazz Yang Menggelegar dengan tampilan ekstrim.

Tuesday, January 24, 2012

Yaris '08 : Pilot Style

Impian memodifikasi ala racing style Yaris '08 : Pilot Style emang udah lama diimpikan Koko. Namun baru sekarang impian tersebut menjadi kenyataan. ”Maklum kesibukan yang membuat waktuku tersita,” tandas pilot maskapai penerbangan nasional.

Eksterior : Yaris '08 : Pilot Style
Sentuhan racing elegan nampak kental setelah Yaris '08 : Pilot Style ditambahkan cutting sticker berbahan oracal warna silver, hitam dan abu-abu. Tak lupa style racing dimunculkan headlamp depan ditambahkan eyelid berikut emblem TRD (Toyota Racing Development) ikutan melekat di eksterior. ”Yang membuat stylenya racing elegan adalah paduan kaki-kakinya,” bangga Koko yang mengubah muffler Yaris dengan Remus.

Interior : Yaris '08 : Pilot Style
Memasuki ruang kabin Yaris '08 : Pilot Style sentuhan minimalis mulai nampak. ”Originalnya sporty banget,” tandasnya. Alhasil pemilik mobil yang bernopol N 1861 CF bakalan mengubah tampilan interior. Bahkan system penyejuk dikala kemacetanpun masih mengandalkan originilnya.

Kaki-kaki : Yaris '08 : Pilot Style
Usaha modifikasi eksterior telah usai, giliran tahap selanjutnya adalah pengembangan sector kaki-kaki Yaris '08 : Pilot Style. Hasilnya velg depan belakang HRE Vitalin 18 inchi yang dibalut kuartet ban Sumitomo 215/35-18 kian nampak elegan setelah mendem kedalam spatbor. ”Terpaksa bagian per sokbekernya kucustom biar tidak jangkung,” tandas Koko.

Yaris '08 : Venomous Mascot

Edwin Efendi, pemilik Subur Audioworkshop Yaris '08 : Venomous Mascot bermarkas di Jl. Gerilya Timur 1124 Purwokerto menganggap modifikasi sebagai mutlak strategis promo untuk menarik minat konsumen.
“Step-by-step saya lakoni untuk mencapai kepuasan. Tentu saja, hasil akhirnya dipastikan menjadi maskot toko saya,“ tutur Edwin, menegaskan bengkel kesayangan tidak hanya fokus ke audio, juga bodykit, kaki-kaki dan sebagainya Yaris '08 : Venomous Mascot.

Mencermati sekilas tampang luar, dijamin kelir dof yang tersaji memberi kesan tersendiri. Gahar dan nyeleneh alias masih jarang yang demikian.  Makin mantap, sebelumnya diaplikasi bodykit custom. 

“Setelah dipikir lebih lanjut, akhirnya diplot produk aftermarket asal Jepang label Ings, mencakup bumper depan dan buritan serta sideskirt,“ terang Edwin, alumni perguruan tinggi Singapura.

Kaki-kaki Yaris '08 : Venomous Mascot mutlak diupgrade. Per dan sokbreker custom yang didukung kuartet ban Achilles 215/35 yang membalut velg replika HRE 18 inchi. “Secara umum, modifikasi ini membuat tubuh lebih mendekat ke bumi. So, berlaku harmonis dengan penambahan bodykit tadi, “tambah Edwin yang juga peslalom  dalam komunitas Banyumas Slalom Community (BSC).

Sisi interior Yaris '08 : Venomous Mascot didesain minimalis. Kesan sporty hadir dari langkah lapis ulang jok, doortrim dan sebagainya dengan warna gelap. Makin mendukung, hadir aplikasi setir kemudi by Momo dan pedal-set custom.

“Ini sesuai pakem nuansa elegan, terpenting memberi kenyamanan tersendiri,“ timpal Edwin yang juga meningkatkan perfoma mesin lewat adopsi HKS Busi dan HKS Muffler. Tidak ketinggalan, terpasang juga Safety Upper Front Strut Bar dibarengi Lower Front 4 Point Strut Bar.

Sudah bisa ditebak. Unsur pemanja telinga beroleh perhatian khusus. “Menjadi tantangan tersendiri untuk beroleh hasil instalasi audio yang maksimal,“ tutur Edwin yang pernah mendapat podium juara dalam momen ABT 2004 (Auto Black Through, Jogjakarta) dan Final Battle ACC 2008 .

Mulai Headunit Alpine berkode 2DIN TV W202E, dibarengi processor Alpine PXA H701 yang dikawal 3 biji power. Mulai sebuah Monoblock Venom VD2600S, sisanya dua biji Venom 80.4 dengan kinerja 4 channel.

Sebagai penyembur suara bernada rendah mengandalkan dua Subwoofer Venom 5012 berdiameter 12 inch. Kemudian speaker, bagian depan  lewat 3 Way Donimation yang diback-up Midrange, Midbass dan Tweeter.

Seterusnya speaker buritan setia dengan Venom C02XLaL diameter 6 inch. Cerita masih berlanjut. Tersedia juga TV Headrest AVIX dan TV 15 inch Flat Screen by Dell. Terakhir, untuk menstabilkan arus listrik yang mengalir hingga berbagai alat berumur awet, dipercaya pada duo kapasitor Venom masing-masing berkekuatan 1,5 Farad.

Honda City '10 : Humble Auto Family

Setelah malang-melintang menghadiri beragam event kontes modifikasi, menarik sekelompok anak muda yang bermarkas di Depok, Jawa Barat, membentuk sebuah komunitas mobil yakni Humble Auto Family. Salah satu mobil yang terdaftar dalam kenaggotaan tersebut terdapat Honda City '10 : Humble Auto Family beraroma simpel racing. Sebagai pemula, upaya yang dilakukan oleh Raymon cukup memeberikan nilai lebih bagi mobil berwarna hitam tersebut.

Memang
belum banyak modifikasi yang dapat disaksikan dari Honda City '10 : Humble Auto Family keluaran tahun 2010 ini. Namun setidaknya ada sebuah perangkat turbo yang dicangkokkan ke mesin sang Honda City tersebut. Mesin turbo IHI RHB5 menjadi pulihan, berikut Dastex, sementara itu guna mendapatkan setting-an mesin maksimal maka diperlukan unichip yang kali ini menggunakan tipe Q+. Piranti lain yang diperlukan guna mendinginkan udara sebelum masuk ruang bakar maka dihadirkan intercooler dari XS Power.

Melengkapi tampang simpel racing di
Honda City '10 : Humble Auto Family, maka Raymon turut memberikan nuansa perangkat pengereman milik Brembo 4 pot. Velg emas K-Speed berdiameter 18 inci menjadi pelenkap lingkaran karet Forceum Hexa.

Bodi eksterior
Honda City '10 : Humble Auto Family juga memiliki aroma racing terlihat dari adanya penambahan part rear wing dan spoiler serta bodikit Modulo melengkapi nuansa semi racing yang terpancar dari Honda City milik Raymon.

"sejauh ini, gue merasa puas dengan adanya peningkatan power mesin dari versi standarnya. Tetapi kedepannya pasti gue akan melaklukan sejumlah perubahan, dalam waktu dekat diantaranya berupa sunroof dan body kit custom", ujarnya. [nus/timBX]


Spesifikasi :
Honda City '10 : Humble Auto Family

Mobil : Honda City 2010

Mesin : Turbo IHI RHB5, Dastex, unichip tipe Q+, intercooler XS Power
Rem : Brembo 4 pot
Velg : K-Speed berdiameter 18 inci
Ban : Forceum Hexa 205/45 ZR18-90

Monday, January 23, 2012

Honda Jazz '08 : Woman Street Performance

Unsur street racing bukan menjadi incaran kaum adam saja. Namun kaum hawapun menyukai sosok modifikasi yang khas memacu andrenalin. Tengok tampilan Honda Jazz '08 : Woman Street Performance yang satu ini dimana wajah Jazz lebih mengacu aliran racing.
” Ini adalah impian yang lama kuidam-idamkan,” tandas Veeta D’Evel si empunya.

Eksterior : Honda Jazz '08 : Woman Street Performance
Sudut eksterior nampak memikat dimana headlamp depan didesain ala japanish style. Kian memikat paduan unsur white look digradasi warna kuning dan orange.” Untuk yang orangenya bahan dasarnya dari cutting sticker by ORD lhoo,” tandas si empunya yang berdomisili di Pandeglang, Malang.

Interior : Honda Jazz '08 : Woman Street Performance
Tak jauh berbeda dengan eksterior, ruang interior diubah ala racing style. Jok baris depan diubah milik Recaro sedang lingkar kemudi mengaplikasi Sparco. Memudahkan pengendara saat perpindahan gigi transmisi ditiap RPM-nya maka perangkat tackometer merujuk Type R.” Sesuai dengan sentuhan racing yang ada disudut eksteriornya,” ungkap cewek yang hobby adu kebut trek lurus ini.

Audio : Honda Jazz '08 : Woman Street Performance
Pemanis indera pendengaran, dara asli Malang ini menunjuk head unit Cibig berikut perangkat visualnya model sliding. Supaya nampak indah bagasi belakang diubahnya model home theater. Tak hayal dentuman musik yang dihasilkan speaker Concept 21 inc, 12 inc dan  10 inc nampak nyaman. Tak lupa power menunjuk Cubiq sehingga suara vocal audio kian maksimal.

Kaki-kaki : Honda Jazz '08 : Woman Street Performance

Kesan cium bumi nampak kental setelah velg HRE model celong palang enam yang dibalut kuartet ban Accelera 215/35-18 nampak mendem kedalam spatbor.” Untuk per sokbekernya kupotong agar terkesan ceper,” bisik Veeta. .

Honda Jazz RS '09 : Eksis Berkelir Mistis

JAKARTA - Kisah kesuksesan Honda Jazz RS '09 : Eksis Berkelir Mistis yang dinobatkan sebagai The King of Jazz Tuning Contest 7 (JTC7) 2011 ini, berawal dari kegagalannya di event yang sama tahun lalu. Ketika itu tampilannya tidak seperti sekarang, yang mengusung tema VIP style dengan balutan kelir bernuansa mistis.

"Konsepnya sekarang memang dibikin berbeda, dengan nama VIP Mystic Red karena banyak mengeksplorasi permainan warna pada eksterior. Selain itu, ubahan ekstrem juga terjadi hampir di semua bagian mobil," buka Reindy Riupassa, penggawang BTX Concept yang menggarap keseluruhan modifikasi Honda Jazz RS '09 : Eksis Berkelir milik Isal ini.

Meski sempat menelan pil pahit kegagalan di tahun lalu, tidak menyurutkan niat Reindy untuk mengikutsertakan kembali mobil garapannya itu di even JTC. Menurut Botax sapaannya, eksistensi mesti tetap ditunjukkan lewat sesuatu yang unik. 

Keunikan khas racikan modifikator asal kota Bandung, Jabar ini memang dijabarkan lewat permainan warna pada eksterior. Jika sepintas mengamati sosok Honda Jazz RS '09 : Eksis Berkelir ini, memang lebih didominasi kelir merah marun.

Bahkan jika dipandang dari angle tertentu di luar ruangan, dalam kondisi cahaya matahari agak redup, warna eksterior keseluruhan jadi dominan cokelat tua bercampur violet. Permainan warna yang cukup membingungkan ini, sejatinya memang ditujukan buat menciptakan aksen mistis di sekujur tubuh mobil. Alhasil dalam kondisi tertentu pula, warna utama hasil metoda full body painting ini hanya dapat dinikmati sekejap mata, menyesuaikan intensitas cahaya matahari yang menyinarinya.

Metoda full body painting yang dilakukan Reindy dengan meng-custom warna cat Sikkens, lewat perpaduan unsur red candy dan magic red, berikut warna super deep black yang dijadikan lapisan dasarnya. "Full detailing paint memakai clear coat wet look multi layer, supaya semua warna yang dipakai bisa keluar dan dapat terlihat lebih cerah," jelas modifikator muda yang mangkal di Jl. Rancabolang No.64, Margahayu, Bandung ini.

Memadukan kelir bernuanasa mistis di sekujur panel bodi, juga diimbangi pemakaian warna senada pada lips karbon bodykit serta wing karbon di buritan mobil. Sepintas warna karbon bikinan Reindy ini cenderung hitam di malam hari. Padahal jika mobil dijemur di bawah terik matahari langsung, warnanya merah cerah. Sungguh sebuah tampilan yang elegan berbalut aksen warna yang misterius.

Aksen warna mistis ini memang tergolong unik, lantaran padu-padan yang diterapkan tidak sama dengan metoda pewarnaan pakai cat bunglon. Sebab perbedaan warna yang tercipta pada satu angle, sama sekali tak terlihat belang dengan sisi lainnya seperti yang terjadi pada pewarnaan dengan cat bunglon.

Tak heran jika Honda Jazz RS '09 : Eksis Berkelir yang sejatinya berkelir putih mutiara ini, mendapat gelar tambahan seperti The Best Innovation yang merupakan ganjaran dari keunikan dalam pewarnaan mobil ini. 

Nuansa elegan dipertegas di sekujur kabin, dengan balutan kulit suede Amara warna merah terang. Menurut Reindy, merah itu memiliki banyak makna. Bisa diartikan sebagai sosok wanita dengan sensualitasnya, atau dapat dipahami sebagai unsur yang mampu memancing nyali seseorang.

Peranti pendukung yang juga menghantarkan Honda Jazz RS '09 : Eksis Berkelir ini sebagai The Best Gadget Implementer, tak lain berkat pemakaian beragam komponen gadget berbasis nirkabel. Seperti wireless game controller, Ipad 2 yang terkoneksi dengan ECU mobil lewat sistem OBD Wi-Fi, serta pengontrol sistem air suspension yang di-custom dengan sistem wireless.

Honda New Jazz RS '08 : Hitam Manis Namun Bengis

JAKARTA - Honda New Jazz RS '08 : Hitam Manis Namun Bengis kelir hitam ini merupakan salah satu kontestan dengan detil ubahan terbaik, terutama di bagian eksteriornya. Anthony Pratama, pemilik New Jazz transmisi otomatis ini, menyebut modifikasi yang diterapkannya tak sekadar untuk mempermanis tampang asli mobil. "Temanya murdered out, dan sengaja dibikin tampilan hitam semuanya dengan sentuhan JDM," ungkap Anthony.

Tampil dengan nuansa hitam yang terekspos manis berkat stripping minimalis di sisi bodi kanan-kiri, sempat tak terpikirkan kalau di balik sosok Honda New Jazz RS '08 : Hitam Manis Namun Bengis itu tersimpan kemampuan yang cukup bengis buat membunuh rivalnya.

Nuansa hitam manis tersirat lewat padu-padan tampilan eksterior dan interior Honda New Jazz RS '08 : Hitam Manis Namun Bengis,  berbalut warna senada yang terkesan harmonis. Bodi luar terutama bagian depan dibalut Noblesse PS Racing, dengan DRL (Day time Running Light) sebagai atribut tambahannya.

Sektor buritan juga dibikin lebih elegan dengan pemakaian custom wing versi USDM. Kesan sporty juga ditunjukkan lewat pemasangan muffler HKS silent bolt- on, dipadu dengan pelek OZ Racing-Sparco Assetto Gara dengan coating hitam solid.

Alhasil, Honda New Jazz RS '08 : Hitam Manis Namun Bengis racikan pada eksteriornya itu mengentalkan kesan cool, layaknya sosok pria berwajah dingin yang sewaktu-waktu dapat berperangai bengis. Itu pun belum dianggap cukup bagi Anthony, yang ingin besutannya ini ditakuti lawan mainnya.

Kebengisan New Jazz ini terbaca dari dapur pacu yang di-upgrade sesuai kebutuhan. Menurut cowok murah senyum ini, aplikasi ubahan bertema NA dianggap cukup buat memancing adrenalinnya.

Meski mengadopsi ubahan yang tergolong daily use, tanpa disengaja Ia pun melakukan modifikasi yang agak ekstrem pada mesinnya. Awalnya hanya mengganti ECU standar dengan Dastek Unichip Q+ berikut throttle module-nya.

Namun lantaran terobsesi untuk bisa membunuh performa mobil rivalnya, tenaga mesin pun dioptimalkan dengan memapas kepala silinder sebanyak 0,8 mm, guna mendapatkan kompresi yang lebih besar dari sebelumnya.

Konsekuensinya, gerakan naik-turun katup di kepala silinder bakal dipaksa lebih cepat. Untuk itu, per katup standar diganti dengan jenis racing, yang diyakini lebih kuat buat meladeni kompresi tinggi. Menghindari kebocoran kompresi pada katup silinder, tak lupa ditambahkan seal valve di semua katup.

Sementara untuk memaksimalkan suplai campuran bahan bakar dan udara, porting-polish pun dilakukan, diimbangi pemakaian replacement air filter untuk memperlancar aliran udara ke ruang bakar.

Aliran gas buang juga disempurnakan lewat pemasangan Kansai downpipe, serta mengganti front pipe yang sudah terdapat resonator dari produk sejenis. Kiat yang diterapkan Anthony ini sebenarnya tergolong simpel, namun cukup berdampak pada hasil akhir lantaran tenaga mesin bisa terlecut di atas rata-rata. Sayangnya Anthony belum sempat melakukan tes Dyno untuk memastikan tenaga aktual yang bisa dihasilkan mobil kesayangannya ini.

Sunday, January 22, 2012

Yamaha Fino 2012


Yamaha Motor Kencana Indonesia bakal meluncurkan dua varian motor matik terbarunya di awal tahun ini. Kedua motor itu adalah Yamaha Fino 2012


Rencananya Yamaha Fino 2012 akan lebih dulu diluncurkan pada akhir bulan Februari mendatang, sedangkan Mio J pada bulan berikutnya. "Fino akan lebih dulu diluncurkan akhir Februari, setelah itu baru Mio J," kata General Manager Marketing dan Promosi, Yamaha Motor Kencana Indonesia (YMKI), Eko Prabowo saat berbicang dengan VIVAnews.com, Senin 16 Januari 2012.



Yamaha Fino 2012 dirancang sebagai skutik bergaya atau fashionable. Akan ada tiga varian, Classic, Sporty, dan Trendy. Skutik ini dibekali mesin karburator berkapasitas 114 cc bertransmisi CVT. 

Adapun untuk Yamaha Mio J, tampil dengan desain yang lebih sporty, ketimbang generasi sebelumnya. Skutik ini dipersenjatai mesin 115 cc, YMJET-FI atau injeksi. Mio J akan menjadi motor Yamaha kedua yang menggunakan teknologi injeksi. 

Teknologi FI yang diberi nama Yamaha Mixture JET-Fuel Injection (YMJET-FI), diklaim mampu membuat konsumsi bahan bakar minyak pada motor Yamaha menjadi lebih efisien dan hemat di atas 30 persen. Selain itu, gas buangnya juga lebih ramah lingkungan. 
"Kedua varian ini sudah perkenalkan ke seluruh dealer Yamaha Motor Indonesia," kata Eko. Sayangnya, YMKI belum mau mengungkap harga banderol kedua motor tersebut.

Honda CBR Fireblade 2012 Terbaru


Bagi para pecinta sepeda motor sport, Honda siap-siap dengan kehadiran varian terbaru, Honda CBR Fireblade 2012 Terbaru. Detail foto pertama dari Fireblade ini sudah beredar luas di situs jejaring sosial Facebook.
 
Seperti yang tertulis di laman Motorcyclenews, Jumat 19 Agustus 2011, dari detail tersebut terlihat ada yang baru dari desain bodi motor yang terkesan kaku. Honda CBR Fireblade 2012 Terbaru ini menganut Big Piston Forks, dengan fitur anyar lainnya adalah suspensi belakang, speedometer baru dilengkapi jam, dan bobot ban yang lebih ringan.
 
Namun, para penggemar setia Honda harus kecewa setelah dikonfirmasi Honda CBR Fireblade 2012 Terbaru belum menggunakan spek mesin V4. Mesin dengan modal 1000cc ini terlihat sama dengan model sebelumnya atau Fireblade 2011.
 
Selain itu, tidak ada tanda-tanda dari adanya kontrol traksi motor. Pada tombol gear, belum tersedia tombol ekstra dan tidak ada juga indikasi bahwa rival dari S1000RR ini memiliki fitur elektronik lainnya.
 
Sayangnya, kuda besi ini tidak memiliki cincin sensor kecepatan pada roda. Belum ada kejelasan kapan motor bergaya agresif dan gagah ini di-launching resmi oleh Honda.